Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Sistem kesehatan Indonesia berada di tahap bahaya dari lonjakan coronavirus

Sistem kesehatan Indonesia berada di tahap bahaya dari lonjakan coronavirus


Jakarta - Indonesia mengalami defisit yang signifikan daripada tempat tidur rumah sakit, staf medis, dan fasilitas perawatan intensif karena para pakar kesehatan memperingatkan bahwa negara indonesia dapat menjadi episentrum baru pandemi coronavirus, menurut data yang ditinjau oleh Reuters.

Para pakar kesehatan mengatakan Indonesia menghadapi lonjakan kasus coronavirus setelah respons pemerintah yang lambat menutupi skala wabah di negara terpadat keempat di dunia itu.

Indonesia telah mencatat 686 kasus tetapi data ini dilihat sebagai mengecilkan skala infeksi karena tingkat pengujian yang rendah dan tingkat kematian yang tinggi. Indonesia telah melaporkan 55 kematian, tertinggi di Asia Tenggara.

Sebuah studi oleh Pusat Pemodelan Matematika untuk Penyakit Menular yang berbasis di London yang dirilis pada hari Senin memperkirakan bahwa hanya 2 persen dari infeksi virus korona di Indonesia telah dilaporkan. Itu akan membawa jumlah sebenarnya menjadi sebanyak 34.300, yang lebih banyak dari Iran.

Pemodel lain memproyeksikan bahwa kasus-kasus dapat meningkat hingga 5 juta di ibukota, Jakarta, pada akhir April di bawah skenario terburuk.

"Kami telah kehilangan kendali, itu telah menyebar di mana-mana," Ascobat Gani, seorang ekonom kesehatan masyarakat mengatakan kepada Reuters. "Mungkin kita akan mengikuti Wuhan atau Italia. Saya pikir kita berada dalam kisaran itu".

Pemerintah mengatakan dampak virus tidak akan separah itu.

"Kami tidak akan seperti itu," kata Achmad Yurianto, seorang pejabat senior kementerian kesehatan, merujuk pada perbandingan dengan wabah di Italia dan Cina.

"Yang penting adalah kita mengerahkan orang-orang ... mereka harus menjaga jarak."

Sistem kesehatan Indonesia sangat buruk dibandingkan dengan yang ada di negara lain yang terkena dampak virus ini.

Negara berpenduduk lebih dari 260 juta orang ini memiliki 321.544 tempat tidur rumah sakit, menurut data kementerian kesehatan. Itu sekitar 12 tempat tidur per 10.000 orang. Korea Selatan memiliki 115 per 10.000 orang, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada 2017, WHO menemukan Indonesia memiliki empat dokter per 10.000 orang. Italia memiliki 10 kali lebih banyak, berdasarkan per kapita. Korea Selatan memiliki dokter enam kali lebih banyak.

Yurianto mengatakan dengan langkah-langkah sosial jarak yang tepat seharusnya tidak ada kebutuhan untuk sejumlah besar tempat tidur tambahan dan staf medis cukup untuk mengatasi virus.

Namun, Budi Waryanto, seorang ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, mengatakan kepada Reuters: "Rumah sakit tidak siap untuk mendukung kasus-kasus potensial. Perawatan akan terbatas."

Meskipun hanya ratusan orang yang dirawat di rumah sakit karena coronavirus, dokter mengatakan kepada Reuters bahwa sistem kesehatan sudah mulai tegang. Banyak staf kesehatan tidak memiliki peralatan pelindung, dengan seorang dokter memberi tahu Reuters bagaimana ia harus mengenakan jas hujan karena tidak ada baju yang tersedia.

Sebagai tanda kontrol infeksi yang buruk di rumah sakit dan klinik, delapan dokter dan satu perawat telah meninggal karena virus korona, menurut Asosiasi Dokter Indonesia.

Di Italia, di mana ada 6.077 kematian akibat virus korona, 23 dokter telah meninggal.

Staf di satu rumah sakit di pinggiran Jakarta telah mengancam untuk tidak datang bekerja pada hari Selasa karena kurangnya peralatan pelindung, kata dokter lain kepada Reuters.

"Kami membawa topeng kami sendiri, pakaian kami sendiri yang mungkin tidak berkualitas standar," kata dokter itu kepada Reuters, meminta untuk tidak diidentifikasi karena kepekaan masalah tersebut.

"Teman-teman saya, satu per satu, terserang virus," katanya, menahan air mata.

Pemerintah mengatakan pekan ini bahwa mereka telah memasok 175.000 set peralatan pelindung baru untuk staf medis yang akan didistribusikan di seluruh negeri.

Rumah sakit darurat baru telah dibuka di Jakarta dengan kapasitas akhirnya untuk merawat hingga 24.000 pasien. Dokter dan staf medis telah dijanjikan bonus dan 500.000 alat tes cepat telah tiba dari Tiongkok.

Sistem kesehatan Indonesia sangat terdesentralisasi, sehingga sulit bagi pemerintah pusat untuk mengoordinasikan responsnya di kepulauan yang luas dengan sekitar 19.000 pulau yang membentang sepanjang 5.100 km.

Kurangnya tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) juga mengkhawatirkan para ahli, terutama karena negara ini memasuki musim puncak demam berdarah, yang menambah permintaan untuk fasilitas.

"Jika Anda sakit parah dan bisa masuk ICU dan memakai ventilator, kebanyakan orang dapat selamat," kata Archie Clements, spesialis kesehatan masyarakat dari Universitas Curtin Perth, merujuk pada orang yang terinfeksi virus corona.

"Jika kamu tidak membawanya ke ICU dan memakai ventilator, maka mereka akan mati."

Sebuah studi dalam jurnal Critical Care Medicine pada Januari, yang membandingkan tempat perawatan intensif untuk orang dewasa di negara-negara Asia menggunakan data 2017, menemukan Indonesia memiliki 2,7 tempat perawatan kritis per 100.000 orang, di antara yang terendah di wilayah tersebut.

Sumber:
Apaan itu coronavirus (COVID-19) dan bagaimana cara menghadapinya?

Apaan itu coronavirus (COVID-19) dan bagaimana cara menghadapinya?


Virus baru yang menyerang pernapasan bernama Novel Coronavirus 2019, atau COVID-19 menjadi berita utama seluruh dunia, virus ini menyebabkan wabah penyakit pernapasan di seluruh dunia. Wabah yang dimulai di Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Cina (Tiongkok) sejak oktober-2019 dan dengan cepat menyebar secara internasional - termasuk ke Indonesia. Ratusan orang menjadi sakit dan pejabat kesehatan masyarakat terus memantau bagaimana virus itu menyebar.

Apa itu coronavirus?

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang sebenarnya umum di seluruh dunia dan dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia dan hewan. Ada beberapa coronavirus yang diketahui menginfeksi orang dan biasanya hanya menyebabkan penyakit pernapasan ringan, seperti flu biasa. Namun, setidaknya dua koronavirus yang diidentifikasi sebelumnya telah menyebabkan penyakit parah - coronavirus Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) dan coronavirus Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

Apa perbedaan coronavirus (COVID-19)?

Saat coronavirus adalah penyakit umum, coronavirus (COVID-19) adalah jenis baru coronavirus yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia. Fitur utama dari COVID-19 adalah gejala pernapasan dengan demam dan batuk. Seperti semua infeksi baru, memahami COVID-19 adalah penting dan berubah dengan cepat. Kemkes secara proaktif memantau virus dan mengambil langkah-langkah seperti memberikan panduan bagi petugas kesehatan dan mengeluarkan rekomendasi perjalanan.

Bagaimana coronavirus menyebar?

Penyelidikan COVID-19 masih berlangsung tetapi virus korona manusia lainnya disebarkan melalui kontak orang-ke-orang. Mirip dengan pilek dan flu, seseorang menjadi sakit karena kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Virus ini menyebar melalui tetesan pada pernapasan yang dihasilkan oleh orang yang terinfeksi melalui batuk dan bersin atau dengan menyentuh permukaan benda yang ada virus di atasnya.

Apa saja tanda dan gejala coronavirus?

Pada kasus infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi, gejalanya meliputi demam, batuk, dan sesak napas dan tingkat keparahannya bervariasi dari yang ringan hingga yang sakit parah. Saat ini, jika Anda 
  • belum bepergian ke daerah yang terinfeksi sebagaimana ditentukan oleh Pemerintah
  • berada dalam kontak dekat dengan seseorang yang diketahui memiliki virus
maka risiko Anda sangat rendah untuk terjangkit virus.

Pada coronavirus lain, tanda-tanda umum infeksi meliputi:
  • hidung meler
  • sakit kepala
  • batuk
  • sakit tenggorokan
  • demam
  • merasa tidak enak badan
  • sesak nafas

Bagaimana saya bisa melindungi diri dari virus korona?

Cara terbaik untuk melindungi diri dari tertular virus korona adalah dengan melakukan kebiasaan sehari-hari yang membantu mencegah penyebaran banyak virus lainya, termasuk flu biasa dan batuk. Cara untuk membantu mencegah penyebaran penyakit, dengan selalu:
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air. Cuci dengan sabun dan air hangat selama 15 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan antiseptik berbasis alkohol.
  • Jika anda keluar rumah, usahakan memakai masker
  • Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.
  • Tetap di rumah saat Anda sakit (dan jauhkan anak-anak yang sakit di rumah dari sekolah).
  • Tutupi batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan. Jika Anda tidak memiliki tisu, batuk atau bersin ke lengan atas atau siku, jangan ke jari tangan Anda.
  • Bersihkan dan lakukan disinfektan pada benda dan permukaan yang sering disentuh.

Apa yang harus saya lakukan jika saya sakit dan mengira saya terpapar coronavirus (COVID-19)?

Penting untuk diingat jika Anda belum melakukan perjalanan ke wilayah yang terinfeksi sebagaimana ditentukan Pemerintah atau berada dalam kontak dekat dengan seseorang yang diketahui memiliki virus, maka risiko tertular COVID-19 sangat rendah. Namun, jika anda curiga jikalau anda terkena COVID-19. Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Protokol Kesehatan terkait pandemi virus corona atau COVID-19. Protokol ini dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

Protokol Kesehatan ini juga berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Dikutip dari laman milik Kementerian Kesehatan, Sehat Negeriku pada Selasa (17/3/2020), berikut ini protokol kesehatan yang harus dilakukan masyarakat apabila mengalami gejala COVID-19:

1. Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:
  • Demam lebih dari 38°C; dan
  • Batuk/ pilek/nyeri tenggorokan,
Istirahatlah yang cukup di rumah, hindari bepergian dan minum air yang cukup. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Pada saat berobat ke fasilitas layanan kesehatan, Anda harus lakukan tindakan berikut:
  • Gunakan masker.
  • Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan atas bagian dalam.
  • Usahakan tidak menggunakan transportasi massal ketika bepergian.
2. Tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) akan melakukan screening /skrining pasien dalam pengawasan COVID-19:
  • Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.
  • Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.
3. Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes, Anda akan didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

4. Di RS rujukan, bagi yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

Jika hasilnya positif :
  • Maka Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19.
  • Sampel akan diambil setiap hari.
  • Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.
  • Jika hasilnya negatif, Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.
Jika Anda sehat, namun:
  • Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali. Jika muncul demam lebih dari 38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas, segeralah periksakan diri Anda ke fasyankes.
  • Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19
segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri Anda ke fasyankes. Selanjutnya, Anda akan diperiksa spesimennya.

Sumber Informasi :
2. SehatNegriku (Kementrian Kesehatan RI)
5 Bocah Tewas Terbakar di Dalam Sebuah Rumah, Polisi Dilarang Autopsi, Diduga Ini Penyebab Kebakaran

5 Bocah Tewas Terbakar di Dalam Sebuah Rumah, Polisi Dilarang Autopsi, Diduga Ini Penyebab Kebakaran



SUMATERA UTARA - Lima bocah ditemukan tewas terpanggang dalam sebuah rumah yang hangus terbakar di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Melansir Antara, kelima bocah malang itu bernama Fifi Ceria Nursicu Waruwu (10), Fince Ardila Waruwu (7), Firsan Nutrisari Waruwu (7), Firjan Henra Kurniawan Waruruwu (4), dan Firna Indah Melati Waruwu (2 ).
informasi tersebut diterima Sabtu (8/6) malam dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan, Ilham Suhardi melalui Kabid Perencanaan dan Logistik Hotmatua Rambe dan sesuai dengan laporan Camat Angkola Sangkunur, Mhd Thohir Parlindungan Pasaribu.
Rumah tersebut terbakar pada Jumat (7/6) malam ditaksir sekitar pukul 21.00 - 23.00 WIB.
Yanuari Waruru mendapati rumahnya terbakar dan kelima korban meninggal setelah pulang dari kegiatan gereja bersama isteri dan seorang anaknya.
Selanjutnya melaporkan kejadian kepada kepala lingkungan III, Yashoki Mandofa.
Lokasi kejadian di Lingkungan III, Kelurahan Rianiate, Angkola Sangkunur sulit dijangkau kendaraan yang jaraknya sekitar lebih 2.000 meter dari jalan umum.
Daerah itu juga tidak terjangkau sinyal telepon selular.
Selain kelima korban jiwa, kebakaran tersebut juga menghanguskan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, akta kelahiran anak, STNK, sepeda motor dan BPKB-nya, serta perlengkapan rumah lainnya yang ditaksir kerugian mencapai lebih dari Rp50 juta.
Sejauh ini juga belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tersebut.
 "Dugaan kuat sumber api yang membakar sebuah rumah malam kejadian sekira pukul 21.00 - 23.00 WIB itu berasal dari sisa-sisa kayu bakar/bara api sisa memasak di dapur rumah," ujar Kapolsek Batang Toru AKP DMZ Harahap kepada ANTARA, Minggu (9/6/2019) pagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan menyampaikan penyebab kebakaran diduga akibat rembesan arang kayu bakar sisa masak di dapur rumah tersebut.
Kehadiran Kapolsek DMZ Harahap yang turun bersama sejumlah anggota yakni Kanit Res Ipda Anil D Siregar, Aiptu Subroto (Bhabinkamtibmas), Aiptu Siryanto (Kanit Intel), Bripka Marhaman Sianturi, dan Leo Nababan (piket yanmas), di lokasi duka, sempat ditolak karena salah tafsiran pihak keluarga korban.
"Kehadiran kami sebenarnya untuk olah tempat kejadian perkara. Namun ditolak oleh abang ayah korban (uwak)".
"Alasannya, pihak korban tidak keberatan, tidak menuntut dan menyadari murni musibah kebakaran, bahkan autopsi kelima bocah terpanggang juga ditolak," terang Kapolsek.
Pihak kepolisian menyadari dan menghargai apa yang dirasakan dan permintaan pihak korban.
Rencananya, kepolisian akan kembali menemui orangtua dan keluarga korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan Ilham Suhardi bersama Kabid Kedaruratan/Logistik Hotmatua Rambe, rumah yang terbakar itu berukuran 4 x 4 meter lokasinya berada di atas perbukitan.
"Bangunan rumah itu terbuat dari papan dimana ruang digunakan untuk tidur langsung berhadapan area dapur dekat satu-satunya pintu keluar rumah tersebut," kata Hotmatua.
Kebakaran diduga dipicu Sisa kayu bakar untuk memasak 

Sisa-sisa kayu bakar alat memasak di dapur (bara api) diduga menjadi penyebab terpanggangnya lima bocah dalam sebuah rumah yang terbakar di Lingkungan III Keluarahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Jumat (7/6) malam.
"Dugaan kuat sumber api yang membakar sebuah rumah malam kejadian sekira pukul 21-00 - 23.00 WIB itu berasal dari sisa-sisa kayu bakar/bara api sisa memasak di dapur rumah," Kapolsek Batang Toru AKP DMZ Harahap kepada ANTARA, Minggu (9/6) pagi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan, juga mengatakan penyebab terbakarnya rumah penduduk bernama Yanuari Waruwu itu diduga akibat rembesan arang kayu bakar sisa masak didapur rumah tersebut.
Kehadiran Kapolsek DMZ Harahap yang turun bersama sejumlah anggota yakni Kanit Res Ipda Anil D.Siregar, Aiptu Subroto (Bhabinkamtibmas), Aiptu Siryanto (Kanit Intel), Bripka Marhaman Sianturi dan Leo Nababan (piket yanmas) dilokasi duka, Sabtu (8/6) sempat ditolak disalah tafsirkan pihak keluarga korban.
"Kehadiran kami sebenarnya untuk olah tempat kejadian perkara namun ditolak oleh abang ayah korban (uwak). Alasannya, pihak korban tidak keberatan, tidak menuntut dan menyadari murni musibah kebakaran, bahkan autopsi kelima bocah terpanggang juga ditolak," terang Kapolsek.
Namun demikian pihak kepolisian menyadari dan menghargai apa yang dirasakan dan permintaan pihak korban. Rencananya kepolisian sesegera akan kembali menemui orangtua dan famili korban memintai keterangan lebih lanjut.


Informasi dari Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan Ilham Suhardi bersama Kabid Kedaruratan/Logistik Hotmatua Rambe, rumah yang terbakar itu berukuran 4 x 4 meter lokasinya berada diatas perbukitan.

"Bangunan rumah itu terbuat dari papan dimana ruang digunakan untuk tidur langsung berhadapan area dapur dekat satu-satunya pintu keluar rumah tersebut," kata Hotmatua, seraya mengatakan untuk menjangkau lokasi hanya bisa dengan berjalan kaki berjam-jam bahkan signal telepon selular juga tidak ada.
Menurut Kapolsek dari simpang jalan umum (Baung Putih) Kelurahan Rianiate menuju TKP bisa menghabiskan waktu berjalan kaki menyusuri lembah dan tebing 45 derajat lebih antara 3-4 jam bagi yang tidak biasa bisa sampai lima jam.
Sebelumnya diberitakan lima bocah tewas akibar terbakarnya sebuah rumah di Tapanuli Selatan yaitu Fifi Ceria Nursicu Waruwu (10 tahun), Fince Ardila Waruwu (7 tahun), Firsan Nutrisari Waruwu (7 tahun), Firjan Henra Kurniawan Waruruwu (laki-laki 4 tahun), dan Firna Indah Melati Waruwu (2 tahun).
Peristiwa diketahui setelah kedua orangtua para korban, Yanuari Waruru dan isteri bersama seorang saudara korban kembali pulang dari mengikuti kegiatan gereja dan mendapati kondisi rumah sudah rata dengan tanah.
Selain merengut lima nyawa manusia yang susah untuk dikenali akibat gosong, api juga menghanguskan harta benda korban berupa dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Akta Kelahiran Anak, STNK Sepeda Motor dan BPKB nya, serta isi perlengkapan rumah lainnya yang ditaksir kerugian mencapai Rp50 juta lebih.
Demi Lindungi Istri dari Perampokan, Suami di OKU Rela Ditembak hingga Tewas, Ini Kronologinya

Demi Lindungi Istri dari Perampokan, Suami di OKU Rela Ditembak hingga Tewas, Ini Kronologinya




SUMATERA SELATAN - Perampokan yang disertai dengan pembunuhan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan terjadi pada Senin (10/6/2019) dini hari.
Prampokan tersebut menimpa sepasang suami istri, di mana pelaku membawa senjata api yang kemudian digunakan untuk melukai korban.
Dikutip TribunWow.com dari TribunSumsel.com, Selasa (11/6/2019), sepasang suami istri tersebut mengalami perampokan saat melakukan aktivitas menyadap karet.
Korban bernama Jumadi (45) bersama istrinya awalnya melakukan aktivitas menyadap karet pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Mereka berdua datang ke perkebunan dengan mengendarai kendaraan bermotor.
Menurut informasi dari perangkat desa, korban memang terbiasa melakukan penyadapan karet sekitar pukul 3.30 dini hari.
Berdasarkan keterangan dari Kadus setempat, Dasom, rutinitas tersebut memang selalu mereka lakukan bersama.
Namun pada hari tersebut nasib buruk menimpa mereka dengan datangnya dua orang yang tidak dikenal.
Setibanya di kebun karet, pasangan suami istri tersebut segera menyiapkan alat-alat untuk menyadap.
Namun tiba-tiba muncul perampok dengan membawa senjata api yang diduga rakitan.
Korban yang merupakan warga Dusun 02, Desa margotani, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU tersebut tidak tinggal diam saat para perampok menyerangnya.
Pelaku meminta Jumadi dan istrinya menyerahkan kunci motor yang mereka kendarai.
Sambil menodongkan sebuah senjata api, kedua pelaku pembegalan tersebut meminta motor milik korban diserahkan.
Dikutip TribunWow.com dari akun Instagram @yuni_rusmini, Selasa (11/6/2019), pelaku pada awalnya mencoba menodong istri korban saat akan minta korban untuk menyerahkan kendaraannya.
Merasa istrinya diserang, Jumadi melakukan perlawanan yang membuat para perampok marah.
Kemarahan tersebut diungkapkan dengan melancarakan timah panas ke arah leher Jumadi.
"Setelah mengalami luka tembak dan terkapar di lokasi, kedua pelaku langsung mengambil sepeda motor korban jenis Honda Revo warna merah dan langsung membawanya kabur," ucap Dasom.
Melihat sang suami terkapar dan bersimbah darah, istri Jumadi segera mencari bantuan dari warga sekitar.
Warga sekitar langsung memberikan pertolongan, namun nyawa Jumadi tidak berhasil diselamatkan.
Tembakan yang layangkan oleh para pelaku ternyata mengenai bagian vital di leher korban.
Pihak kepolisian membenarkan adanya tragedi perampokan yang disertai dengan pembunuhan tesebut.
Pembenaran tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Reskrim yang juga didampingi oleh Kapolsek Madang suku dua.
Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan dan pengerjaran terhadap pelaku perampokan disertai dengan pembunuhan tersebut.
Akhir Tahun Ini Bakal ada Pameran Khusus Motor

Akhir Tahun Ini Bakal ada Pameran Khusus Motor


Jakarta - Puluhan agen pemegang merek mobil dan sepeda motor telah memanasi lantai Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Dihelat selama sebelas hari, salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia itu mencetak rekor transaksi yang mencapai Rp 7 miliar lebih.

Namun, panitia memastikan bahwa acara pameran ini belum selesai sepenuhnya sebagaimana dikatakan Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh selaku penyelenggara. Disebutkan akan ada pameran khusus sepeda motor yang direncanakan bakal dihelat pada akhir tahun ini.

"Untuk pameran khusus sepeda motor ini, masukan dari rekan-rekan agen pemegang merek. Karena, munculnya merek-merek baru. Di luar yang ikut IIMS kemarin, masih ada Ducati, Yamaha, Viar, Cleveland, TVS, dan beberapa lagi," ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Melihat perkembangan dan prospek pasar sepeda motor, pria yang akrab disapa Kohen ini menyatakan perlu adanya pameran khusus untuk kendaraan roda dua. Di sana, para pabrikan terkait akan bisa lebih menampilkan menu-menunya secara luas.

"Rencana, kami akan buat akhir tahun ini. Belum deal dengan waktu dan lokasinya. Yang bisa saya bocorkan, pameran ini belum pernah ada. Kami enggak sendiri, teman-teman APM juga ikut memberikan masukan," tuturnya.

"Ini masih dalam tahap diskusi, nanti pasti akan kami kabari," kata Kohen lagi.
'Setan Gundul' Diciptakan Orba untuk Cap Para Pembangkang

'Setan Gundul' Diciptakan Orba untuk Cap Para Pembangkang


Jakarta - Sebelumnya, frasa 'setan gundul' jadi perbincangan hangat usai disebut-sebut oleh sejumlah politikus Indonesia. Cap 'setan gundul' ini ditempelkan kepada kelompok yang ingin merecoki kondisi perpolitikan Indonesia pascapilpres 2019.

Setidaknya, politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyebut bahwa ada kelompok 'setan gundul' yang sudah membisiki capres 02 Prabowo Subianto soal kemenangan 62 persen. Menurutnya, setan gundul inilah yang mengacaukan hubungan tiap partai dalam Koaliasi Adil Makmur.

"Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi Arief, yang juga mantan aktivis Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) yang berafiliasi dengan PRD, Senin (6/5/2019).

Pada hari yang sama, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah turut melontarkan frasa 'setan gundul'. Menurutnya, setan gundul ingin merampas hak kebebasan berpendapat di Indonesia. 

"Itu tadi, setan gundul yang ingin merampas kebebasan media, ingin merampas kebebasan orang berbicara, itu setan gundul itu," kata Fahri yang juga mantan aktivis mahsiswa Islam era 90an, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5/2019).
Informasi Pelayanan Publik Didorong masuk dalam SIPP

Informasi Pelayanan Publik Didorong masuk dalam SIPP


Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Kedeputian bidang Pelayanan Publik, terus mendorong setiap instansi pemerintah agar memasukan informasi pelayanan publik ke dalam Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP). Sebab, di era ini penyediaan big data sebagai sumber informasi adalah hal yang penting.

SIPP merupakan media informasi elektronik satu pintu meliputi penyimpanan dan pengelolaan informasi serta mekanisme penyampaian informasi dari penyelenggara pelayanan publik kepada masyarakat. "Nantinya, SIPP diharapkan dapat menjadi big data informasi terkait pelayanan publik," ujar Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik M Imanuddin, dalam keterangan resmi, Jumat (3/5).

Dalam SIPP, masyarakat bisa mengakses informasi mengenai Indeks Pelayanan Publik, Indeks Reformasi Birokrasi, dan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Selain itu, masing-masing instansi juga menyertakan informasi mengenai jenis pelayanan, standar pelayanan, SOP, dan alur mengenai cara mendapatkan layanan, hingga besaran biaya yang dibutuhkan untuk suatu layanan.

Untuk mencapai keberhasilan implementasi kebijakan, maka harus memiliki strategi yang baik pula. Sesuai amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik bahwa penyelenggara pelayanan publik diwajibkan untuk menempatkan pelaksana layanan yang kompeten dalam setiap proses pelayanan.

Selain peningkatan kompetensi melalui bimbingan teknis ini, diharapkan kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan munculnya komitmen untuk pengelolaan baik itu dalam bentuk SK maupun pemanfaatan dan penggunaan sistem aplikasi secara penuh dengan indikator yang telah kita tetapkan.

"Pemerintah kabupaten atau kota juga diharapkan dapat menghasilkan strategi dalam mengambil kebijakan yang tidak melenceng dari kepentingan masyarakat," ujar Imanuddin.
Tim Hukum Nasional Usulan Wiranto? Perlukah??

Tim Hukum Nasional Usulan Wiranto? Perlukah??


Jakarta - Pernyataan Menko Polhukam Wiranto kembali menuai polemik. Wiranto mengungkapkan, pemerintah akan membentuk Tim Hukum Nasional untuk merespons tindakan, ucapan, maupun pemikiran tokoh yang mengarah ke perbuatan melawan hukum.  Menurutnya, rongrongan terhadap negara maupun presiden yang masih sah tidak bisa dibiarkan.

"Kita membentuk Tim Hukum Nasional yang akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh-tokoh tertentu, siapapun dia yang nyata-nyata melanggar dan melawan hukum," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Mantan Panglima ABRI itu menjelaskan, tim tersebut terdiri dari pakar hukum tata negara dan para profesor serta doktor dari berbagai universitas. Ia mengaku telah mengundang dan mengajak para pakar itu berbicara terkait pembentukan tim tersebut.

"Tidak bisa dibiarkan rongrongan terhadap negara yang sedang sah, bahkan cercaan, makian, terhadap presiden yang masih sah sampai nanti bulan Oktober tahun ini masih menjadi Presiden. Itu sudah ada hukumnya, ada sanksinya," tutur dia.

Ia memastikan, pemerintah akan melaksanakan aturan-aturan dan sanksi tersebut. Aturan dan sanksi itu, kata dia, berlaku bagi siapapun, bahkan terhadap mantan tokoh dan mantan jenderal.

Usulan pembentukan Tim Hukum Nasional itu menuai respons negatif dari kubu oposisi.  Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menilai pembentukan tim tersebut dinilai tidak perlu.  Sandi berpendapat kebebasan seseorang berbicara dijamin oleh undang-undang.

"Ya (tidak perlu) dan kebebasan tokoh-tokoh mengungkapkan pendapat kan sudah dijamin oleh undang-undang. Mundur kita ini kayaknya," ujar Sandiaga di kediamannya di Jakarta, Senin (6/5).

Sandi awalnya mengaku kaget dan tidak percaya terkait rencana tersebut. Ia pun meminta sebaiknya pemerintah fokus pada sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat. "Harga bahan pokok, sekarang harga bahan pokok bawang putih nembus seratus ribu, terus daging di Bandung 150 ribu. Itu yang jelas menjadi prioritas," ujarnya.

Ia khawatir adanya tim tersebut menjadi kurang kerjaan. Padahal menurutnya warganet di dunia maya sudah bisa langsung menilai omongan tokoh-tokoh. "Zaman sekarang itu bentuk-bentuk badan, zaman old itu menurut saya. Saya tegas sajalah itu menurut saya cara-cara usang zaman old untuk membungkam para tokoh," tegasnya.

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Brawijaya (UB), Muchamad Ali Safa'at, mengatakan, rencana pembentukan tim hukum nasional merupakan rencana yang terlalu berlebihan. Menurutnya, tak ada urgensi yang mengharuskan tim itu dibuat saat ini.

"Saya menilainya berlebihan karena situasi saat ini tidak ada yang layak membuat (pemerintah) panik. Saya yakin dengan instrumen yang dimiliki oleh pemerintah juga tidak akan panik. Jadi rencana tersebut tidak memiliki dasar urgensi sama sekali," ujar Ali saat dihubungi, Senin (6/5).

Ali menyebutkan, untuk penegakkan hukum terhadap tindakan-tindakan yang melawan hukum, negara sudah memiliki instrumen kepolisian dan kejaksaan. Selain itu, ia mengatakan, jika memang yang akan dikaji oleh tim tersebut adalah ucapan dan pemikiran seseorang, maka itu berpotensi mengancam kebebasan berpikir dan berpendapat sebagai prasyarat negara demokrasi.

"Akan mengancam kebebasan berpikir dan berpendapat sebagai prasyarat negara demokrasi," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, hukum, terlebih hukum pidana, tidak selalu dapat menyelesaikan sebuah masalah. Bahkan, yang bisa terjadi justru memperlebar pembelahan di tengah masyarakat. Karena itu, ia menyarankan untuk lebih mengedepankan dialog daripada harus dengan cara itu.

"Sebaiknya lebih mengedepankan dialog. Pemikiran direspons dengan pemikiran, ucapan direspons dengan penjelasan," terang dia.
Disangka Sub Bandar Narkoba, Ini Kronologis Kasus Zul Zivilia

Disangka Sub Bandar Narkoba, Ini Kronologis Kasus Zul Zivilia


Jakarta - Polisi telah menetapkan Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis grup band pemilik lagu Aishiteru, sebagai tersangka pengedar atau sub bandar narkoba. Zul Zivilia dan delapan orang lainnya digolongkan pengedar kelas kakap karena barang bukti yang ditemukan berjumlah besar, total 50,6 kilogram sabu dan 50 butir pil ekstasi.

Seluruh tersangka dan barang bukti didapat polisi dari operasi penangkapan di empat lokasi di Jakarta dan Sumatera Selatan dalam rentang 28 Februari hingga 2 Maret 2019 lalu. Mereka disangka mengedarkan narkoba ke sejumlah daerah di Indonesia lewat jejaring para pengedar lainnya atau pengecer.

Artis Zul Zivilia (tiga dari kanan) usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengedaran narkoba bersama delapan orang lainnya di Polda Metro Jaya, Jumat, 8 Maret 2019. Polisi memastikan Zul terlibat dalam jaringan pengedar narkoba, dan juga merupakan pengguna sabu dilihat dari hasil tes urine yang positif.

Zul, 38, yang disangka berperan mengemas ulang paket narkoba sabu dan ekstasi dalam jaringan itu ditangkap di lokasi kedua bersama tiga orang lainnya--satu di antaranya perempuan berusia 26 tahun. Di antara tiga orang itu pula ada yang bernama Rian, 26, yang disebut Zul kepadanya dia berutang budi sehingga terlibat dalam jaringan.

Berikut ini kronologis lengkap penangkapan tersangka dan barang bukti yang disita berdasarkan keterangan yang dibagikan kepolisian,

Polisi menggrebek Kamar 1030 Hotel Harris, Jalan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tersangka:
1) MB alias ALFIAN alias DIMAS, umur 25 tahun;
2) RSH, umur 29 tahun;
3) MRM, umur 25 tahun.

Barang Bukti:
1) Methampetamin (sabu) dengan berat 0,5 gram;
2) Tiga HP berikut simcard;
3) Tiga kartu ATM;
4) Uang Tunai Rp 308.006.000,- 

Jumat 01 Maret 2019, Pukul 16.30 WIB

Polisi menyerbu ke Unit 1208 Lantai 12 Apartemen Gading River View City Home Kawasan MOI Tower San Fransisco, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polisi mengemas barang bukti ekstasi dan sabu seusai rilis pengungkapan kasus peredaran narkoba yang melibatkan Zul Zivilia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul ditangkap pekan lalu dan sempat dilaporkan hilang oleh istrinya. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Tersangka:

1) MH alias RIAN, umur 26 tahun
2) HR alias ANDU, umur 28 tahun
3) Z alias ZUL, umur 38 tahun
4) D, Perempuan, umur 26 tahun

Barang Bukti :
1) Methampetamin (sabu) dengan berat 9,5Kg;
2) Ekstasi 24.000 butir;
3) Empat HP berikut simcard;
4) Dua kartu ATM;
5) Timbangan elektric;
6) Uang tunai Rp 1.400.000,- 

Polisi bergerak ke Hotel Excelton Kamar 815 Jalan Demanglebardaun, Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka:
IPW, umur 25 tahun

Barang Bukti :
1) Methampetamin (sabu) dengan berat 25,643 Kg;
2) Ekstasi 5.000 butir;
3) Satu HP berikut simcard;
4) Satu kartu ATM;
5) Uang tunai Rp 712.000,- 

Sabtu 02 Maret 2019, sekitar Pukul 00.57 WIB

Polisi begerak lagi ke Hotel Aston kamar 1101 yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (tengah) menunjukkan barang bukti berikut tersangka Zul Zivilia saat rilis pengungkapan kasus peredaran narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Atas keterlibatannya, Zul terancam hukuman penjara seumur hidup. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Tersangka:

RR, umur 25 tahun

Barang Bukti :
1) Methampetamin (sabu) dengan berat 15,453 Kg;
2) Ekstasi 25.000 butir;
3) Satu HP berikut simcard;
4) Satu kartu ATM;
5) Uang tunai Rp 377.000,- 

Sumber: Tempo co
OJK Minta Masyarakat Tak Percaya Layanan Utang Online Abal-abal

OJK Minta Masyarakat Tak Percaya Layanan Utang Online Abal-abal


Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menegaskan kembali agar masyarakat tidak percaya pada layanan utang online abal-abal. OJK mengimbau agar masyarakat memilih layanan yang sudah terdaftar di OJK. 

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menegaskan, masyarakat jangan tergiur pada layanan utang online tidak terdaftar. Apalagi, belum lama ini ada kasus seseorang bunuh diri karena tak sanggup menghadapi pola penagihan utang online. 

"Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pinjaman terhadap fintech P2P lending tanpa terdaftar atau memiliki izin OJK," ucap Tongam," kata Tongam, Minggu (17/2/2019).

Masyarakat, kata Tongam, diminta selektif dan berhati--hati. Apalagi saat ini banyak layanan utang online yang sudah merambah ke media sosial.

"Nah, melihat berbagai kondisi ini, kami dari OJK dan asosiasi melakukan pendalaman, dalam hal ini melakukan proses pengumpulan informasi. 

Pada Februari 2019, OJK melalui Satgas Waspada Investasi, telah memberhentikan layanan 231 penyelenggara pinjaman online.

Dari jumlah tersebut, OJK memastikan seluruhnya adalah layanan yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin dari OJK. 

Informasi mengenai daftar entitas fintech peer to peer lending yang terdaftar atau memiliki izin dari OJK dapat diakses melalui www.ojk.go.id.

Jika masyarakat ingin memanfaatkan layanan fintech peer to peer lending sebaiknya bertanya atau berkonsultasi kepada OJK melalui Kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Saat ini, sampai Februari sudah ada 99 perusahaan fintech peer to peer lending yang terdaftar dan berizin OJK. Khusus untuk perusahaan yang berizin dan terdaftar di OJK, berbagai ketentuan sudah dikeluarkan OJK dan AFPI untuk melindungi konsumen peminjam dan pemberi pinjaman.
Divonis Mati, 9 Bandar Sabu 9KG++ Minta Ampun Tak Kuat Diisolasi di Bui

Divonis Mati, 9 Bandar Sabu 9KG++ Minta Ampun Tak Kuat Diisolasi di Bui


Palembang - Sembilan bandar sabu 9 Kg jaringan Surabaya-Sumsel, Letto cs divonis mati di PN Palembang. Meskipun sedang mengajukan banding mereka kini tetap dipindahkan ke lapas narkoba.

"Selesai sidang Letto dan 8 temannya ini langsung dipindahkan ke lapas narkoba. Mereka dimasukkan ke 3 lapas berbeda untuk diisolasi, mereka diasingkan dulu," ujar kuasa hukum Letto, Wanida kepada detikcom, Minggu (17/2/2019).

Dikatakan Wanida, sel ketiganya berada di kabupaten/kota berbeda. Baik di lapas Serong di Banyuasin, lapas Kayu Agung di Ogan Komering Ilir dan terakhir di lapas Merah Mata Palembang.

"Saya belum ketemu sama mereka sejak dipindahkan. Kemarin saja saya sempat kaget, ini kenapa tak ada pemberitahuan kepada kami selaku kuasa hukum," kata Wanida.

"Mereka ini masih sidang kasus TPPU di PN Palembang dalam rentetan kasus itu. Katanya demi alasan keamanan setelah mereka divonis mati, mereka nggak ada macem-macem kok, di dalam semuanya baik-baik," kata Wanida lagi. 

Secara tegas Wanida menyebut Letto cs kini mulai tak nyaman, psikisnya bahkan mulai terganggu. Apalagi di dalam lapas terpisah pun mereka tidak berada dalam ruangan yang sama. 

"Lapasnya sudah berbeda, jauh semua dan sekarang pun mereka ruangannya bebeda-beda. Jadi ada yang sendirian dan putus asa, mereka ini bilang sama saya kalau bisa dimasukan dalam sel yang sama karena sudah tidak tahan diisolasi'," katanya.

Dalam sel isloasi, Letto cs belum boleh berkomunikasi dengan siapa pun. Baik pihak keluarga maupun kuasa hukum yang datang untuk urusan sidang TPPU dan proses banding setelah vonis mati.

"Jangankan keluarga, saya kuasa hukum saja belum boleh menemuinya. Tapi nanti kami akan bicara kalau sudah dapat izin. Yang jelas kami keberatan dengan vonis mati ini, semua keberatan dan tidak ada yang terima," kata Wanida tegas. 

Untuk diketahui, sembilan orang bandar sabu asal Surabaya, Jawa Timur, Letto cs, divonis hukuman mati oleh hakim PN Palembang. Majelis menilai Letto cs terbukti sebagai bandar narkoba 9 kg lintas provinsi.

Sidang mereka digelar di PN Palembang, Kamis (7/2/2019). Sidang dipimpin oleh tiga hakim, yakni Efrata Tarigan, Ahmad Suhel, dan Yunus, yang digelar secara bergantian mengingat berkas putusan dibacakan terpisah selama 6,5 jam mulai pukul 15.30 WIB sampai 21.00 WIB.

Selain sabu 9 kg lebih, dari jaringan ini turut diamankan 8 unit mobil dan 6 unit sepeda motor Kawasaki Ninja 250 cc, motor Kawasaki KLX, dan buku rekening berisi lebih dari Rp 5 miliar. Untuk aset sendiri, kini sedang dalam proses sidang TPPU.

Setelah mendengar putusan vonis mati, tujuh dari sembilan orang bandar resmi mengajukan permohonan banding atas vonis hakim. Adapun ketujuh terdakwa yang banding yaitu Letto, Fandika, Trinil, Hasan, Faiz, Andik dan Candra.
Survei Pilpres Terbaru, Suara Millenial Lari ke Prabowo-Sandi, Posisi Jokowi-Makruf Mengkhawatirkan

Survei Pilpres Terbaru, Suara Millenial Lari ke Prabowo-Sandi, Posisi Jokowi-Makruf Mengkhawatirkan


Jakarta - Hasil survei terbaru menunjukan tingkat elektabilitas pasangan kandidat Pilpres 2019 (Jokowi-Maruf dan Prabowo- Sandi) bersaing ketat.

Survei Pilpres 2019 terbaru ini memberi kecenderungan Prabowo-Sandi memenangi sektor emak-emak dan kaum milenial.

Hal ini pun cenderung membuat Jokowi-Maruf diambang kekalahan.

Apalagi suara milenial yang diincar Jokowi-Maruf ternyata lari ke Prabowo-Sandi.

Ya, pertanyaan para milenial lebih memilih siapa, atau pertanyaan para milenial lebih memilih Jokowi-maruf atau Prabowo-Sandi pun terjawab.

Ya, para milenial ternyata lebih memilih Prabowo-Sandi di ajang Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Riset Lembaga Survei Indomatrik, Syahruddin YS.

Survei terbaru Pilpres 2019 ini dilakukan Indomatrik pada 21 s/d 26 Januari 2019 dan dilaksanakan secara proporsional di 34 Provinsi.

Respondennya merupakan para pemilih yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih yang memiliki hak pilih dalam Pilpres 17 April 2019.

Syahruddin YS mengatakan, selanjutnya random di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, Kampung/RW/RT, penyebaran wilayah di 50% perkotaan dan 50% pedesaan.

Jumlah sample responden yang di ambil sebanyak 1.800.

Penentuan responden dilakukan secara random sistematis, dengan margin of error + 2,8 % pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penarikan sampel dilakukan dengan Metode multistage Random Sampling.

Survei ini untuk mengetahui tingkat elektabilitas para pasangan Capres/Cawapres 2019-2024.

Berdasarkan data hasil survei, selisih elektabilitas Prabowo - Jokowi diangka 3,93 persen.

Dari selisih angka tersebut, kata Syahruddin YS, pasangan Prabowo – Sandi mendapatkan simpati publik sebesar 44,04 persen, sedangkan pasangan Jokowi - Ma’ruf 47,97 persen.

Sementara mereka yang belum menentukan (swing voter) tapi akan berpartisipasi dalam Pilpres sekitar 7,99 persen.

Elektabilitas Prabowo - Sandi yang bertengger di angka 44,04 persen ini disebabkan oleh beberapa asumsi responden yang diantaranya alasan menginginkan perubahan, mampu memperbaiki ekonomi, mampu membawa Indonesia lebih baik, dan figur Prabowo-Sandi yang dipandang berkarakter tegas dan berwibawa.

Sementara figur Jokowi - Ma’ruf memperoleh elektabilitas sebesar 47,97 persen  karena dianggap kerjanya terlihat, memberikan bantuan berupa materi terhadap warga, merakyat dan berpengalaman.

Menurut Syahruddin YS, selisih elektabilitas antara keduanya diangka 3,93 persen ini karena dampak penilaian masyarakat terhadap rendahnya kinerja Jokowi yang tidak sesuai dengan janji kampanye 2014.
Keny Suwanda, Anak Tukang Becak yang Menjadi Finalis Putri Indonesia Asal Aceh

Keny Suwanda, Anak Tukang Becak yang Menjadi Finalis Putri Indonesia Asal Aceh


Lhokseumawe - Keny Suwanda (22), gadis asal Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, merupakan finalis Putri Indonesia Tahun 2019 perwakilan Provinsi Aceh.

Keny yang hanya anak seorang tukang becak tersebut, Minggu (17/2/2019) menceritakan, pada akhir 2018 lalu, dia mendaftar secara online untuk mengikuti audisi Putri Indonesia.

Awal Januari 2019, dia berhak mengikuti audisi lanjutan di Jakarta.

"Saat mendaftar pertama, ada tiga perwakilan Aceh. Namun yang lolos untuk audisi hanya dua orang. Sehingga dari hasil audisi, saya dinyatakan oleh pihak panitia sebagai finalis perwakilan Aceh," ujar Duta Wisata Aceh Utara tahun 2017, tersebut.

Sesuai jadwal yang telah diberikan, Keny yang merupakan mahasiswi penerima beasiswa bidik misi tersebut akan mulai menjalani tahap pra karantina di Jakarta pada 23-26 Februari 2018.

Selama tiga hari tersebut, dia akan menjalani sesi pemotretan dan juga persiapan materi untuk karantina. Sedangkan karantina berlangsung pada 27 Februari- 8 Maret 2019.

"Malam final akan berlangsung pada 8 Maret 2019 malam. Kegiatan ini akan disiarkan langsung di SCTV," urainya.

Dia memastikan, selaku perwakilan Aceh, tetap akan berhijab selama mengikuti tahapan pemilihan Putri Indonesia, termasuk pada malam final.

"Untuk mengangkat budaya Aceh, pada masa karantina saya juga akan menampilkan budaya Peuratep Aneuk," janjinya.

Dia memohon dukungan masyarakat Aceh, sehingga bisa sukses membawa nama Aceh di ajang Putri Indonesia tahun ini.
Di Balik Kesuksesan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Ada Kesederhanaan Istri, Intip Kisah Cinta Keduanya

Di Balik Kesuksesan CEO Bukalapak Achmad Zaky, Ada Kesederhanaan Istri, Intip Kisah Cinta Keduanya


Jakarta - Siapa tak kenal Achmad Zaky?. Bos Bukalapak yang namanya sudah menggaung dimana-mana. Bisnis yang dibangunnya berkembang sangat pesat hingga menjadikan Bukalapak sebagai salah satu E-commerce tersukses di Indonesia.

Kesuksesan Achmad Zaky mendirikan Bukalapak tentunya tak lepas dari campur tangan sang istri.

 Perlu diketahui, rupanya istri Achmad Zaky juga seorang Bos HijUp, salah satu platform bisnis fashion muslim di Indonesia.

Sehingga mereka berdua sama-sama saling membantu membesarkan nama bisnisnya.

Mengutip dari berbagai sumber, rupanya Achmad Zaky bertemu sang istri saat ia menghadiri sebuah Forum pemuda Indonesia pada tahun 2008.

Tatapan Achmad Zaky tak lepas dari seorang perempuan yang mondar-mandir sibuk mengurus acara tersebut.

Namun hingga acara selesai, Bos Bukalapak ini tak berani berkutik sehingga ia tak mendapatkan informasi apapun dari perempuan itu.

Hingga suatu saat perempuan inilah yang menghubungi Zaky terlebih dahulu dengan dalih ingin mengetahui tentang informasi kampus ITB untuk sang adik.

Dari situlah ia mengetahui bahwa perempuan yang mencuri perhatian di acara forum kala itu bernama Diajeng Lestari.

Entah memang berjodoh atau hanya kebetulan, Diajeng memang kala itu ingin mencari informasi kampus ITB untuk sang adik.

Hingga suatu saat, ia yang berada di Jakarta, dan sang adik yang berada di ITB jatuh sakit, sehingga ia harus meminta tolong Zaky untuk mengurus adiknya.

Dari situlah Zaky dan Diajeng mulai dekat dan berhubungan lebih lanjut.

Kedekatan mereka rupanya berlabuh pada ikatan janji suci pernikahan.

Setelah mereka menikah, rupanya bisnis yang dirintis Zaky tidak langsung terkenal seperti saat ini.

Diajeng yang dengan setia menemani Zaky merintis bisnis dari nol kini mulai merasakan buah kesabarannya. Walaupun saat ini bisnis yang dirintisnya dan bisnis sang suami sudah merajai tanah air, Diajeng Lestari terlihat selalu tampil sederhana lho Moms.

Sosoknya yang mungil dan cantik membuat kesan menawan terlihat dalam dirinya.

Berikut ini fakta dari sosok Diajeng Lestari, istri dari Achmad Zaky:

Kehadiran HijUp, bisnis milik Diajeng Lestari tak lepas dari dukungan sang suami Achmad Zaky.

Achmad Zaky membantu dukunga moril hingga teknis pengembangan awal HijUp seperti pembuatan situs hingga aspek pendukung digital lainnya.


Sosok Diajeng Lestari, Bos Hijup instagram 

Lewat HijUp.com, Ajeng tak hanya menwarkan produk fesyen muslimah.

Ia juga mengembangkan usaha masyarakat Indonesia yang berkaitan fashion wanita muslim.

Di antaranya juga mengangkat budaya Indonesia seperti memperbanyak pemilihan kain batik, tenun, dan corak khas daerah.


Diajeng Lestari sempat bekerja di bidang marketing research instagram 

Setelah lulus studi, Ajeng pernah bekerja di sejumlah tempat di bidang marketing research.

Dari sana Ajeng mulai banyak belajar dan kemudian memilih mengembangkan usahanya sendiri.

Awal berdiri hanya ada 14 talent, setelah enam tahun sudah mengandeng 200 brand untuk menjadi bagian dari HijUp.com.

Diketahui HijUp merupakan bagian dari ajang fashion Internasional seperti London Fashion Week.

Di Youtube, kanal HijUp sudah memiliki 230 ribu subscribers.

Bahkan total viewers sudah mencapai 32 juta views berasal dari berbagai negara.


Keluarga kecil Achmad Zacky dan Diajeng Lestari instagram 

Walaupun kesuksesan telah ia raih, rupanya Diajeng Lestari juga fokus dengan keluarga kecilnya.

Bersama dengan Zaky, ia dikaruniai dua buah hati yang sangat menggemaskan.

Wah, semoga selalu bahagia ya keluarga Achmad Zaky, harmonis selalu.
Instagram Hapus Video Viral Pertemuan Habib Rizieq Shihab dengan Yusuf Mansur, Inilah Videonya

Instagram Hapus Video Viral Pertemuan Habib Rizieq Shihab dengan Yusuf Mansur, Inilah Videonya


Jakarta - Sebuah video singkat berdurasi kurang dari satu menit yang sudah diedit memperlihatkan pertemuan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dengan Yusuf Mansur.

Namun, pengedit video tersebut mengaku videonya telah dihapus oleh Instagram.

Mulanya, Instagram dengan akun @fuadbakh mengunggah video pertemuan Habib Rizieq Shihab dengan Yusuf Mansur di sebuah ruangan rumah sakit yang diunggah pada Minggu (17/2/2019).

Tak berselang lama, pengunggah video itu mengaku videonya telah dihapus oleh Instagram.

Padahal, Yusuf Mansur melaui Instagram miliknya juga telah memberikan komentar pada video itu.

Akun netizen itu mengunggah 3 capturean layar soal video pertemuan Habib Rizieq dan Yusuf Mansur.

Namun tidak diketahui apakah video tersebut baru saja terjadi ataukan video lama yang diunggah kembali.

Foto pertama memperlihatkan foto Yusuf Mansur yang diberi editan dengan judul 'Inilah Faktanya jika dekat dengan," tulisan pada judul yang tak usai.

"Jaga komentar lisan kita beliau guru-guru kita tercinta saling mendoakan yang terbaik," tulis netizen @fuadbakh.


Postingan Fuad Bakh soal video Habib Rizieq Shihab dan Yusuf Mansur (Facebook @fuadbakh)

Lalu di foto yang diunggah kedua terlihat tangkapan layar yang memberikan pemberitahuan bahwa Instagram telah menghapus video itu karena alasan keamanan.

Diketahui, postingan yang diunggah itu dikirim oleh netizen @fuadbakh pada 16 February 2019 pukul 15.20.

Sementara pada unggahan ketiga terlihat akun Instagram Yusuf Mansur, @yusufmansurnew memberikan komentar pada unggahan video yang telah terhapus itu.

Dalam komentarnya, Yusuf Mansur mengatakan bahwa jika video itu tak terhapus oleh Instagram, maka semua atas kehendak Allah.

"Makasih ya Haj, InsyaAllah kalimat kita kan doa.

Terus aja pol 100% baik dan postifinya. Misal gak bakal dihapus oleh IG.

Maka, itulah yang bakal terjadi dengan izinNya. Ga bakal dihapus InsyaAllah. Kalau diapus juga? Ya namanya perjuangan.

Bikin aja lagi. Tapi terus aja berkata baik, berkata positif. InsyaAllah kata-kata tetap mewujudkan dengan izinNya. Sekali lagi, makasih ya, Saya dengan HRS sampai sekarang sangat baik-baik aja.

Ada banyak hal yang lebih baik lagi, dengan baik sangka dan kepositifan kita-kita semua," tulis Yusuf Mansur.


Komentar Yusuf Mansur pada postingan yang dihapus oleh Instagram (Instargam @fuadbakh)

Sementara akun netizen yang mengunggah video itu mengatakan dirinya meminta maaf karena ia ingin video yang ia unggah itu bisa awet dan ditonton oleh banyak orang.

Netizen itu juga berharap dengan adanya video itu banyak orang yang melihat keharmonisan mereka.

"Maafkan kami wahai Gurunda tercinta, Saya sebenarnya berharap video tersebut kalo bisa awet sampai 300 ribu tayangan atau bahkan lebih agar banyak yang lihat, tapi video pertemuan dan harmonisnya Ustadz @yusufmansurnew dan HRS tetap saja tergilas sistem.

Afwan bârokallâhu fiikum," tulis netizen @fuadbakh, Minggu (17/2/2019).

Mengomentari postingan bahwa videonya telah dihapus oleh Instagram, Yusuf Mansur lalu memberikan komentar lagi pada postingan itu.

Yusuf Mansur meminta netizen untuk menaikkan lagi video yang dihapus itu.

"Gpp, Naekin aja lagi," tulis Yusuf Mansur.

Komentar Yusuf Mansur pada unggahan netizen @fuadbakh (Instagram @fuadbakh)

Namun, video tersebut sudah terlanjur beredar di sosial media sehingga masih bisa dilihat oleh banyak orang.

Seperti yang diunggah melalui Twitter aktivis dakwah Hilmi Firdausi melalui Twitter miliknya, @Hilmi28, Minggu (17/2/2019).

Terlihat Habib Rizieq bertemu dengan Yusuf Mansur di sebuah ruangan rumah sakit yang juga didampingi oleh seorang dokter.

Diketahui video tersebut ternyata video lama pertemuan keduanya pada 2016 silam.


Sebelumnya, Istri almarhum pendakwah Ustaz Jefry Al Buchory, Pipik Dian Irawati atau yang akrap disapa Umi Pipik mengatakan satu postingannya juga dihapus oleh Instagram.

Diketahui, postingan yang dihapus tersebut merupakan foto dirinya dengan Ketua FPI Habib Rizieq Shihab.

Hal ini diketahui melalui unggahan Umi Pipik di Instagram miliknya, @_ummi_pipik_, Minggu (10/2//2019).

Umi Pipik mengunggah pemberitahuan dari Instagram yang dirimkan padanya.

Terdapat pula foto unggahan yang telah dihapus namun nampak hanya samar-samar.

"Alhamdulillah postingan yang sama habibana moh riziq shihab di hapus sm ig,. Masha Allah," tulis Umi Pipik.


Pernyataan Umi Pipik karena fotonya bersama Habib Rizieq dihapus (Capture Instagram)

Namun, foto yang diunggah oleh Umi Pipik tersebut sudah tersebar dan sebagian kembali diunggah oleh para pengguna Instagram yang juga menautkan nama Umi Pipik.

Seperti netizen @aliyah.zahraa4 yang kembali mengunggah foto yang dihapus tersebut.

Dalam potret itu, tampak Umi Pipik berfoto bersama Habib Rizieq, istri Rizieq dan juga anak Umi Pipik, Abidzar.

Keempatnya berfoto bersama di antara rak buku.

Terlihat pula Habib Rizieq yang tertawa sambil memegangi tangan Abidzar.

Diketahui, foto tersebut diambil di kediaman Habib Rizieq saat Pipik dan anaknya melakukan perjalanan umroh.


Foto Habib Rizieq dan Umi Pipik yang dihapus oleh Instagram (Instagram @_ummi_pipik_)

Sementara itu, pada pemberitahuan postingan Umi Pipik, artis Tika Ramlan meminta Umi Pipik untuk kembali mengunggah foto yang terlah dihapus tersebut.

"posstinngg posttingg possytinggg," tulis akun @tika.ramlan.

Umi Pipik lalu menjawab dirinya enggan kembali memposting agar tak terkena hukuman penon-aktifan dari Instagram.

"hahahhaah nanti ig jadi non aktif ceunah neng," jawab Umi Pipik.

Tak hanya Tika Ramlan, beberapa warganet juga ikut berkomentar.

"alhamdulillah sudah liat...yg penting sdh liat kondisi beliau baik dan sehat semoga Allah senantiasa melindungi keluarga habib...@_ummi_pipik_ pun pulang dengan selamat," tulis akun @ummi_ochie.

"Jangan diposting ulang Ummi. Nanti disuspend," tulis akun @subiakto.

"Wow segitu nya yah um..astagfirullah ada apa ini," tulis akun @diananurliana.

"Maafin ummi..., Alhamdulillah untungnya sy uda simpan, sedih...," tulis akun @ellysaman23.

"Wiiiii segitunya," tulis @pipitfitrya.

Akhirnya, Presiden Jokowi Batalkan Remisi untuk Pembunuh Wartawan Radar Bali

Akhirnya, Presiden Jokowi Batalkan Remisi untuk Pembunuh Wartawan Radar Bali


Lhoksukon - Presiden Joko Widodo membatalkan pemberian remisi bagi I Nyoman Susrama, narapidana kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi sendiri di sela-sela kegiatannya di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (9/2/2019).

"Pembatalan ini setelah mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat, termasuk dari rekan-rekan jurnalis. Saya perintahkan kepada Dirjen Lapas Kemenkumham menelaah dan mengkaji pemberian remisi itu. Kemudian Jumat kemarin telah kembali di meja saya. Sudah sangat jelas sekali sehingga sudah diputuskan sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan, pembatalan remisi bagi Susrama tersebut dilaksanakan selain atas masukan publik, juga menyangkut rasa keadilan di masyarakat.

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berunjukrasa di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019).

Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mencabut kembali remisi untuk I Nyoman Susrama yang merupakan terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali Prabangsa karena menjadi kemunduran bagi penegakan hukum dan kemerdekaan pers di Indonesia.

Susrama divonis terbukti menjadi dalang pembunuhan wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, pada 2009.

Susrama dijatuhi hukuman seumur hidup dan saat ini ia sudah menjalani 10 tahun masa hukuman.

Awal 2019, pemerintah memberikan remisi perubahan hukuman kepada Susrama menjadi 10 tahun penjara.

Remisi ini diberikan atas usulan lembaga pemasyarakatan, dilanjutkan ke tingkat kantor wilayah, diteruskan ke Dirjen Pemasyarakatan, hingga akhirnya ke meja Menkumham Yasonna Laoly.

Setelah telaah panjang, Yasonna kemudian menyetujuinya dan menyerahkannya kepada Presiden Jokowi.

Terbitlah Keputusan Presiden Nomor 29 Tahun 2018 tentang remisi atas Susrama. Pemberian remisi itu berbuntut polemik.

Kelompok masyarakat sipil, terutama kalangan jurnalis, memprotes kebijakan itu. Belakangan Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pemberian remisi Susrama dikaji ulang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi Batalkan Remisi untuk Pembunuh Wartawan." 
Bagasi Pesawat Berbayar? Ada Maksud Terselubung??

Bagasi Pesawat Berbayar? Ada Maksud Terselubung??


Jakarta - Maskapai penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) dapat mengenakan biaya bagasi untuk penumpang. Hal ini tertuang dalam Pasal 22 Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 185 tahun 2015 tentang standar pelayanan penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. 

Peneliti INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan saat ini memang banyak masalah di industri penerbangan. Mulai dari bagasi mahal, tarif pesawat naik hingga biaya kargo.

Dia menjelaskan Indonesia dihadapkan oleh tiga masalah ini. Menurut Bhima ini terjadi karena pemerintah terlambat menjadi 'pemadam kebakaran' saat darurat. Bhima mencontohkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS harus dijaga agar tetap stabil. 

Kemudian Pertamina seharusnya bisa diberikan penugasan untuk harga avtur satu harga. 

"Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kenapa pemerintah tidak menjaga harga (tiket dan bagasi) dalam bentuk avtur," imbuh Bhima dalam sebuah diskusi di Cikini, Sabtu (9/2/2019).

Menurut Bhima seharusnya pemerintah tegas dalam menetapkan penundaan tarif bagasi. 

"Pemerintah tidak ada statement yang tegas, contoh ada satu maskapai yang harus disetop dulu bagasi berbayarnya, tapi ada maskapai yang masih jalan dengan bagasi berbayar. Ini persaingannya tidak sehat juga, pemerintah tidak tegas dan tidak punya sanksi. Kalau ditunda ya semua harus menunda, jangan yang satu itu main sendiri," jelas dia.

Dia mengungkapkan langkah tersebut tidak adil untuk LCC lainnya. Menurut Bhima, diduga ada opsi transportasi lain yang harus didorong. Maka harus mengurangi transportasi udara untuk penumpang. Sehingga mereka dipindahkan untuk mengisi jalan-jalan tol yang okupansinya masih rendah. 

Bhima mencontohkan jika orang tidak lagi naik pesawat untuk perjalanan jarak sedang seperti Jakarta - Yogyakarta, maka akan terjadi pergeseran permintaan yakni ke kendaraan bermotor. 

"Itu bisa menaikkan pertumbuhan kredit kendaraan yang sedang lesu. Jangan-jangan itu adalah hidden agenda dari pembiaran ini. Sekarang kendaraan bermotor lagi turun nih penjualannya, makanya kita lihat apa ini skenario besarnya ke arah sana?," tandas dia.