Tampilkan postingan dengan label Nanggroe-Lhokseumawe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nanggroe-Lhokseumawe. Tampilkan semua postingan
Naik Pangkat, Puluhan Personel Polres Lhokseumawe Disiram Air Kembang

Naik Pangkat, Puluhan Personel Polres Lhokseumawe Disiram Air Kembang

Lhokseumawe - Kapolres Lhokseumawe AKBP Aris Lasta Irawan didampingi Ketua Bayangkari Ny Rini menyiram air kembang kepada 52 personel polisi dan Aparatur Sipil Negera (ASN) dijajarkan Polres setempat, Senin (31/12/2018).

Tradisi ini dilakukan sehubungan para personel tersebut naik pangkat setingkat lebih tinggi.

Sedangkan prosesi penyiraman air kembang dilakukan usai upacara kenaikan pangkat di halaman Mapolres setempat.

Personel yang naik pangkat yaitu Bripda ke Briptu sebanyak 27 orang, Briptu ke Brigpol sebanyak tiga orang, Brigpol ke Bripka sebanyak tujuh orang, Bripka ke Aipda sebanyak tujuh orang, Ipda ke Iptu sebanyak empat orang.

Seterusnya untuk ASN, Penata ke Penata TK I satu orang, Penda ke Penda TK I sebanyak dua orang, dan Pengatur ke Pengatur TK I satu orang.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan mengucapakan selamat pada personil dan ASN atas kenaikan pangkat.

"Kenaikan pangkat merupakan wujud nyata atas pengakuan dan penghargaan yang diberikan oleh negara kepada para personel atas prestasi, dedikasi, dan kualitas pengabdian yang telah ditunjukkan selama mengemban tugas. Saya perlu mengingatkan agar kenaikan pangkat ini disyukuri dengan hati yang tulus sebagai sebuah anugerah, sekaligus disikapi sebagai sebuah tantangan yang menuntut semakin meningkatnya kedewasaan dalam berfikir, bersikap, dan berbuat sesuai dengan tugas wewenang yang dipercayakan dipundak masing-masing," ujar AKBP Ati Lasta Irawan.
Inova Yang Ditumpangi Empat Pegawai Kejari Tamiang Kecelakaan

Inova Yang Ditumpangi Empat Pegawai Kejari Tamiang Kecelakaan

Kondisi mobil Inova pasca kecelakaan

WartaAcut.com - Mobil inova warna Silver bernomor BL 176 U yang ditumpangi empat pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang mengalami kecelakaan di kawasan Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (27/9), sekira pukul 3.10 WIB.

Mobil yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh tersebut secara tiba-tiba menghantam sebuah dum truk penganut pasir dari arah berlawanan.

"Tiga penumpang mobil inova, terpaksa di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM), karena mengalami luka-luka. Sementara sopir dan kernet truk tidak apa-apa," ujar Saiful, seorang saksi mata di lokasi kepada AJNN, Rabu (27/9).

Sementara itu, Bambang salah seorang saksi mata lainnya di lokasi mengatakan, mobil milik Kejari Aceh Tamiang yang disopiri Syahrul mengalami rinsek berat pada bagian depan.

"Tak lama setelah itu, kepolisian dari unit Laka Polres Lhokseumawe turun ke lokasi untuk mengamankan jalan serta menderek mobil Inova ke kantor polisi," ujarnya.

Salah seorang petugas kepolisian di lokasi mengatakan, setelah mendapatkan laporan laka tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi.

"Sejauh ini kita belum bisa menyimpulkan penyebab laka tersebut," sebutnya.

Saat ini polisi sudah melakukan olah TKP, dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata.

Sebutnya, untuk sementara waktu kedua mobil Inova dan dum truk tersebut diamankan dulu di unit lantas Polres Lhokseumawe untuk diproses lebih lanjut. (Sumber)
Dua Wanita ditangkap dari tempat karaoke di Lhokseumawe

Dua Wanita ditangkap dari tempat karaoke di Lhokseumawe

YU dan LI saat sedang di kantor WH

WartaAcut.com - Dua wanita diamankan dari sebuah cafe karaoke di kawasan Banda Sakti, personil Satpol PP dan WH melakukan penangkapan pada Selasa (26/9) pada pukul 12.30 WIB.

Ketika terjadinya penangkapan, kedua wanita itu sedang bersama seorang pria, tetapi ketika terjadi interogasi pada dua wanita tersebut, pria itu menghilang dari kerumunan yang berkumpul.

“Kita mengamankan dua wanita tersebut saat personil kita merazia tempat keramaian dan cafe- cafe di dalam Kota Lhokseumawe pada tengah malam,” kata Kabid Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, M. Nasir kepada wartawan, Selasa (26/9).

Wanita berinisial YU (23) dan LI (33) diamankan karena petugas menemukan botol minuman keras dan alat penghisap sabu di ruang karaoke tempat mereka berada.

Kata dia, setelah penemuan tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat.Saat ini keduanya sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait ancaman hukuman, Kata M Nasir, bila terbukti keduanya bisa dikenakan pasal 15 ayat 1 Qanun nomor 6 tahun 2014 tentang Khamar dengan Uqubat Hudud sebanyak 40 kali.
MIN Kuta Blang Terbakar

MIN Kuta Blang Terbakar

RUANG guru MIN kuta Blang, Lhokseumawe yang terbakar dibersihkan oleh murid dan guru setempat, Kamis (21/9). 

WartaAcut.com - Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Kuta Blang Lhokseumawe, Rabu (20/9) jelang Magrib, terbakar. Imbasnya, sejumlah ruang, buku pelajaran, hingga dokumen penting, hangus dilalap ‘si jago merah’. Meski begitu, proses belajar mengajar (PBM) di sekolah tersebut pada Jumat (22/9) hari ini, dijadwalkan tetap berjalan seperti biasa.

Dirangkum dari SerambiNews, sejumlah ruang seperti ruang perpustakaan, ruang guru, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, kamar mandi guru, dan dua ruang belajar di lantai dua yang selama ini digunakan oleh murid kelas enam., hangus terbakar. Di samping itu, dua ruang lainnya yang selama ini digunakan murid kelas enam dan kelas lima, ikut terkena imbas saat proses pemadaman api.
Sedangkan barang-barang yang terbakar antara lain, seluruh mobiler di ruang perpustakaan, buku-buku di perpustakaan, raport murid, administrasi guru, meja dan kursi guru, mobiler kelas, lemari guru, kipas angin kantor, AC (air conditioner), printer, dan proyektor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronolis kebakaran terjadi saat seluruh dewan guru dan para pegawai telah pulang. Tiba-tiba muncul api dari ruang pustaka yang berada di lantai dua. Saat asap mulai mengepul ke udara, langsung mengundang perhatian warga sekitar. Melihat api mulai menjilat bangunan sekolah, warga pun menghubungi pemadam kebakaran.

Tidak lama kemudian, sejumlah Damkar dari Pemko Lhokseumawe, Pemkab Aceh Utara, PAG, dan PIM, tiba di lokasi. Petugas pemadam kebakaran dan juga para relawan Tagana terus berjibaku memadamkan api. Sekitar dua jam kemudian, api pun berhasil dipadamkan.
Sehari kemudian atau pada Kamis (21/9) pagi, para guru, pegawai, dan dibantu para murid, mulai membersihkan lokasi kebakaran, karena pihak sekolah menargetkan pada Jumat (22/9) hari ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah itu tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya.
Kepala MIN Kuta Blang Lhokseumawe, Husni Kasem kepada Serambi, menyebutkan, dewan guru dan dia sendiri pada Rabu sore pulang dari sekolah sekitar pukul 18.00 WIB. “Saat kami pulang, kondisinya aman-aman saja. Namun, sekitar 10 menit saya sampai di rumah, baru mendengar kabar kalau sekolah terbakar, sehingga langsung kembali ke sekolah,” jelasnya. “Sesuai informasi yang saya peroleh, api memang muncul dari ruang pustaka dan diduga akibat konsleting listrik,” imbuh dia.

Menurut Husni, akibat kejadian tersebut, selain membakar sejumlah ruang, juga ikut menghanguskan sejumlah dokumen penting, seperti rapor dan lainnya. “Termasuk sejumlah laporan keuangan,” bebernya.
Sedangkan untuk proses belajar mengajar pascakebakaran, Husni memastikan akan tetap berlangsung seperti biasa, dan tidak akan ada murid yang harus diliburkan. “Sekolah tetap jalan seperti biasa, paling hanya jadwal belajar yang berubah. Bagi yang tidak ada lokal untuk sekolah pagi hari, maka akan kita atur jadwalnya menjadi sore hari,” pungkas Husni Kasem.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha menjelaskan, berdasarkan penyeldikan awal, diduga kuat kalau kebakaran terjadi akibat konsleting listrik. Di mana api awalnya muncul dari atap ruang perpustakaan. “Namun begitu, kita masih terus melakukan penyelidikan. Sejauh ini, kita pun tidak menemukan adanya indikasi kalau gedung pendidikan tersebut dibakar,” demikian AKP Budi. (Sumber)
Perawat di Aceh Utara Tewas Saat Pasang Wifi

Perawat di Aceh Utara Tewas Saat Pasang Wifi

(ilustrasi)

WartaAcut.com - Seorang perawat, Azwir (30) asal Rangkileh, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, tewas tersengat listrik kala sedang memasang Wifi di sebuah warung nasi.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Mancang, Kecamatan Samudera Geudong,  Aceh Utara, Selasa (19/9/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Seorang perawat, Azwir (30) asal Rangkileh, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, tewas tersengat listrik kala sedang memasang Wifi di sebuah warung nasi di kawasan Mancang, Kecamatan Samudera Geudong, Aceh Utara, Selasa (19/9/2017). 

Kala itu korban bersama temannya Armia sedang memasang wifi di warung nasi Ibu Ana.
Karena ada kabel listrik melintang di bagian atas, maka korban mengambil pipa besi panjang dan berupaya memindahkan kabel listrik tersebut.

Tiba-tiba korban tersengat listrik, hingga tumbang.
"Saat korban sampai di puskemas sudah meninggal dunia,”  ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Samudera Iptu Bakhtiar.(Sumber)