Warga Temukan Mayat Wanita di Saluran Irigasi

SHARE


LANGSA - Mayat wanita dewasa yang ditemukan di saluran irigasi di Dusun Teupin Gampong Cinta Raja, Sabtu (21/9/2019) siang ini, pertama kali diketahui seorang warga yang hendak mengambil air di saluran air irigasi ini.
Menurut informasi dihimpun Serambinews.com di lokasi, warga yang pertama kali melihat mayat wanita tanpa busana tersangkut di saluran air, persisinya di bawah jalan lintas daerah itu bernama Wak Karmidi.
Saat itu sekitar pukul 10.30 WIB, Wak Karmidi, yang hendak mengambil air di saluran air irigasi untuk menyemprot tanaman padi miliknya yang berada di sekitar lokasi temuan mayat, tak sengaja melihat mayat disertai bau yang menyegat.
Selanjutnya Wak Kar (panggilan warga kepadanya) yang sudah berumur ujur ini, langsung memberitahukan temuan mayat mengapung dalam selokan irigasi ini kepada warga sekitar lainnya.
Tdak lama kemudian aparat berwajib Sat Reskrim dan Polsek Langsa Timur, langsung menuju ke lokasi temuan mayat di areal persawahan Gampong Cinta Raja ini.
Bahkan ratusan warga dalam wakru singkat mengerumuni lokasi temuan mayat, sehingga sedikit menyulitkan aparat mengevakuasi mayat wanita belum diketahui indetitasnya ini.
Pihak Kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap indetitas dan sebab kematian wanita itu.
Sebelumnya dilaporkan, masyarakat Gampong Cinta Raja, Kecamatan Langsa Timur, Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 10.30 WIB menemukan sesosok mayat wanita, tersangkut di dalam selokan irigasi di Dusun Teupin, gampong setempat.
Informasi penemuan mayat wanita terendam dalam air di saluran pembuangan air ini diperkirakan telah lebih satu hari ini, langsung dilaporkan oleh warga yang mengetahuinya kepada pihak berwajib Polres Langsa.
Tim Inafis Satreskrim Polres Langsa langsung dipimpin Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, dibantu warga sekitar pukul 11.30 WIB langaung mengangkat mayat wanita dewasa ini dari dalam air dimasukan ke dalam kantung mayat.
Mayat wanita sudah mengelumbung dan dalam kondisi tidak berpakaian lagi ini, selanjutnya dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Langsa untuk dilakukan visum at vertum.(*)
SHARE