Warga Lepaskan Beko Penambang Emas Ilegal yang Ditahan di Tangse Pidie

SHARE


SIGLI - Satu unit beko yang melakukan aktivitas penambangan emas ilegal di Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meriam, Kecamatan Tangse, Pidie akhirnya dilepas warga dengan menyerahkan kepada pemilik.
Beko milik warga Kecamatan Geumpang itu sempat ditahan warga d halaman Masjid Dusun Alue Lhok, Rabu (4/9/2019)
Ditahannya beko tersebut akibat aktivitas alat berat itu melakukan tambang emas ilegal di pegunungan kawasan Dusun Alue Lhok.
Sehingga air sungai yang mengalir ke Dusun Alue Lhok tercemar limbah tambang emas ilegal.
Beko tersebut awalnya membuka jalan untuk akses pergi ke kebun, tapi belakangan justru melakukan aktivitas tambang emas ilegal.
"Hasil mediasi membuahkan kesepakatan, bahwa beko diserahkan kepada pemilik," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK, melalui Kapolsek Tangse, Ipda M Jamil, kepada Serambinews.com, Sabtu (7/9/2019).
Ia menjelaskan, dalam kesepakatan tersebut, warga juga melarang kepada pemilik beko untuk melakukan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan pegunungan Dusun Alue Lhok. 
"Pemilik telah mengambil beko tersebut setelah adanya kesepakatan bersama warga Dusun Alue Lhok. Beko itu diambil pemilik, Kamis (5/9/2019) malam, yang dikawal polisi," jelasnya.(*)
SHARE