Tak Mau Diajak Rujuk, Janda Nur Hidayah Dibunuh Mantan Suami, Mayat Dibungkus Selimut

SHARE


MALAYSIA - Seorang wanita di Malaysia ditemukan tewas dengan kondisi mayat terbungkus selimut tebal dan tumpukan bantal di apartemennya di Prima Damansara, Petaling Jaya, Rabu (11/9/2019) kemarin.
Wanita ini dipercaya dibunuh oleh mantan suami karena tidak mau diajak rujuk.
Pihak penyelidik mengonfirmasi bahwa korban adalah Nor Hidayah Ahmad berusia 30 tahun.
Dia bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan periklanan.
Melansir Harian Metro, mayat wanita itu ditemukan oleh ayahnya saat pria itu datang berkunjung.
Pria berusia 61 tahun itu langsung mencium bau busuk ketika ia memasuki rumah, dan di sanalah dia menemukan jenazah korban yang terbungkus selimut.
s
Seorang wanita dibunuh oleh mantan suami karena tidak mau diajak rujuk (Harian Metro)
Asisten Komisaris Polisi Kabupaten Petaling Jaya Mohd Zani Che Din mengatakan bahwa pihak mereka mendapat panggilan darurat pada pukul 5.30 sore waktu setempat dan segera pergi ke tempat kejadian.
Untuk penyelidikan, semua orang terdekat dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk mantan suami Nor Hidayah Ahmad.
Mantan suami wanita itu bernama Zulkifli Joned.
Keduanya bercerai dalam beberapa bulan terakhir.
Namun pria itu tak kunjung bisa dihubungi, menimbulkan kecurigaan.
"Kami mencari mantan suami Zulkifli Joned, dari Johol, Negeri Sembilan yang bekerja sebagai operator pabrik untuk membantu penyelidikan," kata Mohd Zani.
Namun tidak diungkapkan, di mana mantan suami korban berada pada saat kejadian.
Menurut China Press, pria itu sering mendatangi rumah mantan istrinya untuk mengajak rujuk, namun wanita itu menolak.
Karenanya, dia diduga telah membunuh istrinya setelah wanita itu menolak rujuk.
Berdasarkan kondisi tubuh korban, wanita itu diyakini telah mati selama 24 jam, tetapi tidak ada bukti senjata pembunuh yang ditemukan di dekatnya.
"Dipahami bahwa pada saat kejadian, putra korban berusia enam tahun maish bersekolah di sebuah TK dekat sini, sebelum dipanggil oleh kakeknya," kata Mohd Zani.
Tubuh wanita itu kemudian dikirim ke Pusat Medis Universitas Malaya (PPUM) untuk diautopsi.
Dan hasilnya disebut, bahwa korban mengalami cidera di kepala akibat pukulan benda tumpul.
Dia meninggal karena kekurangan oksigen, akibat saluran pernafasannya ditutup bantal dan selimut.
Motif dan penyebab kematian saat ini sedang diselidiki di bawah Pasal 302 KUHP untuk pembunuhan.
Orang-orang dengan informasi diminta untuk muncul di kantor polisi terdekat.
Tak Mau Diajak Rujuk, Mantan Istri Ditikam 
Ungkapan cinta adalah hal yang paling berbahaya di dunia, mungkin cocok untuk masalah yang dihadapi pasangan suami istri ini.
Melansir The Star, seorang pria nekat menikam mantan istrinya dengan obeng setelah dia wanita itu menolak untuk rujuk dengannya.
Insiden ini terjadi Rabu (24/7/2019) di sebuah restoran di Pantai Air Tawar, Jarteh.
Kepala polisi Besut Supt Mohd Zamri Mohd Rowi mengatakan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 4.35 sore.
s
Seorang pria nekat menikam mantan istrinya dengan obeng setelah dia wanita itu menolak untuk rujuk dengannya (Harian Metro)
Ini membuat korban berusia 28 tahun segera dilarikan ke Rumah Sakit Besut untuk perawatan lebih lanjut.
Dalam sebuah pernyataan, dikatakan bahwa korban merupakan seorang pelayan di restoran yang berada di Pantai Air Taawar.
Tersangka yang berusia 31 tahun mendatangi korban saat sedang bekerja
"Marah ketika korban menolak untuk pertimbangan rujuk, tersangka lalu menikamnya dengan obeng di bagian wajah dan tangan,” ucap polisi.
Tersangka sendiri berprofesi sebagai seorang nelayan.
Menurut Mohd Zamri, keduanya menikah pada tahun 2014.
Dari pernikahan mereka mendapatkan seorang anak perempuan yang berusia empat tahun.
Keduanya memutuskan untuk bercerai pada 15 Juli 2017.
Polisi berhasil menangkap tersangka di pinggir jalan di Kampung Cawat.
Mereka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku.
SHARE