STOP! Jangan Semprotkan Parfum ke 5 Bagian Tubuh Ini, Berikut Penjelasannya

SHARE


Banyak orang yang belum mengetahui penggunaan parfum atau minyak wangi dengan benar.
Padahal, parfum mengandung berbagai bahan kimia yang bisa membuat kulit iritasi.
Terlebih jika parfum tersebut disemprotkan ke bagian tubuh yang sangat sensitif terhadap iritasi.
Penting untuk diketahui, setidaknya ada lima bagian tubuh yang seharusnya tidak disemprotkan parfum secara langsung.
Dikutip dari Nationalgeographic.grid.id, Jumat (20/9/2019), untuk menghindari masalah iritasi akibat menggunakan parfum, hidari menyemprotkan parfum secara langsung ke area tubuh berikut.
1. Ketiak
Ketiak menjadi area tubuh yang paling sering dijadikan sasaran untuk disemprotkan wewangian.
Alasannya tidak lain karena bau badan biasanya berasal dari area ketiak.
Ketiak memiliki kelenjar keringat apokrim yang menghasilkan minyak.
Saat minyak dipecah oleh bakteri, bau badan akan menguar dari ketiak Anda.
Meskipun bagian ini yang rentan menguarkan bau, bagian ini sebenarnya tidak boleh disemprotkan wewangian karena berisiko menyebabkan iritasi, seperti gatal disertai sensasi panas.
2. Mata
Mata merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif.
Jangankan parfum, kemasukan air saat mandi saja bisa membuat mata terasa perih dan kemerahan.
Apalagi jika terkena parfum yang biasanya mengandung alcohol.
Parfum beralkohol yang mengenai mata bisa menyebabkan mata iritasi.
Mata akan terasa panas menyengat sehingga membuat susah untuk terbuka sepenuhnya.
Kemungkinan besar, parfum yang mengenai mata adalah ketidaksengajaan.
Jadi, berhati-hatilah saat menggunakan parfum.
3. Organ intim
Selain ketiak, area organ intim juga mudah berkeringat dan mengeluarkan bau.
Meski begitu, tetap saja tak boleh menyemprotkan parfum ke area tersebut.
Solusi paling tepat adalah dengan mengganti celana dalam dan luarannya agar tetap bersih dan bebas bau.
Menyemprotkan parfum ke area tubuh tersebut, bisa menyebabkan kulit di sekitar organ intim kering.
Bahan kimia yang dari parfum juga bisa merusak keseimbangan jamur atau bakteri di sekitarnya sehingga meningkatkan risiko infeksi.
4. Tangan
Selain ketiak, area tangan juga sering kali disemprotkan wewangian.
Terutama ketika seseorang sedang mencoba parfum yang dijual di toko-toko terbuka.
Meski sebagian besar parfum aman, risiko iritasi tetap ada.
Terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif.
Menyemprotkan parfum mengandung alkohol ke area tubuh ini, bisa menyebabkan kulit kering bila digunakan dalam jangka panjang.
5. Rambut
Memiliki rambut yang harum pasti membuat seseorang menjadi lebih percaya diri dalam beraktivitas.
Namun, jangan sampai menyemprotkan parfum ke rambut.
Meski mengharumkan, paparan bahan kimia pada parfum tidak digunakan untuk mengharumkan rambut.
Bahan kimia tersebut bersifat lebih keras sehingga bisa membuat rambut kering dan pecah.
Lebih baik gunakan saja sampo dan pelembap rambut yang memang diformulasikan untuk rambut.
Bagaimana menyemprotkan parfum yang aman?
Untuk menghindari masalah, sebaiknya tidak menyemprotkan parfum ke area tubuh.
Namun bukan berarti tidak boleh menggunakan parfum sama sekali.
Sebaiknya, semprotkan minyak wangi langsung ke pakaian.
Dengan begitu, masalah kulit kering atau iritasi bisa dihindari.
Menghindari bau badan juga tidak harus menggunakan minyak wangi.
Bisa juga dengan menggunakan antiperspirant pada area yang sering berkeringat, mencuci baju dengan bersih, serta memakai pakaian yang kering
SHARE