Siang Ini Ada Hukum Cambuk di Lhokseumawe, Ini Penyebab Anak-anak Tetap tak Bisa Menyaksikan

SHARE


LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Jumat (20/9/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB, akan melaksanakan eksekusi cambuk, terhadap dua terpidana di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe.
Dipastikan, untuk anak-anak berumur dibawah 18 tahun tidak bisa menyaksikan.
Kajari Lhokseumawe M Ali Akbar, melalui Kasi Pidum Fakhrillah, menjelaskan, siang nanti yang dieksekusi adalah Tarmizi (41) dan Rusmiah (41).
Keduanya merupakan warga Lhokseumawe.
Sesuai putusan Mahkamah Syariah, keduanya masing-masing akan dicambuk sebanyak 10 kali.
Hal ini karena melanggar Pasal 23 ayat 1 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat, yakni jarimah khalwat.
"Tapi nanti siang mereka masing-masing akan dicambuk hanya sembilan kali saja, karena dipotong masa tahanan," katanya.
Disamping itu dia kembali menjelaskan, dasarnya eksekusi cambuk bisa disaksikan secara umum.
Namun, tetap tidak bisa disaksikan oleh anak-anak.
Hal ini diatur dalam Qanun Hukum Acara Jinayat Nomor 7 Tahun 2013.
Dimana pada Pasal 262 ayat (2), jelas disebutkan uqubat cambuk tidak boleh dihadiri oleh anak-anak dibawah umur 18 tahun.
"Makanya sekarang ini eksekusi cambuk selalu kita gelar dalam Stadion Tunas Bangsa. Bisa disaksikan secara umum, tapi petugas mudah menjaga agar anak-anak tidak bisa masuk," pungkas Fakhrillah. (*)
SHARE