Seorang Ibu Di Cina Tega Menjual Bayi Kembar Untuk Membeli Ponsel Baru

SHARE


CINA - Selain membeli ponsel baru, ibu tersebut juga membayar cicilan kartu dengan hasil dari menjual bayi kembarnya.
Hal itu ia lakukan karena masalah ekonomi yang menjeratnya.
Membeli barang baru dengan hasil jerih payah sendiri tentu jadi kepuasaan tersendiri bagi kita.
Namun, bagaimana jika barang baru tersebut dibeli dengan cara menjual anak sendiri.
Hal itulah yang dilakukan seorang ibu berusia 20 tahun asal Kota Cixi, Provinsi Zhejiang, China.
Wanita itu tega menjual bayi kembarnya hanya untuk membeli ponsel baru.
Tak hanya itu saja, wanita itu juga menjual bayi kembarnya untuk membayar cicilan kartu.
Melansir dari World of Buzz dan Guanghua Daily, wanita yang bermarga Ma itu tengah merasa putus asa karena masalah ekonomi.
Saking putus asanya, ia bahkan sampai tega menjual bayi kembarnya.
Saat mengalami masalah ekonomi, ia tidak berani meminta pertolongan dari orang tuanya.
Pasalnya, orang tuanya sangat geram dengan kehamilannya.
Ma juga tidak berani meminta pertolongan kepada ayah dari bayi kembar itu, Wu Nan.
Wu Nan ternyata sempat terlibat dalam perjudian.
Akibat perjudian itu, ia pun memiliki banyak hutang.
Ma kemudian tak memiliki pilihan lain selain menjual bayi kembarnya.
Saat melahirkan bayi tersebut, Ma menjual salah satu bayinya seharga 45.000 yuan atau sekitar Rp 88 juta.
Sementara itu, ia menjual bayi satunya lagi seharga 20.000 yuan atau sekitar Rp 39 juta.
Setelah menjual bayi kembarnya itu, Ma langsung membayar cicilannya hingga lunas.
Tak sampai di situ saja, ia juga membeli ponsel baru untuk dirinya sendiri.
Mengetahui hal itu, Wu Nan pun kembali menemui Ma.
Ia meminta Ma melunasi hutang dari perjudiannya itu.
Beruntungnya, pihak kepolisian langsung menangkap Ma dan Wu Nan.
Saat Ma dan Wu Nan ditangkap, terungkap uang hasil penjualan bayinya tersebut telah dihabiskan oleh keduanya.
Selain itu, pihak kepolisian juga berhasil menemukan orang yang membeli dua bayi tersebut.
Kini, dua bayi tersebut telah diserahkan kepada orang tua Ma.
SHARE