Sedang Nyantai di Rumah, Dua Pemuda Ini Mati Langkah Ketika Ditangkap, Ini Sebabnya

SHARE


LHOKSUKON – Dua pemuda yang sedang duduk nyantai dalam rumah di kawasan Desa Meunasah Kulam Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara mati langkah untuk kabur ketika digerebek petugas, Senin (9/9/2019) petang. Keduanya lebih tersentak lagi setelah kedua tangannya diborgol.
Dua pria tersebut adalah Zulfata (34) asal Desa Krueng Baro Kecamatan Samudera, Aceh Utara dan Muhammad (30) pemilik rumah asal Desa Meunasah Kulam.
“Kita mendapat informasi rumah tersangka sering dijadikan sebagai tempat transaksi sabu-sabu,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas kepada Serambinews.com, Selasa (10/9/2019).
Disebutkan, kemudian berbekal informasi tersebut petugas langsung ke rumah tersebut untuk mengintainya. Setelah memastikan keduanya berada dalam rumah, petugas langsung masuk ke dalam rumah dan meringkus keduanya. “Saat itu dalam rumah tersebut hanya dua tersangka,” ujar Kasat Narkoba.
Menurut AKP Ildani, kemudian menggeberek rumah tersebut di hadapan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan tiga paket narkotika jenis sabu yang dikemas dengan plastik bening seberat 0,44 gram. Kemudian tersangka langsung diamankan ke Mapolres.
“Berdasarkan pengakuan tersangka keduanya berkumpul dalam rumah tersebut untuk isap sabu,” ungkap Kasat Narkoba. Namun, petugas menduga, keduanya menunggu pembeli, karena barang bukti yang diamakan tersebut dalam jumlah yang banyak.
Kini kasus tersebut dalam proses pengembangan petugas. Kedua tersangka sudah dimintai keterangan secara intens untuk penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut. 
“Kita sedang menelusuri, dari mana tersangka mendapatkan sabu tersebut dan kemana akan dijual,” pungkas Kasat Narkoba.(*)
SHARE