Rocky Dukung Penangkaran Badak di Aceh Timur

SHARE


IDI - Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib SH alias Rocky, diundang oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian LHK RI, untuk menjadi narasumber di studio 7, Senayan, Jakarta, Minggu (22/9). Dalam diskusi bertema Penyelamatan Badak Sumatera itu, Rocky menyatakan dukungannya terhadap penangkaran badak di hutan Aceh Timur.
Diskusi tersebut juga dihadir lima bupati lainnya yang di daerahnya masih terdapat badak Sumatera, yaitu Bupati Lampung Timur, Bupati Lampung Barat, Bupati Tanggamus, Bupati Mahakam Ulu, dan Bupati Kutai Barat.
Rocky mengatakan, Pemkab Aceh Timur sangat mendukung dan akan terlibat aktif dalam pembangunan Suaka Badak Sumatera atau Sumatran Rhino Sanctuary (SRS) di Aceh Timur. Karena itu, Pemkab telah mencadangkan lahan seluas 7.500 hektare sebagai kompleks Suaka Badak Sumatera (SRS).
"Saat ini kita sedang menyiapkan SK Bupati pencadangan lokasi untuk lokasi SRS ini. Pemkab Aceh Timur berkomitmen membangun sarana penunjang seperti jalan yang layak menuju lokasi SRS nantinya," ujar Bupati Rocky.
Menurut dia, tujuan dibangunnya suaka badak karena sejauh ini tidak ditemukan indikasi perkembangbiakan badak. Oleh karena itu, badak perlu diselamatkan melalui penangkapan dan dipindahkan ke Suaka Badak Sumatera yang akan dibangun di Aceh Timur nantinya.
Adapun Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan penangkaran badak ini akan disusun pada akhir tahun 2019, dengan melibatkan konsultan berpengalaman dan ahli-ahli badak dunia. "Semoga tahun 2020, pembangunan penangkaran badak ini ini sudah terlaksana dan dapat beroperasi paling lambat tahun 2021," pungkasnya.(c49)
Sumber: Serambinews
SHARE