Pria Berpistol Rampok Karyawati, Pelaku Pura-pura Periksa Tas

SHARE


LHOKSUKON - Seorang karyawati koperasi Kozero Aceh Raya bernama Siti Umi Rohani Binti Bakti Radani (23) dirampok dua pria yang belum diketahui identitasnya di kawasan Dusun Lorong Abadi, Desa Meunasah Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (13/9). Pria berpistol itu membawa kabur dompet korban yang berisi uang tunai, handphone, ATM, dan KTP.
Siti Umi Rohani, warga Dusun Denpasar Alue Seulubok, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, yang sedang mengendarai sepeda motor saat itu membonceng rekannya, Midu Novia Siborok (24) dalam perjalanan di Meunasah Pantonlabu. Namun saat memasuki lorong, tiba-tiba dua pria mengendarai motor matic mencegat dua karyawati.
Pria misterius itu tiba-tiba meminta korban untuk menghentikan kendaraan. Berpura-pura ingin memeriksa tas, pelaku menuduh kedua wanita muda itu membawa narkoba dan berusaha untuk memeriksa barang bawaannya. "Apa kalian bawa, bawa sabu ya?" ujar pelaku.
Midu yang menenteng bawaan berisi mi instan lalu memberikannya ke pria tersebut. Karena tak menemukan barang berharga di dalamnya, pria tersebut kemudian mengembalikan tas itu seraya memaksa korban untuk menyerahkan dompetnya untuk diperiksa. "Mana dompet kalian biar kami periksa," kata pelaku lagi.
Perintahnya tak digubris korban, pria tersebut nekat merampas dompet milik Siti sehingga terjadi tarik-menarik yang membuat temannya Midu terjatuh. Dompet wanita yang berprofesi sebagai kasir koperasi itu pun berpindah tangan bersama uang tunai, handphone, kartu ATM dan KTP di dalamnya.
Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Zulfitri kepada Serambi, Jumat (13/9). Pihaknya sedang menyelidiki kasus perampokan tersebut setelah menerima laporan dari dua karyawati. "Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, karena kita baru mendapat laporan pengaduan," ujarnya.
Perampokan karyawati koperasi di Desa Meunasah Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (13/9), berawal ketika korban berangkat dari Desa Rawang Itek, Kecamatan Tanah Jambo Aye menuju Meunasah Panton. Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambi, sebelum sampai di koperasi di Meunasah Panton, korban sempat singgah di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Pantonlabu untuk mengambil uang.
Setelah mengambil uang, kedua wanita tersebut melanjutkan perjalanannya ke Meunasah Panton. Namun saat memasuki lorong, tiba-tiba kendaraannya dicegat oleh dua pria yang sudah menunggu. Dua pria tak dikenal itu lalu merampas dompet korban yang di dalamnya berisi uang dan barang berharga lainnya.
Karyawati Koperasi Kozero Aceh Raya yang menjadi korban perampokan tak bisa mengenali dua pria yang merampoknya di kawasan Meunasah panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, kemarin. Karena kedua pria memakai sebo guna menutup wajahnya.
Hal itu diakui Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Zulfitri. "Korban tak bisa mengenali dua pria tersebut, karena satu di antaranya menggunakan kain penutup wajah," ujarnya.
Ditambahkan, pria yang menggunakan kain penutup wajah tersebut memegang senjata jenis pistol. Pria itu lah yang menuduh korban membawa sabu-sabu sebagai modus untuk meminta dompet korban. Meskipun tak diberikan, tapi pria tersebut berhasil merampas dompet milik korban.
Sedangkan satu pria lagi, memakai helm dan standby di sepeda motor (sepmor) matic warna putih. "Sehingga setelah pria yang memakai penutup wajah tersebut merampas dompet korban, pria yang memakai helm langsung tancap gas," ujar Kapolsek Tanah Jambo Aye
SHARE