Polres Galus Bersama BNN RI Musnahkan 1,92 Ton Ganja Kering, Ini Hasil Sita Dari 6 Kasus

SHARE


BLANGKEJEREN -  Polres Gayo Lues (Galus) beserta jajarannya bersama direktur pemberdayaan altenatif BNN RI, memusnahkan 1,92 ton ganja kering.
Ganja kering itu merupakan hasil temuan satresnarkoba Polres Galus sepanjang Januari hingga September 2019 di kabupaten tersebut.
Pemusnahan  ganja kering siap edar itu berlangsung di halaman Mapolres Galus di Blangsere dengan menghadirkan tiga orang tersangka, dari 6 kasus narkotika yang ditangani polisi tersebut, Rabu (11/9/2019).
Pemusnahan dilakukan oleh Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjenpol  dr Anjar Dewanto bersama Wakapolres Galus, Kompol Andiyano dan JPU serta PN Blangkejeren.
Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI Brigjenpol dr Anjar Diwanto, mengatakan, pemusnahan barang bukti  narkotika jenis ganja itu, merupakan salah satu upaya untuk membina dan mengajak masyarakat sebagai petani ganja, beralih ke petani lainnya seperti petani kopi dan jagung.
"Melihat ganja hasil temuan yang dimusnahkan itu, Galus masih terkesan sebagai sumber tempat ditanami ganja selama ini, sehingga untuk memberantas itu merupakan tanggungjawab bersama tidak semata-mata tugas Polisi dan BNN,"tegasnya.
Anjar mengatakan, Galus masih banyak ditemukan ganja, namun demikian saat ini para pengedar dan pecandu narkoba itu, sudah lebih banyak berubah.
Mereka ditemukan atau ditangkap karena terlibat kasus penyalahgunaan sabu-sabu.
"Para pecandu atau pemakai narkoba yang ditangkap bisa dilakukan asesment artinya bisa direhabilitasi, karena selama ini banyak para pecandu yang masuk penjara bukannya malah berhenti, tetapi semakin rusak dan bertambah parah,"sebutnya. (*)
SHARE