Polisi Terus Buru Anggota KKB

SHARE


BANDA ACEH - Polda Aceh bersama polres jajarannya terus memburu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Abu Razak yang diyakini masih tersisa dan belum menyerahkan diri. Beberapa anggota yang identitasnya sudah dikantongi polisi akan terus diuber jika mereka tak juga menyerahkan diri.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo, mengatakan, hingga kini masih ada anggota kelompok tersebut di Aceh, namun sebagian dari mereka ada yang sudah menyerahkan diri. "Masih (ada) beberapa orang lagi, ini masih kita dalami. Tapi, ada juga di antara mereka yang sudah menyerahkan diri," kata Kombes Pol Agus Sartijo, kepada Serambi, Jumat (20/9/2019).
Seperti diketahui, Kamis (19/9/2019) sore, terjadi kontak tembak antara polisi dan anggota KKB di jembatan keude Tringgadeng, Pidie Jaya. Dalam insiden itu, pimpinan KKB, Abu Razak (53) tewas bersama tiga anggotanya, Zulfikar, Hamni, dan Wan Neraka, setelah timah panas milik polisi bersarang di tubuh mereka. Peristiwa yang terjadi menjelang Magrib itu mengagetkan masyarakat sekitar, apalagi lokasi kejadian berada di pusat Kecamatan Trienggadeng, dan sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan Banda Aceh-Medan.
Kombes Agus Sartijo menyebutkan, ada enam pentolan KKB yang sudah menyerahkan diri. "Ada yang menyerahkan diri sebelum kontak tembak dan ada juga yang setelah kontak tembak di Pidie Jaya kemarin (Kamis-red)," ujarnya.
Serambi juga mengonfirmasi ke Kombes Agus Sartijo terkait beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan beberapa orang menyampaikan pesan untuk berjuang demi kerajaan Islam Aceh Darussalam. Apakah video itu terkait dengan Abu Razak cs yang dilumpuhkan di Pidie Jaya, dua hari lalu, Kombes Pol Agus mengatakan, "Ini juga sedang kita kejar untuk ditangkap. Posisinya apakah di luar negeri apa di Aceh."
Sebaiknya segera menyerah
Pernyataan hampir sama juga disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi. Saat ini, Kapolres memperkirakan masih ada sekitar 10 anggota KKB pimpinan Abu Razak yang beraktivitas di Bireuen. “Kami menduga mereka masih memiliki senjata api laras panjang dan pendek,” ujar Gugun, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholoddinsyah SIK, dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (20/9/2019).
Kapolres berharap kepada anggota KKB yang masih tersisa agar segera menyerahkan diri bersama senjata api ke Polres Bireuen atau Polsek terdekat. “Ada satu orang yang sudah menyerahkan diri sebelum insiden di Tringgadeng dengan membawa serta satu pucuk senjata api,” ungkap AKBP Gugun sambil memperlihatkan senjata laras panjang jenis AK-56 yang diserahkan oleh anggota KKB tersebut.
Ia menambahkan, tim gabungan dari Polda Aceh, Polres Bireuen, dan Polres Pidie terus menyelidiki keberadaan anggota KKB yang makin meresahkan masyarakat. “Siapapun yang terlibat menjadi anggota KKB sebaiknya segera menyerah sebelum ditangkap aparat penegak hukum,” saran Kapolres Bireuen. 
SHARE