Polisi di Aceh Barat Masih Selidiki Kasus Pencurian Ban Mobil, Berikut Deretan Kasusnya

SHARE


MEULABOH - Polisi di Aceh Barat hingga Rabu (11/9/2019), masih menyelidiki kasus pencurian ban mobil yang terjadi di kabupaten itu dalam dua pekan terakhir.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Isral SIK mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pencuri ban.
"Masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Sesuai data diperoleh Serambinews.com, kasus pencurian ban mobil, pencurian mobil, dan onderdil  mobil sudah dilaporkan ke Polsek dan Polres di Aceh Barat.
Data diperoleh terdapat lima kejadian perkara mobil hilang ban meliputi: 
 1. Kasus hilang empat buah ban mobil dinas jenis double cabin Kadis PUPR Aceh Barat, Bukhari terjadi 26 Agustus 2019 parkir di depan rumahnya di Desa Suak Raya, Meulaboh.
2. Kasus hilang ban dua buah mobil truk milik Said Rahmad, warga Suak Nie, Johan Pahlawan, Aceh Barat terjadi 26 Agustus 2019 parkir di kompleks gedung lama PMI di Suak Nie.
3. Kasus hilang mobil Carry BL 8155 EF pikap milik Suwardi, warga Suak Pandan, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat terjadi 30 Agustus 2019 parkir di perkarangan rumahnya.
4. Kasus hilang ban 14 buah dan onderdil dari total 5 mobil dalam kondisi rusak/mogok milik mobil PMI Aceh Barat, terjadi 3 September 2019 lokasi gedung lama PMI di Suak Nie, Johan Pahlawan.
5. Kasus hilang 4 ban mobil jenis Innova milik Deswira, warga Desa Seuneubok, Johan Pahlawan, Aceh Barat terjadi 3 September 2019 parkir di bagasi rumahnya.
SHARE