Perampok Diringkus Usai 31 Jam Dikejar Kasus Perampokan Karyawati Koperasi

SHARE


LHOKSUKON – Tiga pria yang terlibat dalam kasus perampokan dua karyawati Koperasi Kozero Aceh Raya berhasil diringkus di lokasi terpisah. Pelaku ditangkap dalam waktu berbeda setelah 31 jam dikejar polisi. Kini, mereka diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk proses penyelidikan.
Tiga pria tersebut adalah JR (32) warga Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur. Kemudian, JM (43) dan SR keduanya warga Desa Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua karyawati koperasi dihadang dua pria bersenjata pistol di kawasan Dusun Lorong Abadi, di Desa Meunasah Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (13/9/2019) sekira pukul 06.00 WIB. Akibat perampokan itu, dompet berisi uang, KTM dan kartu ATM berhasil dibawa kabur pelaku.
Korban adalah Siti Umi Rohani Binti Bakti Radani (23) karyawati koperasi asal Dusun Denpasar Alue Seulubok, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Sementara teman korban, Midu Novia Siborok (24) berasal dari Desa Pangburuan Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. 
“Tersangka pertama yang ditangkap adalah JR. Pelaku diamankan di kawasan Aceh Utara pada Sabtu (14/9) sekira pukul 13.00 WIB,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo kepada Serambi, Minggu (15/9).
Ketika diinterogasi polisi, JR mengaku merampok dua karyawati koperasi atas perintah JM. Berselang dua jam kemudian, anggota polisi kembali meringkus tersangka kedua yaitu, JM dan SR. Keduanya ditangkap petugas di rumah masing-masing. “Dari tangan tersangka JM, petugas berhasil mengamankan handphone milik korban serta uang Rp 150 ribu. Tersangka JM mendapatkan bagian Rp 800 ribu dari hasil rampokan itu,” ujar Kombes Agus.
Saat ini, ketiga pelaku masih diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk proses lebih lanjut. Polisi juga masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pria lain yang juga terllibat dalam kasus itu.
Pemilik Pisau Pistol DPO
Pada bagian lain, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh menyebutkan, tersangka JR ketika merampok dua karyawati koperasi itu juga bersama satu pria lainnya. Polisi sudah mengantongi identitas pria tersebut dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Mereka beraksi menggunakan sepeda motor DPO itu, dan termasuk senjata yang digunakan,” kata Kombes Agus.
Namun, berdasarkan keterangan tersangka JR, alat yang digunakan untuk merampok karyawati itu bukan senjata api, tapi pisau yang berbentuk pistol. Saat ini, satu pria lagi yang sudah menjadi buronan polisi terus diburu petugas
SHARE