Pemuda Langsa Bangun Rumah Warga Miskin

SHARE


LANGSA - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Semangat Berbagi (GPSB) Kota Langsa, mulai membangun rumah untuk Ramli (65), warga miskin Lorong Sengon, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Sabtu (21/9).
Ketua GPSB Kota Langsa, Bagas Rahmana, mengatakan Ramli hidup bersama istri, Rafi'ah (47) dan tiga anaknya yang masih usia sekolah. Disebutkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup, dia bekerja sebagai pengumpul barang-barang bekas (pemulung).
"Awalnya kita mendapatkan khabar dari warga sekitar bahwa di Lorong Sengon, Gampong Teungoh ada satu keluarga yang tinggal di gubuk," ujarnya. Bagas menambahkan, dinding rumah hanya ditutupi spanduk, dan atap rumah dari daun nipah yang sudah bocor.
Dia menyatakan GPSB Kota Langsa bersama warga lainnya mengumpulkan dana secara patungan untuk membangun rumah Ramli. Dikatakan, dari uang yang terkumpul, maka telah dibelanjakan semen 2 zak, kayu 32 batang, 10 lembar triplek, serta 20 lembar atap dari daun nipah, dan 5 lembar rabung seng.
Bagas mengatakan mereka secara bersama-sama memulai pembangunan rumah Ramli mulai Sabtu (21/9) dan ditargetkan rampung pada hari ini, Minggu (22/9). "Walaupun rumah ini tidak sebagus rumah warga mampu lainnya, namun Ramli beserta istri dan anak-anaknya sudah memiliki rumah layak huni,” ujarnya.
Koordinator Baleum Saudara, Agus Mandor mengatakan sebagai bentuk perhatian komunitasnya, mereka juga ikut membantu sembako berupa beras, migor, dan lainnya kepada keluarga Ramli. Dikatakan apa yang telah dilakukan GPSB Kota Langsa membangun rumah sementara bagi Ramli ini patut mendapat apresiasi.
"Tetapi inilah sebuah aksi kepedulian kami para pemuda Kota Langsa kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita semua," pungkasnya. Sedangkan Raml menyampaikan terima kasih kepada GPSB dan Baleum Saudara yang telah membantu membangun rumah sementara untuk tempat tinggalnya, begitu juga bantuan sembako.
SHARE