Pemilik Warung Tewas Ditikam

SHARE


JANTHO - M Hafif alias Siyek (30) pedagang kopi warga Seulimuem, Aceh Besar, Minggu (22/9) dini hari, meninggal dunia setelah ditikam menggunakan senjata tajam oleh tersangka Aljazari (39) yang juga warga Seulimuem, Sabtu (21/9) sekitar pukul 23.50 WIB. Usai mengeksekusi korbannya, pelaku langsung kabur.
Peristiwa berdarah jelang Minggu dini hari tersebut menimpa korban yang saat itu sedang berjualan di warung kopi miliknya di Seulimuem. Informasi yang diperoleh Serambi, saat kejadian ada sejumlah pelanggan yang sedang duduk di warung kopi milik korban. Diantaranya yang menyaksikan langsung aksi penikaman yang berujung kematian korban adalah Darmi (50), Sanusi (50) dan Muhyen (60).
Terkait peristiwa penikaman berujung kematian tersebut diakui oleh sejumlah sumber Kepolisian di Polres Aceh Besar yang dihubungi Serambi, Minggu (22/9) malam. Menurut sumber-sumber itu, pada saat peristiwa penikaman tersebut, korban M Hafif sedang berjualan di warung kopi miliknya dan ada tiga pelanggan lainnya yang juga warga setempat, yakni Darmi, Sanusi dan Muhyen yang tengah ngopi.
Tiba-tiba saja pelaku Aljazari datang ke warung milik korban dan tanpa diketahui langsung merusak meteran listrik di warung kopi itu, sehingga lampu di warung milik korban pun mati dan keadaan menjadi gelap. Pada saat itulah pelaku mendatangi dan mendekati korban. Tersangka Aljazari langsung menyerang korban M Hafif menggunakan senjata tajam yang telah dipersiapkan oleh tersangka. "Korban bersimbah darah setelah tersangka menghujamkan senjata tajam itu sebanyak dua kali di bagian dan kiri serta di leher kanan korban. Lalu di siku korban juga ada terdapat luka gores," kata sumber Serambi di Polres Aceh Besar, seraya meminta tidak dituliskan namanya.
Setelah penikaman itu dilakukan tersangka langsung melarikan diri. Sementara korban yang terkapar di lokasi  langsung dilarikan oleh warga setempat ke Puskesmas Seulimuem. Karena tidak mampu ditangani di sana, korban dilarikan ke Rumah Sakit Satelit Indrapuri. Namun, dalam perjalanan menuju ke rumah sakit itu, nyawa korban tidak tertolong dan mengembuskan nafas terakhir.
Motif Belum Diketahui
Sumber Serambi di kepolisian juga menyebutkan apa yang melatarbelakangi tersangka Aljazari menikam korban hingga menghilangkan nyawa pemilik warung tersebut, sejauh ini belum diketahui. Pasalnya, setelah menikam korban, pelaku melarikan diri..
Pun demikian, ujarnya, petugas sudah coba mendatangi keluarga korban dan tersangka di Seulimuem, sejauh ini keluarga kedua belah pihak juga tidak tahu apa motif yang mendasari tersangka melakukan penikaman terhadap korban M Hafif. Demikian pula halnya dengan keberadaan tersangka sampai saat ini belum diketahui dan masih dicari oleh pihak kepolisian Polres Aceh Besar.
Sumber: Serambinews
SHARE