Pelaku Penipuan Online di Luar Aceh

SHARE


LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara kini menangani beberapa kasus penipuan secara online yang dilaporkan warga. Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat supaya berhati-hati bila berbelanja via online. Apalagi, pelaku mayoritas berasal dari luar Aceh.
Informasi yang diperoleh Serambi, korban dari penipuan online ini antara lain penjual handphone, guru, pegawai negeri, dan TNI. Pemilik ponsel di Kecamatan Tanah Jambo Aye, baru-baru ini menerima pesan singkat yang berisi informasi penjualan Iphone murah.
Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan di pasaran dengan alasan cuci gudang. Karena mempercayai info itu, kemudian pemilik ponsel mengirim uang kepada nomor rekening yang diberikan pengirim pesan singkat tersebut. Ternyata, barang yang diterima setelah beberapa hari menunggu hanya kotak kosong.
Selain itu, juga ada beberapa warga yang mendapatkan SMS berisi hadiah mobil. Pengirim SMS meminta supaya mereka yang mendapatkan hadiah mobil mengirim uang untuk pengurusan pengiriman. Namun, setelah uang dikirim, nomor handphone pengirim SMS tersebut tidak aktif lagi.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, AKP Adhitya kepada Serambi, Minggu (22/9/2019) menyebutkan, pihaknya saat ini sudah menerima beberapa laporan pengaduan penipuan via online. Namun, polisi belum bisa menangkap calon tersangka karena lokasi mereka berada di luar Aceh.
“Yang kita tangani ada beberapa. Masih terkendala karena setelah kita cek pelaku berada di Sulawesi, dan Sumatera Selatan,” ujar Kasat Reskrim. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melalui petugas Bhabinkamtibmas dan Bimmas akan mensosialisasi kepada masyarakat agar jangan mudah tertipu dengan belanja online.
Sumber: Serambinews
SHARE