Paving Block Gapura belum Rampung, Pembuatan Mimbar dan Dewan Juri Masih Berlangsung

SHARE


SIGLI - Pemasangan paving block di sekitar gapura yang menjadi tempat masuk arena utama Gampong Lampeuseu Baroh Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, hingga kini belum rampung dikerjakan. Padahal, MTQ direncanakan akan dibuka oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada Sabtu (20/9) malam.
Pantauan wartawan, kemarin, fasilitas yang masih dikerjakan meliputi pemasangan paving block di jalan masuk arena utama MTQ. Lalu, pembuatan mimbar yang dibuat dari kayu berdinding triplek belum rampung. Bagian atap dipasang triplek yang ditutupi kain terpal.
Mimbar tersebut dibangun di empat lokasi. Yakni, GOR Alun-alun Sigli, Masjid Agung Al-Falah Sigli, Masjid Labui Kecamatan Pidie dan di kompleks Madrasah Ulumul Quran (MUQ) di Gampong Cot Teungeh, Kecamatan Pidie.
Selain mimbar yang dibangun untuk perlombaan kegiatan MTQ, panitia juga membangun tempat dewan juri yang juga bahan baku kayu berdinding triplek. Kedua bangunan itu letaknya berdekatan dan saat ini, hanya tempat dewan juri yang telah selesai. Bahkan, telah dipasang spanduk MTQ. Hanya saja, di halaman Masjid Agung Al-Falah Sigli dan MUQ sering terendam air saat hujan turun lebat.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Perkim Pidie, Teuku Epi Iswari, kepada Serambi, Jumat (13/9) mengatakan, proyek pemasangan paving block akan selesai dikerjakan dua hari lagi. Proyek tersebut terlambat dikerjakan dengan tambahan anggaran Rp 25 juta yang satu paket dengan proyek jalan di dalam arena utama MTQ.
Akibat anggaran yang telah diplot lebih dahulu untuk ruas jalan di arena utama tidak cukup untuk pemasangan paving block. Dia menyebutkan, untuk pembangunan mimbar dan tempat dewan juri meliputi GOR Alun-alun Sigli, Masjid Agung Al-Falah Sigli, Masjid Labui Kecamatan Pidie dan di kompleks MUQ di Gampong Cot Teungeh, Kecamatan Pidie akan selesai dikerjakan H-5 pelaksanaan MTQ.
Mimbar tersebut akan dihiasi dengan pemasangan kaligrafi. Sedangkan sound system di empat mimbar tersebut akan dibawa rekanan pada H-2.  “Anggaran pembangunan mimbar dan tempat dewan juri serta sound system sekitar Rp 1,1 miliar lebih,"  sebutnya.
Dia menambahkan untuk areal parkir telah disediakan samping kiri gedung Serbaguna di arena utama MTQ, yang bisa menampung 50 kendaraan roda empat dan roda dua dan samping kanan gedung Serbaguna bisa menampung 100 kendaraan roda empat.
Kafilah yang datang menggunakan bus, kata Teuku Epi, tidak dibolehkan masuk ke arena utama MTQ. " Pelaksanaan MTQ tidak diundurkan lagi, yang dibuka Plt Gubernur Aceh, Plt Nova Iriansyah, pada Sabtu (20/9) malam," pungkasnya.
SHARE