Masuk Perbatasan Gayo Lues Sudah Diaspal, Warga Pertanyakan Kenapa Jalan di Aceh Timur Belum Diaspal

SHARE


IDI – Ruas jalan provinsi dari Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, hingga ke perbatasan Gayo Lues, yaitu Desa Pasir Putih, Kecamatan Pinding, sekitar 80 kilometer rusak berat.
Anehnya, begitu memasuki daerah Gayo Lues, jika dari Aceh Timur, jalan provinsi lintas kabupaten ini sudah diaspal. 
Kondisi menjadi tanda tanya warga di daerah pedalaman itu, kenapa jalan yang masuk dalam wilayah Aceh Timur belum tersentuh pengaspalan, dan kondisinya sangat memprihatinkan.
 “Kenapa jalan memasuki daerah Gayo Lues jalan sudah diaspal. Sedangkan daerah Aceh Timur belum, bahkan kondisinya rusak berat dari Peunaron, hingga ke perbatasan Gayo Lues,” ungkap Abdurrahman, didampingi Hasan warga Dusun Celike, Gampong Leles, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, yang membuka rumah makan di tepi jalan lintas kabupaten itu.
Ruas jalan Aceh Timur, Gayo Lues, tepatnya di Dusun Celike, Desa Lelis, Kecamatan Serba Jadi Lokop, Aceh Timur, masih berbatu dan terbelah sehingga sulit dilalui kendaraan dan rawan kecelakaan, sedangkan memasuki kawasan Gayo Lues di lintas ini jalannya sudah diaspal hingga ke Belang Kejeren Ibu Kota Gayo Lues. Foto direkam, Selasa (17/9/2019).
Ruas jalan Aceh Timur, Gayo Lues, tepatnya di Dusun Celike, Desa Lelis, Kecamatan Serba Jadi Lokop, Aceh Timur, masih berbatu dan terbelah sehingga sulit dilalui kendaraan dan rawan kecelakaan, sedangkan memasuki kawasan Gayo Lues di lintas ini jalannya sudah diaspal hingga ke Belang Kejeren Ibu Kota Gayo Lues. Foto direkam, Selasa (17/9/2019). (SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI)
Amatan Serambinews.com, saat perjalanan ke Aceh Timur dari Gayo Lues, di daerah Gayo Lues, terdapat jalan rusak seperti badan jalan digerus air, dan berbatu, serta ditimbun material longsor.
Kondisi ini membuat badan jalan menyempit yaitu terjadi di kawasan pergunungan Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues.
Kemudian dari Bur Genting, hingga ke Kecamatan Pinding, Gayo Lues, terdapat beberapa titik badan jalan amblas, dan beberapa unit jembatan sedang dibangun seperti di Desa Uring.
Kemudian pembangunan jembatan di sungai Pintu Rime, dan Sungai Pertik.
Untuk diketahui, perbatasan Aceh Timur, dengan Gayo Lues berada di antara Desa Pasir Putih, Kecamatan Pinding, dengan Dusun Celike, Desa Lelis, Kecamatan Serbajadi Lokop, Aceh Timur.
Jika dari Gayo Lues, setiba di perbatasan antara Gayo Lues dengan Aceh Timur, maka memasuki Aceh Timur jalan tidak lagi beraspal dan kondisinya rusak berat yaitu mulai dari Alur Relem, Dusun Celike, hingga ke Peunaron.
Bahkan sampai ke Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, badan jalan rusak berat, dan sulit dilalui kendaraan.
Padahal lintasan ini selalu ramai dilalui angkutan umum, dan kendaraan pribadi roda dua dan empat baik dari Gayo ke Aceh Timur, maupun sebaliknya.
Kerusakan jalan berupa jalan terbelah, berkubang, tertimbun material longsor, jalan menyempit karena badan jalan amblas, serta berbatu sehingga sulit dilalui kendaraan.
Bahkan terdapat beberapa alur yang belum dibangun jembatan. (*)
SHARE