Lansia Jatuh ke Sungai di Pidie, Terseret Arus Hingga 100 Meter, Bertahan di Batang Bambu

SHARE


SIGLI - Aisyah Binti Amin (80) warga Gampong Lhok Keutapang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, ditemukan selamat setelah terjatuh ke sungai di gampong tersebut.
Wanita lanjut usia (lansia) itu sempat terseret arus sungai yang airnya keruh dan tidak deras sekitar seratus meter.
Saat terseret arus sungai, Aisyah berhasil bertahan pada sebatang bambu.
"Warga bersama anaknya Ibrahim berhasil menemukan korban di dalam sungai dalam keadaan selamat. Aisyah kini dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Sigli," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambinews.com, Minggu (22/9/2019).
Ia menjelaskan, Ibrahim anak Aisyah sekitar pukul 07.00 WIB, pulang ke rumah ibunya untuk melihat kondisinya.
Namun, Ibrahim terkejut tidak mendapatkan ibunya di rumah.
Ibrahim mencari ibunya di sekeliling rumah, namun tak kunjung ditemukan.
Lantas, Ibrahim menanyakan kepada tetangga dan masyarakat Gampong Lhok Keutapang yang tidak melihat Aisyah.
Masyarakat Gampong Lhok Keutapang dan anggota Polsek Pidie melakukan pencarian di seputaran gampong dan di aliran sungai Gampong Baro di gampong tersebut.
" Warga hanya menemukan sandal Aisyah di pinggir sungai.
Warga pun melakukan pencarian di sungai dengan perlengkapan alat seadanya," kata Kapolres Andy.
Ia menambahkan, saat warga menyisir sungai menemukan Aisyah bertahan di batang bambu.
Warga akhirnya mengevakuasi Aisyah yang kondisi lemas karena hampir satu jam lebih di dalam air.
" Aisyah hanya mengalami luka ringan akibat terkena ranting bambu," punhkasnya. (*)
SHARE