Kisah Miris Bocah Pengemis, Dikurung dan Dirantai Jika Pulang Tak Bawa Uang

SHARE


LHOKSEUMAWE - Kisah miris dialami seorang bocah di sebuah desa di Lhokseumawe. Bocah berusia sembilan tahun ini disuruh mengemis oleh ayah tiri dan ibu kandungnya. Bila pulang tak membawa pulang, maka dia akan mengalami penganiyaan, dikurung dan tangannya dirantai.
Informasi pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak ini, beredar luas dan menjadi pembicaraan hangat di Lhokseumawe, Kamis (19/9). Foto-foto bocah korban kekerasan orang tuanya itu beredar melalui media sosial, termasuk video saat seorang personel Babinsa mendatangi rumah tesebut.
Salah satu foto yang jadi sorotan adalah korban yang menggunakan baju kaos dongker dan celana pendek, berupaya menutup wajahnya dengan tangan kanan. Sedangkan tangan kirinya tegak ke atas dengan tali dan rantai di sampingnya.
Dalam sebuah video beredar, seorang Babinsa mencoba membuka rantai di kaki bocah itu. Namun kuncinya tidak tepat. Sehingga seorang wanita mengambil kunci dari tangan Babinsa, selanjutnya melepaskan rantai yang melingkar di kaki kiri bocah tersebut.
Jadi tersangka
Informasi dihimpun Serambi Kamis (19/9), kasus ini terungkap dari laporan tetangga korban kepada seorang personel Babinsa Koramil Banda Sakti, Rabu (18/9) sore. Petugas Babinsa ini kemudian berkoordinasi dengan pihak Polsek Banda Sakti, lalu bersama-sama mendatangi rumah korban.
Tidak lama kemudian, anak dan ayah tiri berinisial Mi (39), serta istrinya UI (38) yang juga ibu kandung korban, dibawa ke Polres Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang mengatakan, kedua orang tua penyiksa anak ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan keduanya sebagai tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) setelah polisi melakukan penyelidikan.
AKP Indra T Herlambang mengatakan, saat ditemukan di rumahnya kondisi korban dalam posisi terantai. Namun sejauh ini polisi masih menyelidiki bentuk dugaan penyiksaan yang dialami korban. "Apakah ada ikut dipukul atau hanya dirantai saja, belum bisa kita pastikan. Kita masih terus melakukan pemeriksaan," ujarnya.
"Kedua orang tua korban saat ini masih diamankan di Polres Lhokseumawe. Sedangkan mengenai status keduanya, apakah keduanya akan ditahan nantinya, besok baru kita putuskan setelah tuntas proses pemeriksaan," pungkas AKP Indra T Herlambang.
SHARE