Kejari Periksa 12 Saksi, Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

SHARE


CALANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya hingga saat ini sudah memeriksa 12 orang saksi dalam kasus dugaan penyelewengan dana desa di salah satu desa yang ada di Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya. Mereka yang diperiksa itu berasal dari berbagai unsur yang ada keterkaitannya dengan dugaan kasus tersebut.
Demikian disampaikan Kasi Pidsus Kejari Aceh Jaya, Yudhi Saputra, kemarin. Dikatakan, pihaknya belum bisa menyampaikan siapa saja yang tersandung kasus dugaan korupsi itu ke publik karena belum ada penetapan tersangka. "Kalau sudah ditetapkan tersangka nanti baru bisa kami sampaikan," ujarnya.
Yudhi mengatakan, ke-12 orang yang diperiksa itu dari berbagai unsur profesi yang terkait dengan kasus tersebut. "Kasus dugaan korupsi dana desa tersebut saat ini pada tahap penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa 12 saksi yang diperiksa pihaknya merupakan penerima manfaat dari bantuan dana desa, yang diduga terindikasi kasus penyelewengan. "Itu semua yang kami periksa merupakan masyarakat desa setempat yang merupakan penerima manfaat dari dana desa," ungkapnya.
Hingga saat ini, Yudhi mengaku jika pihak Kejaksaan belum melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap aparat desa termasuk keuchik yang diduga adanya indikasi penyelewengan tersebut. "Kami akan periksa, tapi pastinya belum tahu karena berkasnya ada di kantor saya," katanya lagi.
Selain itu, Kejaksaan Negeri Aceh Jaya juga akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus yang sudah dinaikkan status ke penyelidikan tersebut, dengan memanggil kembali sejumlah saksi terkait.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Aceh Jaya, Bahtiar yang dihubungi Serambi kemarin mengaku bahwa pihaknya sudah disurati oleh Kejaksaan Negeri Aceh Jaya. Dalam surat tersebut, Kejari meminta Inspektorat untuk menurunkan tim guna melakukan pemeriksaan ke desa tersebut.
"Kami sudah dikasih tahu sama pihak kejaksaan dan mereka juga meminta tim untuk turun ke lapangan," jelasnya. Menurutnya, hingga saat ini baru ada satu desa yang terindikasi penyelewengan dana desa yang sedang ditangani oleh pihak kejaksaan.
Dirinya juga mengaku akan terus memantau penggunaan dana desa ke setiap desa yang ada di Aceh Jaya guna meminimalisir penyelewengan. "Kita akan turun ke lapangan untuk mengawasi penggunaan dana desa," tutupnya.
SHARE