Kapolres Larang Video dan Foto KKB, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

SHARE


IDI - Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SI MH mengimbau masyarakat tidak menyebarkan foto dan video terkait pengungkapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh. Imbauan itu diutamakan bagi para pengguna jaringan media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lainnya.
“Kami mengharapkan semua pihak agar tidak menyebarluaskan rekaman foto maupun video terkait pengungkapan KKB. Agar masyarakat tidak mendapatkan gambar-gambar atau visual yang mengerikan," ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, dalam siaran pers yang dikeluarkan Humas Polres, Sabtu (21/9).
Dia mengimbau masyarakat Aceh Timur agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu yang tidak jelas yang dilancarkan oknum tak bertanggungjawab melalui medis sosial. “Kami mengimbau masyarakat agar tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan dari oknum tidak bertanggung jawab,” imbaunya.
Eko Widiantoro juga berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu maupun berita-berita yang tidak jelas sumbernya.  Dia mengimbau masyarakat Aceh Timur, apabila mendapat informasi yang tidak jelas dan berpotensi mengganggu kamtibmas, maka tidak boleh terprovokasi, tetapi segera lakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian.
Kapolres menyebutkan jajaranya telah siap menghadapi gangguan keamanan dan ketertiban, salah satunya kelompok kriminal bersenjata (KKB).  “Imbauan ini kita sampaikan karena saat ini banyak informasi hoaks yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggungjawab guna memprovokasi masyarakat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengharap masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan ke pihak kepolisian, jika mengetahui atau melihat hal-hal yang mencurigakan agar segera ditindaklanjuti. 
Seperti diberitakann sebelumnnya, kontak tembak antara polisi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di jembatan Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Kamis (19/9) menjelang Maghrib.
Kontak tembak itu, menyebabkan, tiga dari lima anggota KKB meninggal yakni, Abu Razak, Zulfikar, Hamnid an seorang kritis yaitu, Wan Neraka, serta seorang lagi selamat Wan Ompong yang saat ini diamankan di Mapolres Bireuen.
SHARE