Kapolres Bireuen Beberkan Kronologis Pengejaran KKB Sampai Ke Trienggadeng

SHARE


BIREUEN - Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi yang didampingi Kasat Reskrim, Iptu Rezki Rezki Kholiddiansyah SIK, Jumat (20/09/2019) selain memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersejata (KKB) di Trienggadeng, Pidie Jaya juga menjelaskan kronologis kejadian tersebut.
Peristiwa itu, bermula dari laporan korban ke Polres Bireuen.
Bahkan, sebelum insiden tersebut terjadi, pihaknya sudah pernah meminta mereka menyerahkan diri.
Enam anggota mereka sudah menyerahkan diri Polres Bireuen tiga hari lalu.

Kapolres menyebutkan, dalam kejadian kemarin dimulai pada 16 September lalu.

Waktu itu ada korban datang melapor ke Polres Bireuen, tentang ada tindakan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan kelompok AR (Abu Razak).
Sebelumnya,  pihaknya  sudah menerima beberapa laporan lainnya yang masuk ke Polres Bireuen.

Selain itu, kelompok mereka memposting  video di Youtube,  yang mengatasnamakan kelompok Muhajiddin  yang dipimpin  mengaku Tun Sri Muhammad  Azrul Muknimin Al Kahar alias Abu razak.

Berdasarkan laporan tersebut, maka Polres Bireuen melakukan koordinasi dengan Polda Aceh
Untuk kemudian dibentuk Satgas khusus memburu mereka.

Pada Kamis kemarin, tim gabungan dari Polda Aceh, Polres Bireuen mendapat informasi mereka dari Buket Cerana.

Namun, belum diketahui akan bergerak kemana arahnya.
“Masyarakat menginformasikan, ada orang-orang yang diduga kelompok tertentu akan bergerak. Namun tidak
diketahui kemana arahnya,” ujar Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim dan anggota tim gabungan.

Mendapat informasi tersebut, tim gabungan bergerak dan terus memantau keadaan.
Serta berusaha mendapatkan kemana arah mereka akan bergerak.
Hasil koordinasi lapangan diketahui, mereka akan bergerak ke arah barat
Bireuen.

Kemudin, tim lengkap memastikan kendaraan mana yang digunakan.
Usaha mendapatkan gambaran posisi mereka, awalnya sulit diketahui.
Akhirnya, pihaknya mendapatkan gambaran mereka sedang bergerak dengan
menggunakan kendaraan minibus Avanza.

Dalam perjalanan pengejaran mereka, awalnya kelompok KKB tidak
mengetahui keberadaan mereka sedang dikejar.

Akhirnya setiba di kawasan Trienggadeng, mereka mengetahui ada yang membututi di belakang.
Lalu akhirnya, pelaku dalam mobil yang sedang melaju, melepaskan tembakan
ke mobil petugas.

Mendapat tembakan, maka anggota Satgas melakukan tugasnya melakukan
pembalasan langsung.

Tiga tersangka dalam mobil meninggal, satu mengalami luka kritis, dan satu orang selamat.
Tersangka yang selamat bernama M Taufiq  Husen ( (40), warga Desa Ie Rhop  Babah Lhung,
Simpang Mamplam.

Korban meninggal dibawa ke rumah sakit di Sigli.
Sementara seorang korban kritis, hingga kemarin masih dalam penanganan di RS
Bhayangkari, Pidie.

“Tersangka M Taufiq yang sudah ada di Polres Bireuen segera dimintai keterangan oleh tim penyidik,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan, korban meninggal tiga orang, satu kritis yang saat ini masih menjalani perawatan, satu orang tersangka berhasil diamankan dan saat ini di Polres Bireuen.
“Beredar informasi empat meninggal, kami pastikan tiga orang meninggal dunia,” tegas Kapolres. (*)
SHARE