Ini Nama dan Identitas Penambang Emas Ilegal Minning Ditangkap di Nagan Raya

SHARE


SUKA MAKMUE - Anggota Satreskrim Polres Nagan Raya berhasil menangkap sebanyak lima orang tersangka penambang emas ilegal di kawasan Pemukiman Pulo Raga, Dusun Agoy, Desa Panton Bayam, Kecamatan Beutong, Rabu (12/9/2019) dini hari.
Kini ke lima tersangka beserta barang bukti, Kamis (12/9/2019) telah diboyong ke Mapolres Kompleks Perkantoran Suka Makmue untuk ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum.
Sementara lima orang tersangka yang telah diamankan di Mapolres dalam kasus ilegal minning ini masing-masing HJ (50) sebagai pemilik modal warga Desa Babah Krueng, Kecamatan Beutong, HS (21) sebagai operator beko, warga Desa Meurande Suak, Kecamatan Seunagan Timur, IW (27) operator beko, dari Meunasah Asan, Kecamatan Lhok Sukon, Aceh Utara.
Berikut MZ (48) operator beco, warga Desa Manee, Kecamatan Manee, Kabupaten Aceh Pidie, dan IM (22) operator asbuk, warga Desa Blang Leumak, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.
“Mereka kita tangkap tepat pukul 02.00 WIB dini hari saat melakukan aktifitas penambangan emas dengan menggunakan alat berat berupa beko di kawasan Dusun Agoy, Desa Panton Bayam,” ungkap Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi kepada Serambinews.com, Kamis (12/9/2019).
Disebutkan, para penambang emas ilegal tersebut beraktifitas pada malam hari dengan harapan tak ada pihak yang aka mengintainya.
Namun pada Rabu dini hari para penambang tersebut tak dapat mengelak dari sergapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polres setempat.
Kelima tersangka tersebut saat ditangkap tidak melakukan perlawanan dan akhirnya, tersangka dan BB diboyong ke Mapolres di Komplek Perkantoran Suka Makmue. Selain mengamankan lima tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit exavator merek Hitachi warna orange termasuk serbuk emas murni seberat 15 gram.(*)
SHARE