Hilang Sinyal Karena Gangguan Teknis, Warga Lokop Minta Telkomsel Perbaiki Jaringan

SHARE


IDI - Sudah sepekan sejak Sabtu lalu, jaringan komunikasi di daerah pedalaman Aceh Timur, Kecamatan Serba Jadi, Lokop, terputus.
"Sudah seminggu sinyal hilang akibat ada kerusakan teknis pada tower penyambung sinyal sebelum Kompi Lokop," ungkap Ir Kasad tokoh masyarakat Lokop, Aceh Timur, kepada wartawan, Kamis (19/9/2019).
Akibat sinyal hilang, ungkap Kasad, warga Lokop harus pergi ke Peunaron dengan jarak 40 kilometer jalan darat menggunakan kendaraan untuk mendapatkan sinyal.
Kondisi ini, jelas Kasad membuat warga kesulitan berkomunikasi untuk berbagai kepentingan, terutama bagi warga yang anak bersekolah di luar daerah.
"Karena itu kita memohon pemerintah agar memfasilitasi keluhan warga ini untuk disampaikan kepada Telkomsel agar memperbaiki tower Telkomsel yang rusak di daerah Lokop," pinta Kasad.
Lokop berjarak sekitar 80 kilometer dari jalan nasional, selain jalan masih rusak berat, listrik juga sering padam.
Permintaan penambahan jaringan komunikasi Telkomsel juga diusulkan oleh warga yang domisili di tepi jalan antara Lokop dengan Pinding Gayo Lues karena selama ini selain belum ada jaringan listrik juga belum ada sinyal.
Sedangkan sepanjang jalan dari Lokop ke Pinding di lintas ini sudah banyak warga berkebun dan bercocok tanam di tepi jalan.
Bahkan Abdurrahman yang membuka warung makan di Dusun Celike, Gampong Lelis, Kecamatan Serbajadi Lokop, menciptakan listrik tenaga air untuk kebutuhan pribadinya.
"Selain jalan diperbaiki, kami juga mohon Pemerintah membangun jaringan listrik, dan jaringan komunikasi, agar akses warga mudah demi kesejahteraan," pinta Abdurrahman didampingi Hasan warga setempat.(*)
SHARE