Empat Penerbangan Dibatalkan

SHARE


LHOKSEUMAWE - Gangguan penerbangan kembali terjadi di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, Kamis (19/9). Ada dua pesawat dengan empat nomor penerbangan yang dibatalkan akibat kabut asap yang masih menyelimuti wilayah tersebut.
"Benar, ada dua pesawat yakni, Wings dan Citilink yang membatalkan penerbangan ke bandara kita," ujar Kepala Tata Usaha Satuan Pelayanan Bandara Malikussaleh, Niswan kepada Serambi kemarin.
Sesuai jadwal ia sebutkan, Citiling seharusnya terbang dari Kualanamu pada pukul 09.30 dan Wings terbang pukul 10.00 WIB. Setelah tiba di Bandara Malikussaleh, pada pukul 11.00 WIB Citiling akan terbang lagi ke Kualanamu dan Wing pada pukul 12.00.
Namun penerbangan itu kemudian dibatalkan karena kabut asap. "Kedua maskapai itu menyatakan gagal terbang ke bandara kita, akibat kabut asap yang jarak pandangannya hanya sekitar dua kilometer," jelas Niswan.
Imbasnya ada sebanyak 145 penumpang yang tak jadi berangkat. Rinciannya, untuk pesawat Citilink dari Bandara Kualanamu sebanyak 28 orang dan dari Malikussaleh ke Kualanamu sebanyak 20 orang. Selanjutnya untuk Wings, dari Kualanamu sebanyak 57 orang dan dari Malikussaleh ke Kualanamu sebanyak 40 orang.
Untuk diketahui, sehari sebelumnya, Rabu (18/9), pesawat Wings juga gagal terbang dari Bandara Kualanamu ke Bandara Malikussaleh, yang juga disebabkan oleh kabut asap. Seharusnya, dari Kualanamu, Wing mengangkut 72 penumpang dan kembali lagi dengan 64 penumpang.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Winda Retha Taranita STr, menjelaskan, kabut asap itu dipastikannya merupakan kiriman dari luar Aceh, karena hingga kemarin belum terpantau ada titik api di Aceh.
"Untuk jarak pandang masih seperti sehari sebelumnya, antara 2-3 kilometer. Sedangkan kondisi ini terus bertahan dikarena kecepatan angin lemah," jelas Winda.
Dengan kondisi kabut asap masih melanda Aceh Utara dan sekitarnya, maka Winda mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika melaksanakan aktifitas di luar ruangan, serta banyak minum air saat beraktifitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan.
Sementara itu, TNI dan Polri di Lhokseumawe juga mulai membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan. Danpos Ramil Muara Dua, Peltu Ilham Putra, menyebutkan, ini adalah upaya pihaknya untuk melindungi masyarakat dari paparan kabut asap.
Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar mengingatkan masyarakat akan bahaya kabut asap terhadap kesehatan, khususnya gangguan saluran pernafasan. Karena itu disarankan untuk memperbanyak minum air putih dan mengkonsumsi makananan kaya nutrisi.
"Selain itu kita harapkan masyarakat bisa menghindari aktivitas di luar ruangan, bila memang tidak begitu penting. Bila pun beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya menggunakan masker," pungkas dr Said.
Selain di Lhokseumawe, kabut asap juga masih telihat di Kota Langsa. Namun sudah mulai menipis karena pada pagi kemarin, Langsa sempat diguyur hujan ringan. Terkait kabut asap ini, Kepala BPBD Kota Langsa, Ali Mustafa, mengaku masih menunggu arahan dari pihak BPBA Provinsi Aceh.
SHARE