Camat Muara Dua Lhokseumawe: Masih Ada 500-an Pasangan belum Miliki Akta Nikah

SHARE


LHOKSEUMAWE - Sebanyak 28 pasangan yang berasal dari sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis (19/9/2019), mengikuti Isbat nikah di aula kantor camat setempat.
Camat Muara Dua, Heri Maulana SIP MSM, dalam sambutannya menyebutkan, pihaknya sejak awal tahun 2019 telah bekerjasama dengan LBH Apik dan sejumlah pihak terkait lainnya, untuk mendata masyarakat yang belum memiliki akta nikah atau yang belum terdata di KUA.
Sehingga, ditemukan sekitar 500-an pasangan.
"Mereka yang belum memiliki akta nikah ada yang memang menikah masa konflik, menikah di perantauan, hilang berkas akibat tsunami, kebakaran, dan banjir," ujar Heri.
Namun menurutnya, akibat keterbatasan dana yang tersedia, maka hari ini, pihaknya hanya mampu menggelar isbat nikah bagi 28 pasangan saja.
"Jadi kita targetkan pada tahun 2020, bisa menggelar isbat nikah bagi seluruh masyarakat di Muara Dua yang belum memiliki akta nikah. Apalagi memang mereka semuanya merupakan keluarga kurang mampu," demikian Heri Maulana.
Sebelumnya, Kepala Disdukcapil Lhokseumawe Taufik menyebutkan, berpedoman pada Perpres Nomor 96 Tahun 2018, tentang Tata Cara Pendaftaran Kependudukan dan Capil, maka bagi masyarakat yang menikah tidak di KUA, di akte kelahiran anaknya hanya akan tertera seorang ibu saja.
Tidak ada nama ayah.
"Ini sudah berlaku sejak Oktober 2018. Jadi bila di akte kelahiran anak ada tertera nama ayah, maka harus menjalani isbat nikah," pungkas Taufik. (*)
SHARE