BKSDA Datangkan Pawang ke Ladang Rimba, Cegah Konflik Manusia dan Harimau

SHARE


TAPAKTUAN - Kemunculan harimau liar di pemukiman penduduk di Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan kian meresahkan warga.
Untuk mencegah terjadinya konflik manusia dan satwa liar tersebut, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Jumat (13/9) mendatangkan pawang harimau ke gampong dimaksud.
"Pawang Sarwani Sabi (70) dari Meulaboh beserta Tim BKSDA, WCS dan FKL sudah tiba di Peukan Ladang Rimba untuk mencoba mencari solusi penanganan konflik satwa liar dengan masyarakat di Ladang Rimba," kata Camat Trumon Tengah, Tahta Amrullah S STP kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).
Ditambahkan Tahta Amrullah, langkah ini diambil karena selain sudah memangsa ternak warga, satwa dilindungi tersebut juga mulai menampakkan diri, sehingga makin meresahkan masyarakat setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan Aceh, dikejutkan dengan penemuan kepala seekor sapi pada Kamis (12/9/2019).
Warga menemukan hanya kepala sapi, sementara tubuhnya hilang.
Diduga kepala sapi yang ditemukan pada pukul 11.00 WIB itu, dimangsa oleh harimau liar.
Camat Trumon Tengah, Tahta Amirullah mengatakan, Kamis (12/9/2019) sekira pukul 11.00 WIB warga menemukan kepala sapi di kebun cabai milik Hasbi, penduduk Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.
"TKP penemuan kepala sapi tersebut berjarak lebih kurang 500 meter dari pemukiman penduduk, yakni Peukan Ladang Rimba. Berat dugaan lembu berumur lebih kurang 8 bulan tersebut dimakan oleh harimau liar," ungkap Camat Trumon Tengah, Tahta Amrullah.
Sapi yang dimangsa harimau liar tersebut, lanjut Tahta, adalah milik Sudirman (49), warga Gampong Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah.
"Penemuan kepala Sapi tersebut sudah dilaporkan kepada BKSDA sebagai penanggung jawab dan pengawasan binatang liar," pungkas Tahta Amrullah. (*)
SHARE