Begini Reaksi Warga Setelah Mendengar Teriakan Karyawati Koperasi yang Dirampok Pria Berpistol

SHARE


LHOKSUKON – Perampokan karyawati koperasi Kozero Aceh Raya yang terjadi pada Jumat (13/9/2019) sekira pukul 06.00 WIB di lorong Abadi Desa Meunasah Panton Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara baru diketahui setelah kejadian.
Lokasi kejadian atau lorong tersebut dikelilingi oleh rumah warga sekitar.
Namun, warga tak mengetahui saat kejadian tersebut.
Karena perampokan tersebut terjadi dalam waktu yang singkat.
Selain itu, kejadian tersebut saat suasana masih remang-remang atau masih gelap.
Untuk diketahui, korban perampokan tersebut satu adalah dari dua karyawati koperasi Kozero yang sedang menuju ke kantor koperasi dengan menggunakan sepeda motor (sepmor) Revo.
Korban adalah, Siti Umi Rohani Binti Bakti Radani (23) karyawati asal Dusun Denpasar Alue Seulubok Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Sedangkan yang diboncengnya, Midu Novia Siborok (24) karyawan Koperasi Kazero Aceh Desa Pangburuan Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
“Setelah kejadian perampokan tersebut, korban lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar lorong tersebut,” ujar  Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Zulfitri kepada Serambinews.com, Sabtu (14/9/2019).
Lalu, tak lama kemudian sejumlah warga yang mendengar teriakan minta tolong dari perempuan muda tersebut langsung keluar dari rumah dan memburu ke lokasi.
Namun, sayangnya, saat warga tiba di lokasi kejadian, pria yang memakai sebo (kain penutup wajah) dan helm sudah kabur.
Mereka langsung kabur dengan menggunakan sepmor Scoopy warna putih ke lorong tak jauh dari lokasi tersebut.
“Mereka menggunakan senjata pistol, tapi kita belum bisa memastikan apakah itu senjata api atau pistol mainan, karena masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Tanah Jambo Aye.
Dalam berita sebelumnya dikatakan , “Korban tak bisa mengenali dua pria tersebut, karena satu diantaranya menggunakan kain penutup wajah,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Zulfitri kepada wartawan, Jumat (13/9/2019).
Pria yang menggunakan kain penutup wajah tersebut memegang senjata jenis pistol. Pria tersebutlah yang menuduh korban membawa sabu-sabu sebagai modus untuk meminta dompet korban. Meskipun tak diberikan, tapi pria tersebut berhasil merampas dompet milik korban.
Sedangkan satu pria lagi, memakain helm dan standby di sepeda motor (sepmor) Scoopy warna putih. “Sehingga setelah pria yang memakai penutup wajah tersebut merampas dompet korban, pria yang memakai helm langsung tancap gas,” ujar Kapolsek Tanah Jambo Aye. Mereka kemudian kabur ke lorong lain di desa setempat. (*)
SHARE