Aceh tak Masuk 10 Destinasi Branding dan 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata, Ini Sebabnya

SHARE


JAKARTA - Provinsi Aceh ternyata tidak masuk dalam 10  destinasi pariwisata prioritas dan 10 branding destinasi, yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Hal itu disampaikan Aulia C, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi  Pemasaran II, Kementerian Pariwisata dalam "Sabang Cruise Operator Business Forum" di Jakarta, Selasa (24/9/2019).
Diskusi tersebut juga menampilkan pembicara Agus Salim (Deputi Komersil dan Investasi BPKS), Nafarif DAS (Cruise Section Head PT Andhika GAC).
 "Syarat suatu daerah masuk dalam 10 daerah branding destination adalah adanya atraksi, amenitas berupa ketersediaan fasilitas hotel, rumah sakit, toilet yang bersih dan lain-lain, serta aksesabilitas. Yang menetapkan suatu daerah itu masuk berdasarkan putusan menteri," kata Aulia.
Ia mengharapkan agar tahun depan Aceh bisa masuk dalam 10 destinasi pariwisata prioritas.
10 daerah  branding destination, meliputi  Bandung, Bali, Jakarta, Kepulauan Riau, Joglosemar (Yogyakarta, Surakarta dan Semarang), Keajaiban Karang (Wakatobi, Bunaken dan Raja Ampat), Medan, Makassar, Lombok dan Banyuwangi.
Sedang 10 daerah destinasi pariwisata prioritas mencakup Danau Toba Sumatera Utara, Bromo-Tengger-Semeru Jawa Timur, Mandalika,  Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur,  Morotai Maluku Utara,  Raja Ampat Papua,  Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang Bangka Belitung, Wakatobi Sulawesi Tenggara, Kepulauan  Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah.(*)
Sumber: Serambinews
SHARE