Warga Tamiang Meninggal Saat Jalani Tahanan di Malaysia, Ini yang Dilakukan Haji Uma

SHARE


KUALASIMPANG - Seorang pemuda asal Kampung Payabedi, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Febri Purnomo (28) meninggal saat menjalani masa tahanan di Malaysia.
Febri dilaporkan sakit dan sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Johor Baru, Malaysia hingga akhirnya meninggal pada Jumat (16/8/2019) lalu.
Informasi meninggalnya Febri beredar luas di kalangan pengguna media sosial Facebook, khususnya di Aceh.
Hal tersebut kemudian memantik keprihatinan anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau Haji Uma dengan menelusuri kebenaran kabar dimaksud melalui salah seorang warga Aceh di Malaysia, Tgk Mustafa.
"Berangkat dari rasa keprihatinan atas kabar yang beredar di medsos, kita telah menelusuri dan mendapati bahwa Febri Purnomo dengan nama asli Hamdani yang meninggal dunia di sebuah rumah tanahan di Johor, adalah benar warga Aceh Tamiang," kata Haji Uma, Selasa (20/8/2019) malam.
Menindaklanjuti hasil informasi itu, Haji Uma mengaku telah berkomunikasi dengan pihak keluarga almarhum.
"Pihak keluarga mengakui telah mendengar kabar tersebut sejak beberapa hari lalu, namun masih menunggu kepastiannya.
Sebab masih dianggap simpang siur, karena belum ada saudara dan kerabat yang melihat jenazahnya secara langsung," bebernya.
Kepada Haji Uma, keluarga sangat berharap agar jenazah Febri Purnomo dapat segera mungkin dipulangkan guna dikebumikan di kampung halaman.
Apalagi jenazah saat ini telah empat hari disemayamkan di rumah sakit di Johor Baru, Malaysia.
Menurut Haji Uma, saat ini sedang dipikirkan agar jenazah dapat segera dibawa pulang ke Aceh Tamiang.
Pemulangan jenazah dari Malaysia sendiri membutuhkan biaya sekira Rp 18 juta.
"Kita berharap agar jenazah dapat segera untuk dipulangkan. Namun dengan jumlah biaya yang dibutuhkan, perlu upaya penggalangan dana dari berbagai pihak. Apalagi mengingat jenazah telah berada di rumah sakit selama empat hari," tukasnya (*)
SHARE