VIRAL Kisah Horor KKN di Desa Penari, Lokasinya Jadi Perdebatan, Ini Faktanya

SHARE


PENARI - Beberapa waktu terakhir viral cerita horor berjudul KKN di Desa Penari.
Cerita tersebut viral setelah dibagikan oleh akun Twitter @SimpleM81378523.
KKN di Desa Penari menceritakan tentang pengalaman 6 orang mahasiswa yang sedang mengerjakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil di daerah Jawa Timur.
Mahasiswa tersebut diantaranya yakni Widya, Nur, Ayu, Wahyu, Bima, dan Anton.
KKN dilaksanakan di sebuah desa yang berada di daerah paling timur di Pulau Jawa.
Pengalaman KKN yang semestinya berkesan tersebut berubah menjadi horor menakutkan ketika ada pantangan-pantangan dan norma-norma yang dilanggar oleh para mahasiswa KKN.
Viralnya Kisah KKN di Desa Penari juga dibahas khusus oleh Raditya Dika.
Melalui channel youtubenya Raditya Dika membahas secara khusus cerita viral tersebut Yang diberi judul PARANORMAL EXPERIENCE: KKN DESA PENARI.
Bahkan Raditya sempat berujar merindig mendengar cerita KKN di Desa Penari. "Serem banget ceritanya," kata Raditya Dika.
Berikut ini deretan fakta tentang Kisah KKN di Desa Penari
Kejadian Tahun 2009
Cerita horor KKN di Desa Penari bersetting pada tahun 2009, dimana sekelompok mahasiswa angkatan 2005/2006 berencana untuk melakukan KKN.
KKN tersebut rencananya bakal berlangsung selama 6 minggu, para mahasiswa ini menginap di sebuah desa terpencil yang berada di daerah timur Pulau Jawa.
Ditulis Akun Anonim
Kisah KKN di Desa Penari pertama kali viral ketika dibagikan oleh akun Twitter @SimpleM81378523.
Hingga saat ini belum diketahui siapa dibalik akun @SimpleM81378523, akun tersebut masih anonim.
Viralnya kisah KKN di Desa Penari menarik perhatian Raditya Dika, bahkan Raditya dan tim mencoba menghubungi akun twitter tersebut melalui Direct Message, namun tak juga ditanggapi.
Ada Dua Versi Tulisan
Ada dua versi kisah horor KKN di Desa Penari yakni dari versi cerita Widya dan versi cerita Nur.
Kedua versi cerita tersebut menceritakan bagaimana kejadian-kejadian mistis yang dialami oleh para mahasiswa KKN dari pengalaman Widya dan satu lagi dari Nur.
Dua tulisan ini sama seramnya, hanya saja sebelum membaca versi Nur lebih baik membaca versinya Widya.
Ditulis Selama 11 Hari
Kisah horor KKN di Desa Penari ditulis oleh akun @SimpleM81378523 melalui threadnya di twitter.
Thread tersebut mulai ditulis pada tanggal 24 Juni 2019 dan selesai tanggal 5 Juli 2019.
Cerita dibuat thread di twitter selama 11 hari.
Spekulasi Lokasi Jadi Perdebatan
Kisah horor KKN di Desa Penari ditulis oleh akun twitter @SimpleM81378523 tanpa menyebutkan secara jelas lokasinya.
Sang penulis tak mau menyebutkan secara gamblang lokasi karena tak diizinkan oleh yang punya cerita.
Selain itu juga menyangkut nama baik kampus, dan desa tempat KKN diadakan.
Namun sang penulis menyelipkan inisial-inisial lokasi KKN yakni disebuah Kabupaten B, alas atau hutan berinisial D ada juga inisial di desa W.
Netizen juga berdebat dimana lokasi KKN tersebut, ada yang menyebutkan Banyuwangi ada juga yang menyebutkan di Kabupaten Bondowoso.
Spekulasi dimana lokasi kejadian KKN tersebut juga dibahas oleh Akun Facebook Bambang Eko Visianto.
Mulai dari kemungkinan lokasi di Banyuwangi maupun Bondowoso.
Namun analisis para netizen ini ditanggapi oleh penulis yang menyebutkan sengaja menyebutkan beberapa kesalahan saat menuliskan lokasi sebenarnya dari kejadian tersebut.
Bukan 6 Tetapi 14 Mahasiswa KKN
Pada cerita horor KKN di Desa Penari penulis menceritakan 6 orang mahasiswa, namun di akhir cerita diungkapkannya ternyata tak cuma 6 mahasiswa, akan tetapi sebenarnya berjumlah 14 orang.
"untuk peserta KKN nya pun sebenarnya bukan 6 orang, tapi 14 orang, gw perpendek untuk mempersingkat cerita beliau yang saling berkaitan satu sama lain
untuk kesalahan, pengetikan, dan bikin kentangnya, gw mohon maaf sebesar-besarnya," tulisnya.
Penulis juga menjelaskan alasannya hanya menuliskan 6 mahasiswa dan bukannya 14 mahasiswa.
Pesan Penulis
Di akhir cerita versi Widya penulis menyematkan pesan kepada pembaca agar setiap orang selalu memegang teguh tata krama, saling menghormati dan saling menjaga dimanapun Dia berada.
Memang benar, manusia itu merasa besar, padahal sesungguhnya ada kebesaran lain yang membuat manusia gak ada apa-apanya di balik kalimat kecil, dimanapun kalian berada, junjung tata krama-
saling menghormati, saling menjaga satu sama lain, dan senantiasa bersikap layaknya manusia yang beradab," tulisnya.
"ini bukan tentang, hal yang sepele, siapapun kamu, dimanapun kamu berada, sekali lagi, jaga sikap dan prilaku karena sesungguhnya sebagai tamu, selayaknya tetap bersiteguh pada warisan pendahulu kita yang mengutamakan sopan santun terhadap tuan rumah," Tulis akun twitter @SimpleM81378523.
Cerita Ganjil Pengalaman Mahasiswa KKN di Desa Penari
Cerita horor tentang KKN di Desa Penari viral di media sosial.
Ini bermula dari cuitan berseri dari seorang yang mengaku pernah KKN di sebuah desa di ujung Pulau Jawa.
Cuitan berseri itu viral hingga secara keseluruhan sudah dibagikan ribuan kali.
Lokasi KKN itu di desa yang ada di dalam hutan, dan terkenal wingit (angker).
Cerita horor KKN di Desa Penari ini ditulis akun twitter SimpleMan di @SimpleM81378523 secara berseri.
Pengguna akun Twitter bernama SimpleMan itu menulis cuitan cerita berseri sejak 24 Juni-27 Juli 2019.
Si penulis dengan sengaja menyamarkan nama-nama desa, daerah dan hutan yang diceritakannya.
Ada banyak keganjilan terjadi selama mereka KKN.
Cerita yang disebutnya merupakan pengalaman pribadi itu, berisi pengalaman 14 mahasiswa dan mahasiswi yang KKN pada 2009.
Menariknya, disebutkan dia bahwa ada kejadian yang akhirnya membuat beberapa mahasiswa-mahasiswi yang ikut KKN di Desa Penari meninggal dunia.
Aroma cinta dan horor
Aroma cinta dan horor dalam cerita yang ditulisnya membuat banyak pengguna twitter penasaran.
Mereka mengikuti cerita yang ditulis secara runtut dan apik itu dalam cuitan Twitter.
"Malam ini, gw akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut gw spesial. kenapa?
karena gw sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,
sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari.
sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal.
sebelumnya, penulis tidak mendapat ijin untuk memposting cerita ini dari yang empunya cerita, karena beliau memiliki ketakutan sendiri pada beberapa hal, yang meliputi kampus, dan desa tempat KKN di adakan.
tetapi, karena penulis berpikir bahwa cerita ini memiliki banyak pelajaran yang mungkin bisa dipetik terlepas dari pengalaman sang pemilik cerita akhirnya, kami sepakat, bahwa, semua yang berhubungan dengan cerita ini, meliputi nama kampus, fakultas, Desa dan latar cerita,
akan sangat di rahasiakan.
jadi buat teman-teman yang membaca cerita ini, yang mungkin tahu, atau merasa familiar dengan beberapa tempat yang meski di samarkan ini, di mohon, untuk diam saja, atau merahasiakan semuanya, karena ini sudah menjadi janji penulis dan pemilik cerita." demikian petikan awal dari cerita tersebut.
SimpleMan mengatakan itu merupakan sebuah curhatan tentang cerita di masa lalu.
Ada 14 mahasiswa yang berangkat dalam KKN di Desa Penari, namun hanya sekira enam orang yang banyak diceritakan.
Tokoh dalam cuitan cerita berseri itu Widya, Ayu, Nur, Bambang, Wahyu, Bima, serta beberapa mahasiswa dan mahasiswi lainnya.
Twitter SimpleMan (Twitter/SimpleM81378523)
"Ayu tidak pernah sekalipun cerita apapun tentang desa ini, sesuatu yang ganjil yang menganggunya, sebaliknya, Ayu menentang semua yang tidak masuk akal di desa ini,
namun di malam ketika mereka berdebad mendengar suara gamelan, Ayu pasti berbohong, Ayu sebenarnya juga tahu dan mendengarnya secara langsung, Ayu lebih tahu tentang semua ini, jauh di atas yang lain, termasuk, apa yang Bima lakukan selama ini.
seperti menangkap angin, ada suara tangisanya, namun tak ada wujud dimanapun Widya mencari, tetapi, tempat sesunyi dan sesepi itu, masih terasa ramai bagi Widya, seperti ia di tatap dari berbagai sudut.
Widya melihat dari jauh, di bawah sanggar, ada sebuah gubuk, berpintu.
Widya mendekatinya, namun enggan membukanya, ia mengelilingi gubuk itu, dari dalam gubuk, terdengar suara Bima, di ikuti suara perempuan mendesah, sangat jelas, namun Widya tidak bisa melihat apa yang ada di dalam sana.
leher Widya perlahan semakin berat, dan berat." tulis SimpleMan dalam rangkaian cuitannya.
Penelusuran Tribunjambi.com, ada yang menyebutkan cerita seram KKN di Desa Penari itu ada dalam tiga versi.
Ada cerita versi Widya, Nur dan Bambang.
Berikut ini penggalan ending dari cerita seram KKN di Kenari versi Nur:
"....
Bima berteriak ular, ular, ular, ia meninggal lebih dulu dari Ayu, tubuhnya di kebumikan, orang tuanya awalnya masih mau memperpanjang-masalah ini sama pihak kampus, tapi akhirnya di cabut, dengan catatan, KKN tidak lagi di adakan di timur jawa lagi, sejak saat itu, kampus ini, hanya memperbolehkan KKN ke arah barat, tidak lagi timur, apalagi Desa yang jauh.
ada hal yang bikin gw radak susah gambarin adalah, narasumber (Widya) disamarkan, setiap beliau bercerita, beliau hanya menceritakan intinya, dan gw harus ngatur ulang ceritanya agar nyambung, terlepas dari itu, gw inget, tiap dia cerita, tanganya gugup, seperti - tidak mau mengulang peristiwa itu. apapun itu, gw berharap cerita ini mengandung hikmah bagi kalian yang membacanya,
Twitter SimpleMan (Twitter/SimpleM81378523)
untuk peserta KKN nya pun sebenarnya bukan 6 orang, tapi 14 orang, gw perpendek untuk mempersingkat cerita beliau yang saling berkaitan satu sama lain
untuk kesalahan, pengetikan, dan bikin kentangnya, gw mohon maaf sebesar-besarnya.
memang benar, manusia itu merasa besar, padahal sesungguhnya ada kebesaran lain yang membuat manusia gak ada apa-apanya di balik kalimat kecil, dimanapun kalian berada, junjung tata krama-
saling menghormati, saling menjaga satu sama lain, dan senantiasa bersikap layaknya manusia yang beradab.
gw simple_Man undur diri, untuk waktu yang tidak di tentukan.
(kalau yang bersangkutan memperbolehkan post fotonya, akan gw post kok nanti) sampai jumpa. #bacahorror"
Berikut ini akun Twitter SimpleMan dan link cerita seram KKN di Desa Penari yang sedang viral, bila ingin membacanya secara lengkap. ( KLIK LINK INI dan LINK INI )
Twitter SimpleMan (Twitter/SimpleM81378523)
SHARE