Ustaz Das’ad Ceramah di Masjid Raya, Peringati Tahun Baru Islam 1441 Hijriah

SHARE


BANDA ACEH - Dosen Tetap, Public Speaking, dan Peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Dr H Das’ad Latief SSos SAg MSi PhD, akan hadir ke Banda Aceh. Das’ad yang juga dai kondang ini akan menjadi penceramah 1 Muharram 1441 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Peringatan 1 Muharram 1440 Hijriah tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu (31/8) malam mulai pukul 20.00 WIB yang diawali dengan shalat Isya berjamaah.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Sulaiman M Hasan Lc MA, kepada Serambi, Jumat (30/8), mengatakan, ceramah yang akan disampaikan Das’ad Latief berjudul ‘Memaknai hakikat hijrah dan kiat membentuk pribadi positif menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.” Sebelum ceramah, menurut Sulaiman, acara akan diisi dengan lantunan zikir oleh Kelompok Zikir Mujiburrahman pimpinan Tgk As’ary.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh terutama yang berdomisili di Banda Aceh dan sekitarnya untuk sama-sama hadir ke Masjid Raya Baiturrahman pada malam minggu besok (malam ini-red) mendengarkan ceramah 1 Muharram yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latief dari Makassar,” ajak Sulaiman yang juga Kabag Agama dan Peran Ulama Biro Isra Setda Aceh ini.
Untuk diketahui, pada situs https://unhas.ac.id/ yang dikutip Serambi, kemarin, menyebutkan, Das’ad Latief adalah Dosen Tetap, Public Speaking dan Peneliti Universitas Hasanuddin.
Kualifikasi keilmuan ilmu komunikasi, Spesifikasi Public Relations (Strata/S1), Ilmu Komunikasi Massa Spesifikasi Public Relations (Megister/S2) dan Doktoral pada kajian Ilmu komunikasi spesifikasi (Doktoral/S3) Universitas Malaysia. Mengampu matakuliah, Metode Penelitian Sosial, Public Speaking dan Protokoler, dan Teknik Lobby, Negosiasi dan Presentasi.
Das’ad juga merupakan supervisor untuk penelitian mahasiswa S1 dan S2 terutama untuk kajian-kajian ilmu komunikasi. Peminatan lainnya pada kemampuan analisis media massa dan Public Speaking.
Rencana kedatangannya ke Bumi Serambi Mekkah juga disampaikan langsung oleh Ustaz Das’ad Latief, melalui sebuah video yang beredar beberapa hari lalu. Dalam video berdurasi satu menit tersebut, Ustaz Das’ad mengatakan kedatangannya ke Aceh ini adalah yang kedua kali, setelah 14 tahun lalu.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Setelah kurang lebih 14 tahun berlalu, saya akan kembali ke Aceh. Kali ini bukan sebagai relawan, bukan sebagai volunteer, tapi saya diundang untuk hadir memberikan tausiyah dalam acara tabligh akbar memperingati tahun baru Hijriah, bertepatan dengan tanggal 31 Agustus tahun 2019 atau tanggal 1 Muharram 1441 Hijriah,” ujar Ustaz Da’ad dalam video itu. “Bermula dari shalat Isya berjamaah hingga selesai. Tentu di masjid kebanggaan orang-orang Aceh, yaitu Masjid Baiturrahman,” imbuhnya sembari mengimbau masyarakat hadir pada acara tersebut.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Sulaiman M Hasan Lc MA, juga menjelaskan, pada Minggu (1/9) pagi mulai pukul 07.30 WIB, Pemerintah Aceh melalui Panitia Penyelanggara Peringatan Hari-hari Besar Islam (P3HBI) Aceh akan melaksanakan pawai karnanal menyemarakkan peringatan 1 Muharram 1441 Hijriah.
Sebanyak 160 kelompok dari PAUD hingga SMA/MA/SMK dan dayah mengikuti acara tersebut.
Dikatakan, peserta pawai karnaval hanya satu kelompok yaitu pejalan khaki. Peserta pawai, sebut Sulaiman, rencananya akan dilepas Wali Kota Banda Aceh di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh. Adapun rutenya dibagi dua kategori yaitu PAUD/TK dan SD/MI hingga SMA/MA/SMK sederajat dan dayah.
Rute pawai karnaval untuk PAUD dan TK, menurut Sulaiman, diawali dengan start di Lapangan Llangpadang lalu belok kiri ke Jalan Sultan Iskandar Muda, terus ke Simpang Jam, Pendopo Gubernur Aceh, Jalan STA Mahmudsyah, kemudian belok kanan untuk finish di kompleks Rumoh Aceh.
Sedangkan rute pawai karnaval untuk SD/MI hingga SMA/MA/SMK sederajat dan dan dayah, tambah Sulaiman, start dari Blangpadang, belok kiri ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Simpang Jam, Pendopo Gubernur, Jalan STA Mahmudsyah dan Simpang Kodim. Setelah itu,  belok kanan ke Jalan Tgk Chik Ditiro, Simpang Surabaya, belok kiri ke Jalan T Hasan Dek, Simpang Jambo Tape. Selanjutnya belok kiri ke Jalan Tgk Daud Beureueh, terus ke Simpang Lima. Belok kiri lagi ke Jalan Pante perak, Jalan STA Mahmudsyah, Simpang Kodim. Belok ke kanan dan kemudian menuju Jalan Mohd Jam, Jalan Syech Mudawali, dan akhirnya finish di Lapangan Blangpadang.
SHARE