Tumor Baringkan Pria Ulim, Keluarga Miskin di Grong-Grong Capa

SHARE


MEUREUDU - Tumor ganas menyerang seorang pria Gampong Grong Grong Capa Kecamatan Ulim, Pidie Jaya sejak empat bulan lalu. Ayah lima anak itu yang masuk dalam keluarga miskin hanya bisa terbaring lemah di atas kasur dengan kondisi tubuh dibalut tulang.
Yusri Nurdin (46), suami Nazariah ini hanya terbaring lemah dengan penyakit yang dideritanya karena tidak biaya untuk operasi. Untuk kebutuhan sehari-hari, anggota keluarga ini hanya mengharapkan bantuan warga yang menjenguk ke rumah itu.
Ditemani Nazariah serta seorang anaknya, Yusri pada Kamis (22/8) menyatakan dirinya tidak tahu, kalau benjolan keras di perutnya merupakan tumor ganas. Dia menduga, hanya benjolan biasa dan akan hilang, tetapi sebaliknya, semakin besar dan semakin keras yang membuatnya tidak bisa bergerak lagi.
Nazariah mengatakan penyakit itu baru diketahui saat Ramadhan 1440 H lalu bahwa benjolan di perutnya merupakan tumor ganas, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis Rumah Sakit Umum  Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Dia mengungkapkan, hanya lima malam dirawat di rumah sakit, karena tidak bisa dioperasi.
Setelah itu, suaminya Yusri dibawa pulang kembali ke kampungnya di Grong Grong Capa hingga sekarang.  "Kata dokter disana, tumor yang mendera suaminya tidak bisa dioperasi, makanya kami memilih pulang kampung saja," timpal Nazariah.
Dengan kalimat terputus-putus sambil menahan sedih, Yusri  yang sebelumnya berprofesi sebagai pedagang ikan di Keude Ulee Gle Ibukota Kecamatan Bandardua berharap uluran tangan para dermawan untuk membantunya. Kalau pun bukan untuk mengobatinya yang kini hanya terbaring lemas dan sulit bergerak, dia memohon bantuan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari anak dan isterinya.
“Lon chit ka te `eh saket nyou dan susah bergerak. Meunyoue na soue bantu beulanja glah keu anek miet (Saya ini memang sudah sakit dan susah bergerak. Jika ada orang yang membantu biaya alakadar cukup untuk anak-anak----red)," imbuh Yusri  dengan nada pelan menahan kesedihan.(ag)
SHARE