Tiga Sipir Diperiksa Sampai Malam, Kasus Pelesiran Samsuardi alias Juragan

SHARE


CALANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Jaya pada Kamis (29/8), kembali melakukan pemeriksaan terhadap tiga sipir atau petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas III Calang dalam kasus dugaan suap atas bebasnya seorang warga binaan yakni Samsuardi alias Juragan melakukan pelesiran keluar penjara. Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB tersebut masih berlangsung hingga malam hari.
Data yang diperoleh Serambi, ketiga sipir yang diperiksa tersebut berinisal A, Y, dan A. Ketiganya diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut. Pantauan, ketiga sipir tersebut mulai menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.00 WIB dan terus berlangsung hingga pukul 18.25 WIB.
Sebelumnya, pihak kejaksaan juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 3 sipir lain dan mantan Kalapas Kelas III Calang, Aceh Jaya, Katimin yang kini nonjob di Kanwil Kemenkumham Aceh. Itu berarti, dalam kasus pelesiran Wakil Ketua DPRK Nagan Raya yang sempat heboh karena tertangkap pijak kejaksaan di luar lapas itu, saat ini sudah ada 7 saksi yang diperiksa.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Aceh Jaya, Yudhi Saputra kepada Serambi, Kamis (29/8), mengatakan, pemeriksaan ini sebenarnya dijadwalkan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB. Namun kemudian pemeriksaan itu tertunda beberapa jam karena ada rapat intern di Kejari.  "Ada tiga orang yang kita periksa hari ini berinisial A, Y, dan A. Ketiga orang ini berbeda dengan saksi yang kita periksa kemarin," jelasnya.
Ia mengungkapkan, ketiga orang tersebut juga diperiksa seputar bebasnya seorang warga binaan keluar lapas dan kemudian ditangkap tim Kejari Aceh Jaya saat sedang mengemudikan mobil seseorang diri.
Sementara itu, pada Selasa (27/8) kemarin, penyidik Kejari Aceh Jaya juga melakulan pemeriksaan terhadap Katimin, mantan Kalapas Kelas III Calang terkait kasus pelesiran Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi alias Juragan yang dulunya merupakan warga binaan LP Calang sebelum kemudian dipindahkan ke LP Kelas IIB Meulaboh, Aceh Barat.
Menurut Yudhi Saputra, status Katimin masih sebagai saksi dalam kasus tersebut.Selama pemeriksaan itu, sebutnya, penyidik mengajukan sebanyak 30 pertanyaan kepada Katimin seputaran pelesirannya warga binaannya yang juga merupakan pejabat di Nagan Raya. "Katimin sendiri diperiksa sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Dia datang sendiri lebih awal dari jadwal yang kita agendakan," beber Yudhi.
Walau sejumlah orang telah diperiksa, namun Kasi Pidsus Kejari Aceh Jaya itu mengaku, hingga saat ini pihaknya belum berani mengambil kesimpulan apakah ada sipir atau pihak lainnya yang menerima suap dari Samsuardi alias Juragan. "Itu belum, karena masih dugaan," tutupnya.
Secara terpisah, mantan Kalapas Kelas III Calang, Katimin yang dimintai tanggapan oleh awak media usai keluar dari ruang pemeriksaan Kejari Aceh Jaya, tidak banyak komentar. Ia hanya berjabat tangan dan langsung meninggalkan kantor kejaksaan. "Alhamdulillah sehat, ada 80 pertanyaan tadi," tukasnya singkat.
SHARE