Tabrakan Maut di Peusangan, Korban Meninggal dan Kritis Dibawa ke RSUD Bireuen

SHARE


BIREUEN - Seluruh korban tabrakan yang melibatkan dua sepeda motor di kawasan ruas jalan nasional Desa Matang Sagoe, Peusangan, Bireuen, pada pukul 21.00 WIB, Rabu (14/8/2019), sudah dibawa ke IGD RSUD Bireuen.
“Seluruh korban sudah dibawa ke Bireuen untuk divisum dan pendataan lengkap,” kata petugas medis Puskesmas Peusangan kepada Serambinews.com.
Tabrakan maut tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua kondisi kritis, dua sepeda motor rusak parah.
Korban kritis atas nama Mulkan Afdha (19) dan Muammar (18) keduanya warga Desa Blang Cirih, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen duluan dibawa dengan dua unit ambulan Puskesmas.
Berselang setengah jam kemudian ambulan membawa tiga korban meninggal dunia atas nama Suryadi (19) beralamat di Desa Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa, kemudian Rahmat (20) warga Gle Dagang, Sawang dan Ikhsan (21), warga Lhok Kuyun, Sawang, Aceh Utara.
Tujuan dibawanya korban ke RSUD Bireuen kata petugas medis untuk dilakukan penanganan maksimal untuk korban yang kritis.
Sedangkan korban meninggal dunia untuk dilakukan visum.
“Di sana alatnya lengkap dan akan didata ulang untuk seluruh korban,” kata petugas medis.
Sementara itu, sejumlah warga di lokasi tabrakan membakar darah korban yang berceceran di badan jalan, arus lalulintas yang sempat macet sudah lancar kembali.
Kanit Laka Polres Bireuen Aiptu Zulkarnaen bersama sejumlah anggotanya berada di lokasi memintai keterangan sejumlah saksi dan melihat goresan badan jalan atau lokasi persis tabrakan.
“Sepertinya tabrakan di bagian tengah jalan, kedua sepeda motor sudah diamankan, namun belum diketahui siapa pengendara masing-masing kendaraan,” ujarnya.
Kanit meminta Serambinews.com bersabar, karena saksi mata belum ada yang melihat langsung kejadian tersebut.(*)
SHARE