Status Siaga Darurat Asap belum Dicabut

SHARE


MEULABOH - Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, menyatakan, dirinya sejauh ini belum dapat mencabut status siaga darurat bencana asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kabupaten itu. “Sejauh ini belum kita cabut. Masih kita pantau terus hingga benar-benar tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan,” kata Bupati Ramli MS kepada wartawan di sela-sela upacara peringatan detik-detik proklamasi HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Aceh Barat, di Lapangan Batalyon Infanteri (Yonif) 116/Garda Samudara (GS), Sabtu (17/8/2019) pagi.
Menurut Bupati, pihaknya sudah mendapat laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang prakiraan cuaca dimana ke depan masih akan dilanda cuaca panas. Karena itu, tambah Ramli, pihaknya masih akan terus memantau perkembangan cuaca di kabupaten itu sebelum memutuskan mencabut atau mempertahankan status siaga darurat akibat karhutla tersebut.
Dikatakan, status siaga darurat asap yang ditetapkan pihaknya bertujuan untuk memaksimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Aceh Barat. Apalagi, hal tersebut sudah berdampak ke masyarakat terutama saat kebakaran lahan itu menimbulkan asap pekat. “Posko masih akan dibuka,” ujar Ramli MS.
Tidak mau mengaku
Terpisah, Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobbby Aria Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu M Isral, kepada wartawan, Sabtu (17/8), mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah pemilik kebun yang terbakar. “Tapi, sejauh ini belum ada yang mengakui dan saksi yang melihat juga belum ada,” katanya.
Ditambahkan, pihaknya akan terus mendalami dan mengali informasi terkait penyebab kebakaran lahan dan hutan di Aceh Barat yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. “Kita juga berharap dukungan dari masyarakat untuk memberikan informasi bila mengetahui terkait karhutla tersebut,” katanya.
SHARE