Sempat Diklaim Jadi Makanan Khas Negaranya, Rendang Kini Jadi Varian Kondom di Malaysia

SHARE


MALAYSIA - Malaysia sebentar lagi akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke-62.
Beberapa perusahaan di Malaysia tentu saja akan membuat inovasi khusus di hari tersebut seperti layaknya di Indonesia.
Salah satu inovasi datang dari perusahaan yang terkenal dalam bidang farmasi di Malaysia.
Sebuah perusahaan sudah menyiapkan kondom dengan varian rasa rendang.
Yup benar, rasa Rendang.
Varian rasa ini datang dari kondom merek ONE.
ONE sendiri sudah fenomenal di Malaysia sejak dulu karena pernah memproduksi kondom dengan rasa durian, nasi lemak, dan teh tarik.
Kondom rasa rendang ini nantinya jadi produk edisi terbatas.
Dikutip Gridhot dari Todayonline, rencanya kondom rasa rendang ini akan diluncurkan bersamaan dengan hari Kemerdekaan Malaysia ke-62.
Ternyata ada tujuan dari ONE atas produknya yang luar biasa unik.
Perusahaan tersebut ingin melalui inovasinya bisa menghancurkan stigma dan orang-orang jadi lebih nyaman ketika membicarakan tentang seks untuk edukasi.
ONE sendiri datang dari perusahaan raksasa di Malaysia Karex.
Karex merupakan perusahan pembuat kondom terbesar di dunia yang terkenal dengan inovasi uniknya.
Sebelumnya perusahaan tersebut pernah menghebohkan dunia dengan mengeluarkan kondom rasa nasi lemak.
Dikutip Gridhot dari Kompas.com, di tahun 2017, ONE butuh waktu hingga 6 bulan untuk menemukan kondom rasa nasi lemak tersebut.
ONE telah menghabiskan waktu selama enam bulan terakhir, demi melakukan riset dan eksperimen ilmiah.
Hal itu demi menghasilkan kondom nasi lemak yang wanginya harum semerbak seperti santan kelapa.
Santan kelapa dipergunakan di nasi lemak untuk memberi citarasa gurih.
Tidak ketinggalan, kondom unik ini juga dilapisi dengan pelumas yang membuat pengguna merasa semakin nyaman.
ONE yang merupakan anak dari Karex disebut telah memproduksi kondom sebanyak lima miliar pertahunnya.
Pihaknya ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan alat kontrasepsi melalui inovasinya.
(*)
SHARE