Satu Rumah di Peulimbang Bireuen Terbakar, Begini Akibatnya

SHARE


BIREUEN - Satu rumah berkonsruksi kayu dan beratap atap seng milik Razali Abdullah (40) warga Dusun
Panglima, Desa Seunebok Punti, Peulimbang,  Bireuen ludes terbakar, Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. 

Rumah itu baru dibangun Razali dua tahun lalu. Selama ini ia ditempati bersama istrinya, Marwani (36) dan empat anaknya, Hafiz Maulana (15), M Akbar (13), Hayatun Nufus (8), dan Amru Juanda (2). 
Razali dan keluarganya terduduk lesu setelah rumah mereka ludes terbakar. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Razali dan keluarganya terduduk lesu setelah rumah mereka ludes terbakar. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS (Serambi)
Akibat musibah ini, Razali Abdullah bersama keluarganya kini tidak ada lagi tempat tinggal lagi, melainkan tinggal sementara di rumah keluarga lainnya yang tidak jauh dari rumah terbakar.
Meski tak ada korban jiwa, tak ada harta benda yang berhasil diselamatkan dalam musibah ini, kecuali pakaian di badan.
Satu sepeda motor juga ikut hangus terbakar. 
“Waktu kebakaran tengah malam, saya bersama istri ingin segera lari ke luar lewat pintu depan, tapi api membesar, sehingga kami ke luar lewat pintu belakang sambil mengendong anak,” ujar Razali Abdullah kepada Serambinews.com, Jumat (30/08/2019).
Amatan Serambinews.com, rumah kontruksi kayu ukuran 6 x7 meter rata dengan tanah.
Sejumlah seng berserakan menutup lokasi rumah. Satu sepeda motor tinggal kerangka.
Razali tidak mengetahui dari mana sumber api. Pasalnya begitu terbangun, api sudah membesar di bagian depan, maka
ia segera berlarian menyelematkan diri bersama keluarganya.

Saat kebakaran terjadi tidak ada bantuan sama sekali, karena begitu terbakar, api langsung membesar, sehingga ketika warga berdatangan, rumah sudah terbakar habis.
Sekdes Seuneubok Punti, M Isa kepada Serambinews.com mengatakan, begitu warga berdatangan rumah sedang terbakar habis, sehingga pemadam juga tak ada lagi yang menghubungi. (*)
SHARE