Ratusan Lansia di Lhokseumawe Gagal Terima Jadup Tahap Satu, Ini Penyebabnya

SHARE


LHOKSEUMAWE – Dinas Sosial Lhokseumawe sudah memastikan sebanyak 229 lansia gagal mendapatkan dana jatah hidup (Jadup) jatah tahap pertama.
Walaupun mereka masuk dalam daftar penerima Jadup tahun ini.
Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil, menyebutkan, total warga yang berhak menerima Jadup tahun ini sebanyak 2.397 orang.
Setiap orang, Rp 150 ribu per bulan dan dibayarkan secara triwulan.
Sehingga untuk triwulan satu atau tahap pertama (Januari, Februari, dan Maret), dibutuhkan biaya Rp 1,08 miliar.
"Sedangkan penyaluran dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima, yakni rekening di Bank Aceh," katanya.
Untuk jatah tahap pertama, sudah mulai disalurkan pada awal Mei 2019.
Penyaluran dilakukan dengan program CMS.
Di mana bendahara dinas yang langsung memposting ke rekening para penerima. 
Sehingga sampai akhir Mei lalu, penyaluran hanya bisa dilakukan terhadap 2.168 penerima saja.
Sedangkan 229 lagi tidak bisa disalurkan karena tidak menyerahkan nomor rekening.
"Kala itu sempat kita informasi ke aparat gampong yang warga lansianya belum menyerahkan rekening. Sehingga kita kasih batas waktu sampai 25 Juli 2019. Namun ternyata tetap tidak diserahkan nomor rekening. Didasari hal terebut, maka kita ambil kesimpulan, kepada 229 lansia tersebut telah gagal menerima jadup untuk tahap pertama. Sehingga dana jadup tahap pertama yang menjadi jatah mereka, tetap berada di rekening dinas," katanya.
Penyebab 229 lansia tidak menyerahkan rekening bank, menurut Ridwan, tidak bisa dipastikan pihaknya.
Namun bisa saja karena sudah meninggal, pindah ke luar Kota Lhokseumawe, ataupun faktor lainnya.
Namun, lanjut Ridwan, meski telah gagal mendapatkan jadup ditahap pertama, nama-nama 229 lansia tersebut tetap masuk sebagai penerima Jadup tahap kedua.
"Karena proses pengampraham disesuaikan dengan SK Wali Kota," katanya.
Sedangkan untuk  pencarian Jadup tahap dua (Jatah April, Mei dan Juni), kini sedang proses.
"Penyaluran sudah dimulai sejak 9 Agustus 2019. Sampai saat ini baru selesai disalurkan untuk 18 gampong yang ada di Kecamatan Banda Sakti. Setelah selesai di Banda Sakti, baru disalurkan ke penerima di tiga kecamatan lainnya yang ada di Kota Lhokseumawe," imbuhnya.
Sehingga pada kesempatan ini, bagi warga yang merasa sudah didata dan berhak menerima Jadup tahun 2019, tapi belum menyerahkan nomor rekening di Bank Aceh, harap segera diserahkan ke pihaknya.
"Supaya jatah tahap dua bisa disalurkan," demikian Ridwan. (*)
SHARE