Polisi Bekuk Pelaku Curanmor, Dua Tersangka Masih Pelajar

SHARE


TAKENGON - Satreskrim Polres Aceh Tengah berhasil membekuk salah seorang buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial AD (39), warga Kecamatan Ketol, Kabupaten setempat. Tersangka sudah satu tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil dibekuk pada 1 Agustus 2019 lalu.
Penangkapan buronan curanmor ini merupakan hasil Operasi Sikat Rencong 2019 yang telah dilaksanakan sejak 1 hingga 20 Agustus. Selain AD, polisi juga berhasil membekuk dua orang tersangka pelaku kriminal lainnya selama berjalan operasi. Namun, dua tersangka itu masih berstatus pelajar.
Selain tiga orang tersangka, polisi mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB), berupa beberapa unit sepeda motor. Adapun pelaksanaan Operasi Sikat Rencong 2019 untuk menyasar kasus-kasus curanmor mulai dari penangkapan para pelaku, penadah bahkan pengguna barang curian.
“Selama operasi, ada 3 orang tersangka diamankan. Dua di antaranya masih di bawah umur. Karena anak di bawah umur, Pensos dan P2TP2A menanggung untuk penangguhan penahanannya,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi, melalui Kasat Reskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra dalam temu pers yang berlangsung, Rabu (21/8), di Mapolres setempat.
Dia sebutkan, tersangka AD bersama rekannya pada 4 Agustus 2018 lalu melakukan aksi pencurian di kawasan Kampung Kala Nareh, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Namun, rekan AD berinisial SP sudah lebih dulu ditangkap. “Untuk SP, sudah divonis penjara selama dua tahun. Sedangkan AD sempat menghilang selama setahun,” sebutnya.
Lebih lanjut dijelaskan Agus, tersangka AD yang menjadi buronan berhasil ditangkap di kediamannya Kampung Bah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada 1 Agustus 2019 lalu. “Ketika kami mendapat informasi tersangka ada di rumahnya, langsung dilakukan penangkapan. Pada saat itu tersangka sudah bersiap-siap mau lari, tapi sudah lebih dulu ditangkap,” jelasnya.
Sedangkan dua tersangka di bawah umur, berinisial FI dan RA dibekuk polisi pada 4 Agustus. Kedua tersangka ini terlibat kriminal berkaitan dengan kasus curanmor. “Kedua tersangka merupakan warga Kota Takengon dan masih berstatus sebagai pelajar, sehingga penahanannya masih ditangguhkan,” ungkap Agus Riwayanto Diputra.
Sementara itu, BB yang berhasil diamankan, selain hasil dari kejahatan pencurian, ada juga beberapa sepeda motor yang diamankan oleh polisi ketika razia. Sampai kini beberapa unit sepeda motor tersebut belum diambil oleh pemiliknya. “Kalau ada yang merasa sepeda motor  ini miliknya, bisa diambil di sini,” pungkasnya.
SHARE