Pemuda Padang Panjang 'Serbu' Kantor Camat

SHARE


BLANGPIDIE - Puluhan pemuda dan masyarakat Gampong Padang Panjang, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) 'menyerbu' kantor camat setempat, Jumat (30/8) sore. Kehadiran para pemuda ke Kantor Camat Susoh dengan tujuan untuk melayangkan mosi tak percaya kepada Keuchik Padang Panjang Susoh itu disambut oleh Plh Camat Susoh, Redha Fahlevi SSTP didampingi Kasi Pemerintahan dan Keuangan, Asril.
Di depan Redha, warga menjelaskan alasan mereka melayangkan mosi tidak percaya terhadap Keuchik Padang Panjang, Samidi. Salah satunya adalah dugaan penyelewengan dana desa dan pemilihan tuha peut yang dilakukan secara sepihak oleh keuchik, bahkan ditengarai ada pemalsuan tanda tangan.
"Padahal sesuai Qanun Abdya No 9 Tahun 2012 dan Permendagri No 110 Tahun 2016, pemilihan tuha peut harus dilakukan secara demokratis dengan dasar musyawarah dan mufakat bersama masyarakat, bukan sepihak," ujar Angkuh Jasman, salah seorang pemuda Padang Panjang. “Bahkan, keuchik juga telah melampirkan daftar hadir palsu atau daftar hadir kegiatan lain, bukan acara pemilihan tuha peut,” imbuh dia.
Terkait dugaan penyelewengan dana desa, beber Jasman, itu terjadi sejak tahun 2017 dan 2018, serta ada dibuat berita acara tentang belum diselesaikan pekerjaan bersumber dana desa oleh keuchik. Dalam berita acara tersebut, terang dia, Keuchik Samidi berjanji akan menyelesaikan kegiatan itu selambat-lambatnya 26 Agustus 2019. "Faktanya, kami dapati dalam berita acara, ada yang belum diselesaikan sehingga kami meminta dia segera dicopot," terik salah seorang warga kepada Plh Camat Susoh.
Di sisi lain, Jasman membeberkan, pada 22 Agustus lalu, pihaknya telah melakukan pemilihan tuha peut yang baru. "Anehnya, sampai hari ini, berkas usulan tuha peut yang baru belum masuk ke Kantor Camat Susoh. Keucik berdalih tunggu camat pulang haji dulu, ada apa ini," tandasnya. Untuk itu, mereka meminta Camat Susosh dan Bupati Abdya dapat menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.
Sementara itu, Plh Camat Susoh, Redha Fahlevi SSTP mengatakan, bahwa pihaknya akan memanggil Keuchik Padang Panjang terlebih dahulu. "Insya Allah, Senin (lusa-red), kita panggil untuk konfirmasi kebenaran dan duduk persoalan ini, sehingga informasi yang kita terima tidak sepihak," terang Redha Fahlevi SSTP.
Setelah ada hasil, ucap Redha, maka pihaknya akan menyampaikan kepada pimpinan untuk mengambil langkah selanjutnya. "Kalau salah ya akan kita proses sesuai aturan. Namun sebelum itu terjadi, maka kita bina dan ingatkan dulu," pungkasnya.
SHARE