Napi yang Dua Kali Ditembak Karena Hunus Pedang saat Ditangkap, Jadi Tersangka Lagi

SHARE


LHOKSUKON – Penyidik Reserse Narkoba Polres Aceh Utara kembali menetapkan Safriandi alias Adi Parot alias Adi Codet (35) narapidana (napi) asal Gampong Meunasah Jeumpa Geulumpang Tujoh, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara sebagai tersangka.
Pria yang dikenal licin tersebut juga sudah kali mendapat tembakan dari petugas di betis kiri dan kanan, karena melawan petugas dengan menggunakan parang dan pedang.
Penangkapan pertama ditembak di betis kiri pada 4 April 2018 di sebuah Kebun Kosong kawasan Desa Meunasah Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.
Sedangkan penangkapan kedua ditembak di betis kanan, pada 23 Agustus 2019 saat penangkapan kedua lantaran melawan dan mengancam keselamatan petugas dengan mengayunkan pedang perak ke arah petugas yang hendak menangkapnya.
Untuk diketahui, 113 dari 726 narapidana (napi) serta tahanan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Banda Aceh di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/11/2018) sekitar pukul 18.45 WIB, kabur. Salah satu diantaranya kabur tersebut adalah Safriandi alias Adi Parot alias Adi Codet.
“Saat penangkapan pertama itu polisi menyita 11 paket ganja seberat 2 ons dan 10 paket sabu seberat 2 gram. Sedangkan penangkapan kedua polisi kembali mengamankan sabu seberat 0,33 gram/bruto yang disimpan di dalam kotak rokok,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas.
Menurut Kasat Narkorba, sabu yang diamankan saat penangkapan kedua itu sisa yang belum dijual tersangka. Sabu itu ditemukan dalam kamar tersangka itu dimasukkan dalam bungkus rokok.
“Tersangka untuk sementara kita amankan dulu di Mapolres Aceh Utara untuk proses penyidikan kasus kedua,” ujar AKP lldani Ilyas.
Jadi selama ini di Mapolres Aceh Utara, tersangka menjalani hukuman atas vonis sebelummya, karena tersangka sekarang sudah bertatus napi dalam kasus sebelumnya.
“Kita sedang mintai keterangan sejumlah saksi dan juga keterangan tersangka,” pungkas Kasat Reserse Narkoba.(*) 
SHARE