Mahasiswa Simeulue Demo Kejati Aceh, Minta Proses Hukum Aktor Lain dalam Kasus Korupsi PDKS

SHARE


BANDA ACEH - Sekitar lebih enam mahasiswa Simeulue yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Pemberantas Korupsi Aceh menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Senin (5/8/2019). 
Dalam aksi itu, massa turut mengusung beberapa karton di antaranya bertuliskan 'Mendesak Kejati Aceh Mengungkap Aktor-aktor Lain Terlibat Kasus PDKS'.

"Kami apresiasi kepada Kejati Aceh yang telah menahan Darmili dalam kasus PDKS. Tapi kami melihat ada aktor lain dalam kasus ini," teriak Koordinator Aksi, Irsadul Aklis.
Dia menyebutkan aktor-aktor lain yang terlibat dalam kasus itu seperti Andi Millian (PT Padanta Daro), Hj Afridawati (istri Darmili yang juga Wakil Bupati Simeulue), Yayan Darmili (anak Darmili), Yazid (Dirut PDKS pertama).
Selain itu, anggota DPRK Simeulue terdahulu yang diduga menerima atau terlibat dalam dugaan kasus korupsi PDKS.
"Kami meminta Kejati Aceh memproses nama-nama itu selambat-lambatnya dalam selang waktu 336 jam. Kami berharap Kejati Aceh segera memproses aktor yang mengkhianati rakyat Simeulue," ujarnya.
Menurut Irsadul, gerakan yang dilakukan pihaknya murni gerakan masyarakat dan mahasiswa Simeulue.
"Kami ingin menyampaikan (kepada Kejati Aceh) segera diproses nama-nama yang telah kami sampaikan," ujarnya. (*)
SHARE