Langsa Kini Miliki Produk Kerupuk Ikan Bandeng Binaan Universitas Samudra

SHARE


LANGSA - Dosen Fakultas Pertanian Universitas Samudra (Unsam) Langsa, Senin (5/8/2019), kembali melakukan pembinaan usaha rintisan kerupuk ikan bandeng pada industri rumah tangga, Poklahsar Usaha Bunda, di Gampong Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat.
Dosen Unsam yang terlibat dalam kegiatan itu adalah Boy Riza Juanda SP MP, Iwan Saputra SP MP, dan Ir Hanisah MP, serta penyuluh perikanan, Eti Tresnowati SPi.
Menurut Boy Juanda, industri rumah tangga merupakan sektor yang memiliki peranan penting dalam memajukan perekonomian Indonesia.
Untuk itu, industri rumah tangga perlu mendapat perhatian dari semua pihak.
Hal ini dikarenakan industri rumah tangga terbukti memiliki kemampuan bertahan bahkan dalam kondisi krisis sekalipun seperti yang terjadi pada tahun 1997.
"Gampong Kuala Langsa adalah daerah pesisir yang memiliki potensi hasil penangkapan ikan cukup besar, sehingga pembinaan kepada warga sangat dibutuhkan untuk memajukan usaha rumah tangga mereka," ujarnya.
Apalagi, tambah Dosen Fakuktas Pertanian ini, sebagian besa sektor perikanan di Gampong Kuala Langsa menjadi komoditi utama yang menjadi sumber ekonomi masyarakatnya.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam pengolahan ikan saat ini yaitu pengolahan ikan bandeng menjadi produk kerupuk ikan bandeng yang dilakukan pada skala industri rumah tangga.
Namun usaha pengolahan ikan bandeng yang berbentuk industri rumah tangga di Kota Langsa belum banyak dijumpai, dan industri kerupuk ikan bandeng saat ini merupakan satu–satunya industri kerupuk ikan yang ada di daerah ini.
Industri kerupuk ikan bandeng merupakan usaha rintisan yang baru dilakukan oleh satu industri rumah tangga yang ada di gampong kuala Langsa yaitu “Poklahsar Usaha Bunda”.
Sehingga usaha kerupuk ikan bandeng ini memiliki potensi besar untuk dapat berkembang dan dikembangkan.
Berdasarkan hasil obesrvasi yang telah dilakukan Tim pengabdian ke lokasi mitra, diketahui bahwa usaha yang telah dirintis selama setahun terkahir tak luput dari permasalahan.
Sarana produksi yang kurang memadai serta tatakelola manajemen usaha yang buruk merupakan kendala dan permasalahan yang perlu ditangani untuk menjaga keberlangsungan usaha yang baru dirintis.
Keterbatasan pelaku usaha terhadap informasi teknologi, modal rendah, kurangnya respon terhadap inovasi, serta rendahnya tingkat pendidikan para pelaku usaha industri rumah tangga kerupuk ikan bandeng pada “Poklahsar Usaha Bunda”.
Merupakan faktor penghambat terbesar dalam penerapan tatakelola manajemen usaha yang baik dan berkelanjutan, dimana berdasarkan hasil observasi diketahui tingkat pendidikan pemilik dan pekerja pada “Poklahsar Usaha Bunda” hanya mengenyam pendidikan SMP.
Industri rumah tangga yang menjadi mitra dalam program kemitraan masyarakat stimulus ini adalah Poklahsar Usaha Bunda yang terletak di Dusun Damai Gampong Kuala Langsa ini, dikelola oleh Ibu Maimunah dengan mempekerjakan 4 orang tenaga kerja warga setempat.
Program kemitraan masyarakat stimulus ini dirancang sebagai bentuk jawaban dari permasalahan ketersediaan sarana produksi yang kurang memadai dan manajemen tata kelola usaha yang masih buruk.
Keseluruhan program kemitraan masyarakat stimulus yang direncanakan akan dilaksanakan dengan pola pendidikan dan pelatihan serta pendampingan yang meliputi.
Memberikan pelatihan keterampilan dalam menggunakan mesin pengaduk adonan tepung serta penyediaan peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
Memberikan pelatihan sistem pelaporan transaksi (cashflow) keuangan sebagai solusi dari tatakelola manajemen administrasi dan keuangan.
Selain itu, pihamnya memberikan pendampingan dalam meningkatkan akses kemitraan dengan pasar dan lembaga pendukung usaha, memperluas jaringan dan wilayah pemasaran (promosi produk melalui website dan media sosial).
Dilakukannnya pelatihan promosi dan pemasaran melalui showroom promosi, pembuatan kemasan yang lebih menarik, dan menetapkan SOP pengolahan kerupuk ikan.
Serta mengajukan label PIRT pada produk kerupuk ikan bandeng sebagai solusi dari tatakelola manajemen pemasaran produk.(*)
SHARE