Kadis Pendidikan Aceh Ditampar, Pelaku Langsung Ditangkap, Sedang Diinterogasi Polisi

SHARE


BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh (Kadisdik), Syaridin SPd MPd, Kamis (28/8/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, tadi siang, ditampar oleh seorang pria berinisial HN.
Peristiwa itu saat Syaridin akan menaiki tangga di ruangan kantornya Dinas Pendidikan Aceh, di Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh, Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, pascakejadian tersebut, HN langsung diamankan oleh personel kepolisian yang bertugas sebagai pengamanan tertutup (Pamtup) Kadisdik Aceh.
Sementara Kadisdidk Syaridin melanjutkan aktivitasnya.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (29/8/2019) menjelaskan tersangka pemukulan HN sudah diamankan di Polresta dan masih diminta keterangannya di Satuan Intelkam Polresta Banda Aceh.
“Sejauh ini pelaku masih diinterogasi dan dimintai keterangannya di Satuan Intelkam dan pak Syaridin sejauh yang kami tahu belum membuat laporan resmi.
Meski demikian tersangka masih kita amankan dan tentu kita akan lihat bagaimana nanti perkembangannya,” kata Kombes Trisno yang dihubungi Serambinews.com, Kamis (29/8/2019).
Mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Aceh ini pun menyebutkan dari informasi yang diterima dari anggotanya.
Peristiwa itu terjadi saat Kadisdik Aceh, Syaridin baru saja pulang mengikuti kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Stadion Lhong Raya, Banda Aceh.
Begitu masuk ke ruangan kantornya di Jalan Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh dan menaiki tangga ke lantai dua menuju ke ruangannya, tiba-tiba seorang pria yang diduga mengenal Kadisdik Aceh tersebut menyambanginya.
“Tanpa basa-basi, pria tersebut langsung mendekati dan menampar Syaridin dan sepertinya pelaku itu memang sudah mengenal Kadisdik,” sebut mantan Kapolres Aceh Tenggara ini.
Kombes Trisno pun menerangkan anggota polisi yang ditugaskan bersama Syaridin, langsung memegang pria tersebut dan membawanya ke Polresta Banda Aceh untuk diproses.
“Kalau motifnya saya belum tahu, karena masih dalam pemeriksaan.
Meski demikian lanjut Kombes Trisno, ada dugaan hal tersebut berkenaan dengan pekerjaan atau poryek yang ada di Kantor Dinas Pendidikan Aceh.(*)
SHARE