Jamaah asal Aceh Besar Meninggal di Mekkah

SHARE


MEKKAH - Innalillaahi wainnaailaihi raji'un. Dua minggu menjelang kepulangan ke Aceh,  seorang Jamaah Haji Aceh yang bernama, Aswan bin Usman Ali (69) asal Gampong Tampok Jeurat Raya, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, meninggal dunia Sabtu (24/8) pagi di Mekkah, Arab Saudi.
Informasi tersebut disampaikan Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Aceh, M Nasril Lc kepada Serambi, kemarin. Dijelaskan, almarhum Aswin merupakan jamaah yang tergabung dalam kloter lima. Berita duka itu awalnya didapatkan Nasril dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) kloter 5, dr Fatria Dharma Asih.
Diungkapkan Nasril, pagi kemarin almarhum secara tiba-tiba terkena serangan jantung, sehingga tim kesehatan langsung membawanya ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) King Faisal sekitar pukul 06.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun hanya berselang empat puluh menit, Aswan menghembuskan nafas terakhirnya tepat pukul 07:10 WAS.
Berdasarkan data jamaah, pemilik paspor C1844127 tersebut diketahui memang memiliki riwayat hipertensi dan infark miokardial akut. "Almarhum dilarikan ke RSAS setelah terjatuh di kamarnya dan tidak sadarkan diri. Tapi tidak lama setelah ditangani oleh tim medis,  almarhum sudah dipanggil Yang Maha Kuasa, semoga ibadah haji beliau diterima Allah, haji Mabrur, " ujar Nasril.
Saat itu,  tim TKHI sempat melakukan pertolongan pertama dengan pemasangan infus dan mengecek vital sign. Dari pemeriksaan awal memang didapati ada tekanan darah dan frekuensi pernapasan yang tidak teratur serta denyut nadi lemah. Kemudian almarhum dilarikan ke RS dan sempat dilakukan resusitasi jantung paru (CPR).
M Nasril juga mengatakan, setelah Aswin meninggal pihaknya langsung melakukan pengurusan jenazah dan pembuatan sertifikat kematian (COD). Proses fardhu kifayah dilaksanakan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Syaraya,  Mekkah.
Nasril menambahkan bahwa saat ini sudah 12 orang jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Arab Saudi. Sedangkan di dari Aceh Besar sendiri sudah ada tiga jamaah yang meninggal.
Sebelumnya, Salmiyah binti Muhammad Daud (69) asal Pidie Jaya, yang tergabung dalam kloter 1, wafat di RSAS King Faisal, Syisyah Makkah, Sabtu (3/8). Lalu Hazanah binti Muhammad Yusuf (63) dari kloter 2, asal Aceh Timur meninggal dunia pada Minggu (4/8) dan Abdurahman Chasbullah Surati (62) dari kloter 2 asal Ulee Kareng, Banda Aceh, meninggal pada Senin (5/8).
JCH dari kloter 10, Tarmizi Bungsu Agam (76) asal Aceh Selatan, meninggal dunia pada Kamis (8/8) di Mekah, dan Bungsu Daud binti Daud Cut Agam (68) asal Pidie yang tergabung dalam Kloter 11 meninggal dunia di Mina, Senin (12/8) lalu.
Kemudian, pada Rabu (14/8), jemaah kloter 9 asal Bireuen, Amiruddin Muhammad Adam (54) juga meninggal di Mina dan Kamis (15/8),  Ibrahim Abdullah Amin (76), kloter 4 asal Aceh Besar, meninggal dunia di Syisyah.
Lalu empat jemaah dari kloter 12, Husen Hasan Sulaiman (92) dari Aceh Utara, dan Halimah binti Hasan Dem (90) dari Aceh Besar meninggal dunia di RS King Faisal pada Jumat (16/8) dan Kamis (22/8) kemarin Ishak bin Makam Shaleh (90) asal  Lhokseumawe dan Pardan bin Abdullah Tgk Rayeuk (91) asal Pidie juga meningggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) King Faisal, Mekkah.
Kakanwil, Kemenag Aceh,  Drs HM Daud Pakeh mengatakan, dari 12 jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hampir semuanya karena penyakit bawaan. Sehingga saat di Tanah Suci penyakit tersebut kambuh.
Dikatakan, saat berangkat sebagaian besar jamaah haji merupakan jamaah lanjut usia (Lansia). Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan sekitar 60 persen jamaah Aceh berstatus resiko tinggi (risti).
Daud Pakeh mengatakan, rata-rata memiliki riwayat penyakit seperti jantung,  hipertensi hingga diabetes. Penyakit itu memang kebanyakan karena pola makan yang tidak tepat sejak lama.
Sehingga saat mereka berada di tanah suci penyakit yang sudah ada itu langsung kambuh. Namun saat ini jamaah haji Aceh di Saudi dalam keadaan sehat dan cuaca di tanah suci dalam keadaan membaik.
Daud Pakeh mengatakan besok jamaah haji Aceh akan mulai bertolak ke Madinah untuk ziarah ke makam Rasulullah SAW dan bersiap kembali ke tanah  air.(mun)
SHARE