Jalankan Perintah Wali Kota Lhokseumawe, Camat Blang Mangat Keluarkan Surat Perdana Berbahasa Aceh

SHARE


LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe pada Jumat (30/8/2019) mulai memberlakukan aturan wajib berbahasa Aceh di kantor dan di lingkungan sekolah, termasuk surat menyurat yang bersifat internal yang harus menggunakan bahasa Aceh.
Mendukung edaran tersebut, kalangan pemerintahan di Kota Lhokseuamwe mulai mengeluarkan surat berbahasa Aceh yang bersifat internal.
Seperti surat yang dikeluarkan Camat Blang Mangat, Ridha Fahmi. “Surat berbahasa Aceh ini merupakan surat perdana yang kami keluarkan," ujarnya.
Surat tersebut ditujukan kepada para imum mukim dan keuchik. Isi suratnya terkait untuk meminta masyarakat di Blang Mangat mendukung edaran wali kota terkait penggunaan Bahasa Aceh tersebut.
Sebelumnya, Surat Edaran Wali Kota Lhokseumawe nomor 050/33 ini dikeluarkan untuk membiasakan dan membudayakan pengunaan bahasa Aceh yang merupakan unsur utama kebudayaan daerah.
Isi Surat edaran tersebut memerintahkan jajaran pemerintah di wilayah itu menggunakan bahasa Aceh dengan lisan dan tulisan terhadap surat menyurat yang sifatnya internal pada setiap hari Jumat. 
Lalu, menggunakan bahasa Aceh pada kegiatan belajar mengajar pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Aceh bagi peserta didik di setiap jenjang dan satuan pendidikan formal dan pendidikan nonformal, sesuai dengan kurikulum muatan lokal.
Serta terakhir, bagi aparatur pemerintah daerah, pimpinan dan anggota DPRK, para keuchik, imum mukim serta perangkat desa, pendidik dan peserta didik yang selain bahasa ibunya Bahasa Aceh, maka diharapkan agar dapat menyesuaikan.(*)
SHARE